Rahman Cahyono (33) nekad melakukan aksi gantung diri, Jumat (8/6/2018) sekitar pukul 07.00 wib di rumah kontrakannya, di sederejo V Nagori bosar kecamatan Panombeian, kabupaten Simalungun. . Warga Naga Huta Blok I Gang Umbul Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar ini melakukan gantung diri diduga faktor tekanan ekonomi. . Awal aksinya Kardi setiap memberikan makanan ternak kambingnya dan melihat pintu rumah kosong yang biasa dia tiduri untuk istirahat siang dalam keadaan terbuka. . Kardi yang merasa curiga lalu membuka pintu rumah kosong itu, dan melihat pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini dalam keadaan tidak bergerak dan tergantung menggunakan tali kabel listrik. . Spontan saksi pun berteriak dan lari ke arah rumah korban yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). . Martua Rahman yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi dan memberitahukan pada warga dan penghulu. . Selanjutnya Penghulu Nagori Bosar, Sofian menghubungi Bapulbaket Polsek Panai Tongah, Bripka Dodi P Sembiring memberitahukan adanya kejadian gantung diri. . Jasad korban yang tergantung akhirnya diturunkan warga setelah petugas kepolisian tiba di TKP. Dari lokasi diamankan barang bukti kabel listrik sepanjang 2 meter dan tangga kayu. . Diduga korban nekat melakukan gantung diri dikarenakan tekanan ekonomi. Pasalnya saat ini istri korban baru melahirkan anak kedua, sementara korban diketahui belum bekerja secara tetap. . Atas kejadian itu, pihak keluarga dan istri korban membuat surat pernyataan kepada pihak kepolisian untuk tidak dilakukan otopsi dan mengikhlaskannya. . Sumber : https://www.hetanews.com/article/130204/diduga-faktor-tekanan-ekonomi-warga-asal-siantar-nekad-gantung-diri

Rahman Cahyono (33) nekad melakukan aksi gantung diri, Jumat (8/6/2018) sekitar pukul 07.00 wib di rumah kontrakannya, di sederejo V Nagori bosar kecamatan Panombeian, kabupaten Simalungun.
.
Warga Naga Huta Blok I Gang Umbul Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar ini melakukan gantung diri diduga faktor tekanan ekonomi.
.
Awal aksinya Kardi setiap memberikan makanan ternak kambingnya dan melihat pintu rumah kosong yang biasa dia tiduri untuk istirahat siang dalam keadaan terbuka.
.
Kardi yang merasa curiga lalu membuka pintu rumah kosong itu, dan melihat pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini dalam keadaan tidak bergerak dan tergantung menggunakan tali kabel listrik.
.
Spontan saksi pun berteriak dan lari ke arah rumah korban yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
.
Martua Rahman yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi dan memberitahukan pada warga dan penghulu.
.
Selanjutnya Penghulu Nagori Bosar, Sofian menghubungi Bapulbaket Polsek Panai Tongah, Bripka Dodi P Sembiring memberitahukan adanya kejadian gantung diri.
.
Jasad korban yang tergantung akhirnya diturunkan warga setelah petugas kepolisian tiba di TKP. Dari lokasi diamankan barang bukti kabel listrik sepanjang 2 meter dan tangga kayu.
.
Diduga korban nekat melakukan gantung diri dikarenakan tekanan ekonomi. Pasalnya saat ini istri korban baru melahirkan anak kedua, sementara korban diketahui belum bekerja secara tetap.
.
Atas kejadian itu, pihak keluarga dan istri korban membuat surat pernyataan kepada pihak kepolisian untuk tidak dilakukan otopsi dan mengikhlaskannya.
.
Sumber :
https://www.hetanews.com/article/130204/diduga-faktor-tekanan-ekonomi-warga-asal-siantar-nekad-gantung-diri
.
#Medan #Berita #Kejadian #Siantar #Simalungun #MedanTalk

Berita Cerita Kota Medan

[if-insta-embed-video]

[/if-insta-embed-video]

Untuk informasi pasang iklan , cek halaman sponsors Untuk informasi lowongan kerja cek www.KarirGram.com

Untuk informasi kuliner sedunia, cek www.MakanTalk.com

Untuk informasi property Medan, tips dan inspirasi cek www.RumahTalk.com

Untuk informasi otomotif dan video viral otomotif, cek www.OtomTalk.com

Follow our social media: Instagram , Facebook & Twitter @medantalk for instant updates and please share our posts

Leave a Reply