4
February , 2012
Saturday
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Ribuan Warga Medan Tolak Buddha Bar

Posted by Frans | Medan Talk On May - 26 - 2010

Solidaritas Peduli Buddhis kembali melakukan aksi damai di ITBC (Indonesia Theravada Buddhist Center) dan Vihara Maha Maitreya di kompleks Cemara Asri, Medan, Minggu (23/5). Aksi ini didukung ribuan warga Medan dengan membubuhkan tandatangannya untuk menolak Buddha Bar di kain sepanjang 2 rol.

Turut serta menyaksikan dan ikut menandatangi antara lain; kepala Vihara ITBC Bhikkhu Khemanando, Ketua Vihara Maha Maitreya Sumut Maha Pandita Citra Vira, Pandita Satya Vira, Pandita Suwandi Rusli, Pandita Budiman serta tamu kehormatan dari Jakarta Pdt. Drs. Oka Diputhera.

Ketua Solidaritas Peduli Buddhis (SPB), Ir.Sutopo yang juga Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Kota Medan dan Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada masyarakat dan muda-mudi atas partisipasi dan inisiatifnya.

Dia berpesan aksi damai ini kiranya tetap dilakukan terus agar dapat tercipta sendi-sendi kerukunan hidup beragama yang harmonis serta saling menghormati simbol-simbol agama yang dianut masyarakat yang berbangsa dan bernegara di negara NKRI tercinta ini.

Aksi damai ini sebenarnya merupakan lanjutan dari semangat tolak Buddha Bar sejak kedatangan tim FABB dari Jakarta ke Medan pada acara puncaknya di Restoran Avia Samudra, Talkshow dan Tanya Jawab yang diselenggarakan FABB di Restoran Avia Samudra Medan, Minggu (2/5).

Pembicara dan narasumber antara lain, Koordinator FABB Kevin Wu, Ketua Tim Hukum FABB F Sugianto SH, Tokoh FABB, Pandita Magabudhi Romo Sumedho, Koordinator Lapangan FABB, Eko Nugroho serta Ketua komisi E DPRD Sumut, Brillian Moktar, Calon Walikota Medan, Sofyan Tan, anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, Ketua Majelis Ulama Indonesia Medan Prof Dr M Hatta, dan masih banyak lagi tokoh agama dan tokoh masyarakat Medan yang hadir pada saat itu sepakat untuk tetap menolak dengan tegas adanya Buddha bar.

Saat perpisahan pada acara tersebut dengan tim FABB, Ir. Sutopo menyerahkan secara simbolis pernyataan warga medan menolak Buddha Bar berupa satu rol kain bertulisan “WARGA MEDAN MENOLAK BUDDHA BAR” yang telah penuh ditandatangani oleh hadirin sebagai aksi damai menolak kehadiran Buddha Bar yang telah mencederai kehidupan beragama di Negeri tercinta ini.

Rencananya kain-kain tersebut setelah diterima oleh FABB Jakarta, nantinya akan disambung panjang menjadi satu dengan kain-kain dari Jakarta dan sekitarnya untuk mendukung aksi damai di Candi Borobudur dan Candi Mendut pada perayaan hari Waisak pada 26-29 Mei 2010. (Siaran Pers)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.