Kasus penganiayaan terhadap wartawan Suratkabar Metro 24 Jam, Dede Mohan Hasan Basri alias Abay (27 tahun), penduduk Jalan Garu II B, Gang Masjid No.6-A, Medan Amplas yang belum menemukan titik terang membuat kalangan wartawan Medan menggalang aksi damai solidaritas di kantor Polsek Medan Kota, Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (11/3).
Hingga kini, belum ada titik terang dan tindak lanjut dari pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Medan Kota yang menerima laporan dari keluarga Abay. “Kami minta ketegasan polisi untuk mengusut kasus penganiayaan terhadap rekan kami, Abay dan segera berikan sanksi tegas terhadap pelaku,” kata Amrizal, koordinator aksi.
Puluhan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik bersatu siang tadi untuk meminta keseriusan Polsek Medan Kota untuk mengusut kasus penganiayaan yang dialami Abay.
Abay dianiaya preman bernama Ucok Kribo pada Sabtu (6/3) malam. Akibat tindak penganiayaan itu, telinga kiri korban nyaris putus karena disayat dua tersangka dengan pecahan botol. Penganiayaan ini merupakan kali ketiga dialami Abay oleh pelaku yang sama. Motif penganiayaan diduga dari pemberitaan korban soal premanisme di Medan, pada Agustus 2008.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












