Serba Serbi Tuxedo Bagi Pria

20/10/2008 in Living

Salah satu busana formal yang wajib dimiliki oleh kaum pria adalah tuxedo. Umumnya tuxedo ini memang dikenakan pada pesta formal di malam hari. Ingin tahu serba serbi tuxedo beserta tips dan cara perawatannya? Simak terus yang berikut ini..

Di Amerika atau Eropa, seorang pria sudah terbiasa mengenakan tuxedo saat perjamuan malam. Sedangkan di Indonesia pemakaian tuxedo di ningrat. Pada perkembangan selanjutnya, tuxedo di Indonesia juga masih tetap dikenakan oleh kalangan tertentu dan terbatas, seperti pejabat, duta besar atau pemain orkestra.

Seiring dengan bergulirnya tren mode dunia yang kembali pada gaya klasik dan simpel, penggunaan tuxedo kini makin marak, tapi masih pada kesempatan perkawinan ala Barat. Itu pun hanya dikenakan oleh pengantin pria dan keluarga dekatnya saja. Sedangkan bagi para tamu pria, pemakaian tuxedo masih belum terbiasa. Umumnya mereka lebih memilih mengenakan jas biasa atau kemeja batik. Sedangkan pada kesempatan perjamuan malam, masih banyak yang menganggap pemakaian tuxedo dirasa terlalu formal.

Beragam Gaya Tuxedo
Ada tiga gaya tuxedo klasik yang sering dijumpai, yaitu :

  • Tuxedo (Black Tie)
    Jas dan celana berwarna hitam atau biru tua bermodel single atau double breasted dengan peak lapel (kerah lancip), bisa juga dengan shawl collar (kerah bulat). Biasanya pada bagian lapel diberi lining khusus tuxedo (bukan satin), sehingga terlihat lebih mengkilat.

    Bahan jas yang digunakan biasanya juga lebih mengkilat daripada jas yan g dipakai sehari-hari (city wear). Tuxedo yang berwarna gelap ini umumnya dipakai untuk kesempatan formal di malam hari dan dipadukan dengan dasi kupu-kupu hitam. Ada juga tuxedo berwarna gading, lazimnya digunakan pada acara-acara di ruangan terbuka.

  • Tail Coat (White Tie)
    Tuxedo model ini selalu berwarna hitam dengan gaya single breasted. Pada bagian kerah juga menggunakan lining khusus tuxedo, seperti black tie. Biasanya dipadukan dengan dasi kupu-kupu dan rompi berwarna putih.
  • Morning Dress
    Busana seperti ini lebih banyak dijumpai di Inggris. Untuk jasnya biasanya berwarna hitam atau abu-abu. Dalam acara pernikahan, warna abu-abu hanya boleh dikenakan oleh pengantin pria dan ayah dari mempelai wanita saja. Setelan ini hanya boleh dikenakan di siang hari. Biasanya dipadukan dengan rompi abu-abu terang, dasi abu-abu atau keperakan dengan motif bergaris, celana bergaris serta topi abu-abu.

Cara tepat memilih Tuxedo
Sebaiknya pemilihan disesuaikan dengan postur tubuh si pemakai, yang meliputi lebar bahu, tinggi badan, dan panjang kaki. Untuk yang memiliki bahu lebar, disarankan memakai postur tidak terlalu tinggi, jangan memakai stelan tuxedo dengan warna yang berbeda antara jas dan celananya.

Mengingat kebanyakan postur tubuh orang Indonesia tidak terlalu tinggi, pinggul besar dan kakinya tidak terlampau panjang, disarankan memakai tuxedo dengan model single breasted one button shawl collar. Tetapi hal ini tidak secara mutlak berlaku, melainkan harus melihat situasi dan kondisi yang ada.

Untuk setelan tuxedo tetap disarankan memakai bahwa wol yang cukup ‘padat’ dan berat. Untuk dicermati bahwa setiap bahan wol berwarna hitam belum tentu cocok untuk tuxedo. Melainkan setiap merek bahan biasanya memiliki tipe-tipe tertentu yang khusus digunakan untuk jas tuxedo. Bahan-bahan tersebut memiliki sifat lebih berat dan agak kaku, meskipun untuk wol-wol bermutu tinggi tetap lentur dan nyaman dipakai.

Tips merawat tuxedo

  • Seperti jas-jas lain, perawatan tuxedo jugaharus di-dry clean, tetapi karena pemakaian busana tuxedo hanya pada kesempatan-kesempatan tertentu saja, maka tidak perlu dengan sering di-dry clean. Cukup diangin-anginkan saja beberapa saat dengan digantung terbalik (posisi satin ada di luar).
  • Setelah tidak lembab, jas disimpan kembali dengan menggunakan hanger atau digantungan besar khusus untuk jas, dibungkus dalam tempatnya (cover) dan diberi kamper agar terbebas dari serangga pengganggu.
  • Untuk tuxedo yang memakai lining khusus pada kerahnya, jangan sekali-kali dilipat, karena apabila terlipat dalam jangka waktu cukup lama, lining tuxedo tersebut berbekas/tidak dapat kembali seperti semula, walaupun sudah dipres.

Aksesoris Tuxedo

  • Bow Tie (dasi kupu-kupu) berwarna hitam atau putih.
  • Cummerband (ban berbentuk lipit-lipit di bagian pinggang).
  • Sapu tangan, bisa berwarna merah/putih.
  • Cufflinks (manset untuk kemeja tuxedo)
  • Untuk kemejanya, biasanya mempunyai wing collar, opnesel (lipit-lipit di bagian dada) dan lengannya berbentuk French Cuff (manset dobel).

Popularity: 2% [?]

Berita Cerita Berkaitan

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>