Rupiah Menguat 20 Poin
Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Senin pagi menguat 20 poin menjadi Rp9.300-Rp9.320 per dolar dibanding penutupan akhir pekan lalu Rp9.320-Rp9.340, karena para pelaku membeli rupiah.
Pembelian rupiah oleh pelaku pasar, karena mata uang Indonesia pada pekan lalu terkoreksi akibat kekhawatiran pelaku pasar terhadap masalah Bank Century yang masih tidak menentu.
Demikian dijelaskan head equity sales PT Panin Capital, Ifan Kurniawan di Jakarta, Senin (1/3), seperti dilansir Antara. Dijelaskannya, pembelian itu juga didukung oleh membaiknya bursa regional. Rupiah pekan lalu terpuruk hingga mendekati Rp9.400 per dolar, namun kemudian kembali membaik hingga bertengger di level Rp9.320 per dolar.
Kasus Bank Century dinilai belum ada kepastian, meski sejumlah partai menyebut nama Wakil Presiden Boediono selaku mantan gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, sebagai pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Posisi rupiah, masih normal karena berada dalam koridor yang telah ditetapkan dalam anggaran pendapatan belanja negara 2010 berkisar Rp9.200 sampai Rp9.400 per dolar.
“Kami optimis rupiah masih tetap akan dalam kisaran tersebut yang membuat pelaku pasar baik eksportir maupun importir masih dalam melaksanakan kegiatan,” ucapnya.
Ditanya The Fed yang mempertahankan suku bunga rendah, menurut dia, faktor tersebut membuat rupiah menguat, karena dolar AS di pasar regional melemah terhadap mata uang utama Asia lainnya.
Isu positif belum mengangkat rupiah naik tajam, karena pelaku pasar masih hati-hati dengan kondisi politik di dalam negeri dan mereka menunggu sidang paripurna yang akan dilaksanakan Selasa.
Karena itu faktor positif yang muncul dari pasar eksternal belum mendorong pelaku pasar aktif membeli rupiah, mereka bahkan melepas dengan membeli dolar, ujarnya.
The Fed sebelumnya menaikkan suku bunga diskonto 25 basis poin menjadi 0,75 persen, yang menekan rupiah merosot jauh di atas Rp9.300 per dolar. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di AS masih belum membaik sebagaimana yang diperkirakan sebelumnya, ujarnya.
Popularity: 1% [?]
**Selamat Datang Kembali! Download Medan Talk BlackBerry Launcher". Jangan lupa Daftar Gratis untuk Berita Medan terbaru dan Silakan berikan komentar anda di posts**
Berita Cerita Berkaitan
Berita Terkait
- No search results for this post yet...











