Katak pohon langka Panama, pengerat asal Madagaskar, dan dua jenis kadal yang hanya hidup di Filipina, adalah hewan yang termasuk dalam
daftar 17.000 spesies yang sangat terancam punah. Begitu hasil penelitian International Union for Conservation of Nature (IUCN), awal
pekan November ini.
IUCN mengatakan bahwa katak-katak pohon yang baru saja ditemukan 4 tahun lalu itu adalah satu di antara 1.895 spesies amfibi yang akan segera punah dari alam liar akibat laju deforestasi (penipisan hutan) dan infeksi.
Kelompok yang berbasis di Swiss ini sudah melakukan survei terhadap 47.677 hewan dan tumbuhan untuk memperbaharui “Daftar Merah” (Red
List) spesies yang terancam punah tahun ini. Dan hasilnya sekitar 17.291 spesies memang punya risiko kepunahan tinggi.
Sekitar lebih dari 1 banding 5 dari seluruh mamalia, seperempat jenis reptil, dan 70 persen tumbuhan diketahui saat ini memang dalam tekanan kepunahan.
Menurut penyusun Red List IUCN, Craig Hilton-Taylor, hasil (penlitian) ini hanya gambaran permukaan dari situasi yang sesungguhnya. Pada kenyataannya jumlah satwa yang terancam punah di seluruh alam liar di
dunia ini akan lebih tinggi dari hasil penelitian ini.
Salah satu mamalia baru yang masuk dalam Daftar Merah tahun ini adalah Eastern Voalavo, sejenis pengerat yang hanya ditemukan di pedalaman hutan pegunungan Madagaskar. Pengerat endemik ini diklasifikasikan dalam status “endangered” (sangat terancam) –sekitar dua level sebelum status “punah sama sekali”. Hewan ini teracam oleh perusakan habitat dan tebang bakar hutan untuk perluasan ladang.
Daftar Merah IUCN juga mencantumkan harimau, satwa yang diperkirakan hanya tersisa 3.200 ekor di alam liar. Kelangsungan hidup Harimau sangat terancam akibat perburuan selain menghilangnya sebagian besar habitatnya di Asia.
Pemerintah dan badan konservasi internasional selalu menggunakan RED LIST IUCN ini sebagai acuan dan panduan untuk menentukan spesies mana yang diprioritaskan dalam perlindungan di negara tertentu.* (berbagai sumber)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












