IRAK akan menjalin perjanjian dengan konsorsium yang dipimpin perusahaan minyak terbesar Eropa, Royal Dutch Shell PLC dan Petronas – Malaysia, untuk mengembangkan satu ladang minyak paling berharga di “Negeri Seribu Satu Malam” itu.
Secara resmi Irak melakukan seremonial penandatanganan perjanjian itu pada Minggu (20/12) di kantor kementrian urusan perminyakan Irak di Baghdad. Namun kontrak tersebut harus disepakati lebih dulu oleh kabinet Irak.
Dua perusahaan tersebut memenangkan hak kerjasama pengelolaan ladang minyak Irak pada akhir tahun ini untuk beroperasi di ladang Majnoon.
Shell-Petronas berencana untuk menaikkan produksi tambang minyak Majnoon dari angka produksi saat ini hanya 45.900 barrel per hari menjadi 1,8 juta barrel per hari selama 10 tahun ke depan. * (AP/YN/BS)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail










