11
February , 2012
Saturday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Baday| Medan Talk On December - 5 - 2009

jjgrosir

Sungguh luar biasa apa yang dilakukan oleh para petinggi Nepal! Mereka rela menggelar rapat kabinet di Pegunungan Everest yang tipis oksigen dan dingin membekukan untuk membicarakan bahaya global warming!

everest2Para pejabat tinggi Nepal pada Jumat (4/12) dengan menggunakan tabung oksigen, harus mulai beradaptasi dengan lokasi rapat mereka di
Pegunungan Everest. Pemerintah Nepal memang sengaja memboyong seluruh pejabat kabinetnya ke Mount Everest untuk melihat langsung dampak mencairnya gletser di atap dunia itu.

Para pejabat itu menggunakan masker oksigen kuning dan selempang ungu bertuliskan “Save the Himalayas”, sambil berpose duduk bersama
menghadap di meja yang berlatar belakang bentangan pegunungan dan Puncak Everest yang tertutup salju di belakang mereka.

Mereka berpose untuk difoto, sekaligus menandatangani sebuah komitmen bersama untuk mengetaktan regulasi lingkungan hidup dan memperluas cakupan wilayah perlindungan pegunungan Himalaya berikut seluruh area Nepal.

“Deklarasi Everest adalah sebuah pesan penting untuk dunia agar sesegera mungkin meminimalisir dampak negatif perubahan iklim di Mount Everest dan wilayah lain di Pegunungan Himalaya ini,” tegas Perdana Menteri Nepal Madhav Kumar.

Sementara sejumlah ahli dan ilmuwan mengatakan bahwa melelehnya glasier Himalaya sudah pada tingkat yang mencemaskan. Lelehan itu sudah membentuk danau-danau terbentung salju tipis yang bisa saja runtuh sewaktu-waktu dan akan membajiri desa-desa di sekitar Pegunungan Himalaya.

Perdana menteri (PM), dua wakil PM dan 20 pejabat kementrian kabinet Nepal sudah diperiksa secara medis sebelum diberangkatkan dengan
helikopter ke Kalapathar, sebuah area datar di ketinggian 5.250 meter yang bersalju, jalur menuju base camp pendakian Everest. Ini merupakan titik start para pendaki gunung es yang akan menaklukkan puncak tertinggi Everest.

Para pejabat tinggi negara ini sebelumnya sudah berkemah pada Kamis di kota Lukla di ketinggian 2.800 meter untuk menyesuaikan diri dan
beradaptasi pada lingkungan ketinggian. Dari sana mereka melakukan perjalanan ke Syangboche di ketinggian 3.900 meter… lalu akan diangkut helikopter menuju atap dunia!

Rapat kabinet di puncak bersalju ini dicanangkan sebagai tanda dukungan terhadap konferensi perubahan iklim internasional yang akan
berlangsung di Copenhagen, Denmark. “Sekaligus memancing perhatian dunia pada dampak pemanasan global yang akan lebih dulu dirasakan
negara-negara miskin dan sedang berkembang seperti Nepal,” pungkas Menteri Lingkugan Hidup Nepal Thakur Sharma.

Tindakan yang hampir serupa juga pernah dilakukan kabinet Maldives pada Oktober lalu. Bedanya, Kabinet Maldives menggelar rapat kabinetnya di bawah permukaan lautm persisnya di dasar laut. Sebuah kampanye yang menyerukan kewaspadaan terhadap bahaya meningginya permukaan air laut sebagai dampak global warming di negara-negara kepulauan sekitar Samudera Hindia.* (berbagai sumber| foto: EPA)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can leave a response, or trackback from your own site.

1 Response

  1. nida Says:

    Setuju dengan kalimat pertama berita di atas. Sungguh luar biasa!

    Posted on December 10th, 2009 at 8:43 AM

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.