Menjelang Idul Fitri, permintaan produk komunikasi telepon selular (ponsel) naik tinggi. Hal ini diakui oleh sejumlah pengusaha ponsel di Medan saat Ramadan.
“Selama Ramadan, penjualan HP khususnya merek Samsung sendiri ada mengalami kenaikan sekitar 5 persen,” ucap Promotor HP Samsung Mobile Sumut Tengku Marini, di Medan, Rabu (18/8).
Dia menyebut, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, trend peningkatan penjualan akan semakin terasa dua pekan menjelang Lebaran tiba. Selama Agustus, pihaknya berani menargetkan penjualan sebanyak 20 ribu unit untuk seluruh tipe. Angka ini naik tajam bila dibandingkan penjualan di bulan biasa, tambahnya.
“Itu karena tak lepas dari trend permintaan pas ramadan. Karena kita yakin permintaan banyak, makanya berani pasang angka seperti itu khususnya di bulan ini,” kata Marini.
Wanita berambut panjang ini menyakini, pasar telepon seluler tahun ini cenderung lebih baik. Peningkatan market share HP produk Samsung, lanjut dia, bisa menjadi indikator kuat semakin pulihnya pasar penjualan HP bila dibandingkan tahun lalu. Seperti halnya tahun ini, lanjut dia, market share Samsung untuk Medan, menunjukan grafik peningkatan di kisaran 17 persen dari total penjualan HP di Medan.
“Makanya, momen ramadan ini kita siasti dengan melempar beberapa produk teranyar serta menggelar promo khusus. Seperti halnya pameran yang kita buat di Sun Plaza hingga tiga hari ke depan, ada beberapa produk kita lempar. Mulai dari harga Rp 220 ribu hingga Rp 6 jutaan. Dari teknologi sederhana hingga android,” papar Marini.
Marketing Manajer Millenium Plaza Machruzar menuturkan, berdasarkan pengalaman tahun lalu, selama ramadan, permintaan relatif naik sedikit ketimbang hari normal. Namun, penjualan telepon seluler dipastikan terdongkrak tajam dua minggu sebelum perayaan Idul Fitri.
“Biasanya pas karyawan udah terima THR (Tunjangan Hari Raya-red) dari perusahaan, penjualan bakal naik tajam. Bisa sampai 40 persen. Di sini transaksi pedagang cukup lumayan jika dibandingkan hari biasa. Meski begitu, pedagang ‘gak akan ambil banyak untung, supaya barang banyak laku,” pungkas dia.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












