jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Dedi Coky | Medan Talk On March - 6 - 2010

jjgrosir

Penyaluran pupuk di wilayah Sumatra Utara (Sumut) belum merata. Buktinya, hingga awal Maret, dari 30 kabupaten/kota di Sumut, masih 18 daerah saja yang sudah menerbitkan SK lokasi pupuk bersubsidi di wilayah masing-masing. Dan, 12 sisanya belum mengeluarkan SK tersebut.

Kepala Seksi Penjualan PT Pupuk Sriwijaya Paino, Jumat (5/3), di Medan, menjelaskan daerah yang belum menerbitkan SK tersebut terdiri dari 6 kotamadya dan 6 kabupaten. Enam kotamadya itu meliputi Medan, Tanjung Balai, Sibolga, Binjai, Tebing dan Padangsidempuan. Sedangkan enam kabupaten adalah Deliserdang, Pakpak Bharat, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Tapanuli Tengah dan Nias.

Diperkirakan masa musim tanam baru akan mulai periode April mendatang, mundur dari seharusnya di bulan Maret, akibat faktor cuaca. Meski musim tanam baru datang sebulan lagi, diharapkan agar kabupaten/kota mempercepat penerbitan SK penyaluran pupuk bersubsidi tersebut.

Paino menyatakan, hingga kini belum ada perubahan tentang alokasi pupuk untuk kebutuhan Sumut sepanjang tahun 2010. Sesuai Permentan Nomor 50 Tahun 2009, tertanggal 23 November, alokasi khusus urea bersubsidi bagi Sumut sebesar 220.000 ton, dari total 6.000.000 kebutuhan subsidi secara nasional. Dari total jumlah tersebut, 400.000 ton dicadangkan.

“Kalau serapan pupuk kita cantik, maka bisa saja ada penambahan alokasi buat Sumut seperti tahun lalu sebesar 20.000 ton,” ujarnya. Hingga tanggal 3 Maret, posisi stok urea mencapai 43.462 ton, mencukupi untuk dua bulan ke depan karena kebutuhan Maret berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2010, tanggal 6 Januari hanya 14.627 ton. Sedangkan, realisasi penyaluran hingga Maret sebesar 8.254,7 ton.

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Silakan Berikan Komentar