Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan meringkus dua pengendar uang palsu. Barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp100.000 sebanyak 51 lembar diamankan dari tangan pelaku. . Ismail Tarigan alias mail dan Jumaidi tidak bisa berkutik saat dilakukan penangakapan. Keduanya diketahui berdomisili di Dusun III Dea Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut). . Kedua pelaku ditangkap Polrestabes Medan di dua tempat berbeda. Diterangkan Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Dadang Hartanto, tersangka Ismail lebih dulu ditangkap. . “Petugas memancing pelaku yang kebetulan sedang butuh kendaraan bermotor, maka petugas berpura-pura menjual motor kepada kepada Ismail. Terjadi transaksi menggunakan uang palsu,” kata Kombes Pol Dadang di Medan, Selasa (6/3/2018). . Petugas mendapatkan 22 lembar uang pecahan Rp100.000 dari tangan Ismail. Setelah dilakukan pengembangan, giliran Jumaidi yang ditangkap dbeserta barang bukti uang palsu pecahan Rp100.000 sebanyak 29 lembar. . “Tapi mereka masih punya lagi dari orang lain yang masih dilidik, jika ditotal semuanya sebanyak Rp7 juta,” ucapnya. . Pelaku mengaku telah mengedarkan uang palsu selama dua bulan dengan cara berbelanja ke sejumlah kios kecil dan pangkalan minyak. Kedua pelaku kini terpaksa menginap di sel tahanan Polrestabes Medan guna pengembangan lebih lanjut. . Ismail dan Jumaidi  dikenakan Pasal 26 dan Pasal 36 Undang-Undang republik Indonesia Nomor 7 tahun 2011. Keduanya terancam kurungan penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp10 miliar. . Sumber: http://www.inews.id/daerah/sumut/reskrim-polrestabes-medan-tangkap-2-pengedar-uang-palsu

Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan meringkus dua pengendar uang palsu. Barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp100.000 sebanyak 51 lembar diamankan dari tangan pelaku.
.
Ismail Tarigan alias mail dan Jumaidi tidak bisa berkutik saat dilakukan penangakapan. Keduanya diketahui berdomisili di Dusun III Dea Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).
.
Kedua pelaku ditangkap Polrestabes Medan di dua tempat berbeda. Diterangkan Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Dadang Hartanto, tersangka Ismail lebih dulu ditangkap.
.
“Petugas memancing pelaku yang kebetulan sedang butuh kendaraan bermotor, maka petugas berpura-pura menjual motor kepada kepada Ismail. Terjadi transaksi menggunakan uang palsu,” kata Kombes Pol Dadang di Medan, Selasa (6/3/2018).
.
Petugas mendapatkan 22 lembar uang pecahan Rp100.000 dari tangan Ismail. Setelah dilakukan pengembangan, giliran Jumaidi yang ditangkap dbeserta barang bukti uang palsu pecahan Rp100.000 sebanyak 29 lembar.
.
“Tapi mereka masih punya lagi dari orang lain yang masih dilidik, jika ditotal semuanya sebanyak Rp7 juta,” ucapnya.
.
Pelaku mengaku telah mengedarkan uang palsu selama dua bulan dengan cara berbelanja ke sejumlah kios kecil dan pangkalan minyak. Kedua pelaku kini terpaksa menginap di sel tahanan Polrestabes Medan guna pengembangan lebih lanjut.
.
Ismail dan Jumaidi  dikenakan Pasal 26 dan Pasal 36 Undang-Undang republik Indonesia Nomor 7 tahun 2011. Keduanya terancam kurungan penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp10 miliar.
.
Sumber: http://www.inews.id/daerah/sumut/reskrim-polrestabes-medan-tangkap-2-pengedar-uang-palsu
.
#Medan #Berita #Upal #UangPalsu #Uang #Palsu #MedanTalk

Berita Cerita Kota Medan

Video posted

Untuk informasi pasang iklan , cek sponsors dan informasi lowongan kerja cek KarirGram.com

Follow our social media: Instagram , Facebook & Twitter @medantalk for instant updates and please share our posts

Leave a Reply