9
February , 2012
Thursday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Reyno On December - 9 - 2011

jjgrosir

JIKA menurunkan bunga kredit, perbankan beralasan membutuhkan waktu. Namun, begitu menurunkan suku bunga simpanan, bank langsung melakukan secepat geledek.

Oktober dan November lalu, Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan alias BI rate sebesar 75 basis poin alias 0,75% menjadi 6%. Perbankan tak berani menurunkan bunga kredit, dengan alasan menyesuaikan waktu jatuh tempo deposito. Bank serentak dan jorjoran menurunkan suku bunga kredit akhir November lalu.

Ternyata bank langsung menurunkan suku bunga deposito hingga 0,5%, mengikuti langkah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang memangkas suku bunga penjaminan 0,25% menjadi 6,75%. LPS membonsai suku bunga itu per 15 November lalu.

Sekretaris Perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Muhammad Ali mengatakan, bunga simpanan deposito 1 bulan di bawah Rp 100 juta turun menjadi 5% dari 5,5% . Sedangkan, jangka waktu tiga bulan tetap 5,5%, deposito enam bulan turun menjadi 5,75% dari 6%. Deposito 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan tetap 6%.

Ke depan, BRI belum dapat secara gamblang memperkirakan kondisi bunga simpanan yang akan naik, turun atau tetap. Pasalnya, bank pelat merah ini perlu mengukur kondisi likuiditas dana perbankan, kondisi BI rate dan bunga LPS tahun depan.

Direktur Tresuri dan Internasional Bank Mutiara Ahmad Fajar mengatakan, pihaknya telah menurunkan suku bunga simpanan sekitar 25 bps untuk bunga deposito menjadi 6,5%. “Ke depan kami akan menurunkan bunga simpanan sekitar 0,50%-1%,” kata Ahmad, Rabu (7/12). Sementara, angka BI rate tak berubah, tetap di angka 6%.

Wakil Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Evi Firmansyah mengatakan, BTN menurunkan bunga simpanan sesuai penurunan bunga LPS. Bank fokus ke pembiayaan properti ini menurunkan bunga simpanan 50 bps pada November lalu menjadi 5,5% hingga 6,5%.

Bank CIMB Niaga juga menurunkan suku bunga deposito menjadi 6,5%. Wakil Presiden Direktur Utama Bank CIMB Niaga, Daniel James Rompas mengatakan, selama ini tingkat suku bunga CIMB Niaga mengikuti perkembangan BI rate dan bunga penjaminan LPS.

Menurut Rompas, penurunan bunga deposito disesuaikan dengan jangka waktu jatuh tempo dana pihak ketiga tersebut. Artinya, tenor 12 bulan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan deposito tiga bulan. (Kontan)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.