PENJUALAN properti sepanjang Agustus 2011 melorot. Bagi pengembang properti, hal itu lumrah terjadi tiap kali bulan puasa. Masyarakat mengalihkan isi sakunya untuk berbelanja keperluan menjelang Lebaran.
PT Intiland Development Tbk., misalnya meraih penjualan rata-rata produk propertinya melorot 15% dalam sebulan kemarin. Menurut Theresia Rustandi, Sekretaris Perusahaan Intiland, kondisi demikian berulang pada tiga masa. Yaitu, tahun ajaran baru, tahun baru, dan menjelang Lebaran. Khusus untuk Idul Fitri, perusahaan mesti mengadu taktik agar bisa memberi tunjangan hari raya.
“Karena ada tendensi penurunan penjualan, kami harus pintar-pintar memberi program tawaran menarik seperti memberi diskon supaya penjualan tidak tetap anjlok,” kata Theresia, Senin (5/9/2011).
PT Metropolitan Land Tbk. menempuh strategi yang tak jauh berbeda. Selama bulan puasa, pengembang perumahan menengah ke bawah ini tidak meluncurkan kluster apapun. Langkahnya, selain dipercepat sebulan sebelum Ramadan, juga ditunda hingga September ini.
Ketua Umum Real Estate Indonesia Setyo Maharso berpendapat penjualan properti menurun di bawah 15% sepanjang Agustus. Yang paling mencolok, terlihat pada perumahan kelas menengah dan menengah ke bawah. Masyarakat menunda membeli properti karena mendahulukan belanja keperluan Lebaran,” ujar Setyo. (Sumber:Kontan)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












