Dua WNI disebutkan terluka dalam insiden serangan yang dilakukan tentara Israel ke kapal bantuan kemanusiaan Mavi Marmara ke Gaza, Minggu (30/5). Tak ada WNI yang tewas. Demikian disampaikan Direktur MER-C Jose Rizal Jurnalis.
Kedua orang yang terluka itu adalah Octavianto Baharudin (aktivis KISPA). Ia menderita luka serius akibat tembakan dan dirawat di Rumah Sakit Barzilai, Aschelon. Lalu, Surya Fahrizal yang dirawat di RS Ramlah, Haiva, Israel. Sedangkan 10 WNI lain dikabarkan dalam kondisi sehat dan ditahan di penjara Beersheva.
Akibat insiden ini, Indonesia telah melayangkan surat desakan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera menyelidiki dan memberi sanksi tegas pada Israel pascainsiden penyerangan kapal bantuan kemanusiaan yang hendak menuju Gaza. Hal tersebut diutarakan Juru Bicara Presiden Urusan Luar Negeri Dino Patti Djalal, Selasa (1/6). Kemarin, Dewan Keamanan PBB juga telah menggelar sidang darurat membahas perihal penyerangan tersebut.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












