Belum sepekan pasukan tempur AS ditarik dari Irak, Perdana Menteri (PM) Irak menyatakan negaranya pada tingkat siaga tertinggi atas serangan teror.
Pasukan keamanan Irak yang sering kali menghadapi serangan bom, kini menghadapi kekhawatiran serangan pemberontakan baru dan kritik terhadap kesiapannya pasca penarikan pasukan Amerika.
PM Irak Nouri al-Maliki mengatakan pada Jumat bahwa intelijen Irak menunjukkan sebuah kelompok al-Qaida terdepan dan anggota Partai Baath Saddam Hussein yang dilarang telah bekerja sama untuk meluncurkan serangan “untuk menciptakan ketakutan dan kekacauan.”* (AP/Yahoo/NET)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












