Sumut Terancam Gempa?

Sumut Terancam Gempa?

Headline salah satu surat kabar Medan hari ini cukup mengejutkan. Gempa berkekuatan 7,6 SR turut mengancam Sumatra Utara! Berita itu dilansir berdasarkan keterangan yang dihimpun wartawan dari Balai Besar Meteorologi dan Geofosika (BMKG) Wilayah I Medan.

Dijelaskan, Sumatra Utara merupakan wilayah rawan gempa. Ini disebabkan adanya pertemuan dua lempeng, yakni Asia dan Indo – Australia, dari bawah laut Samudra Hindia di wilayah pesisir pantai barat Sumatra.

Namun, bagi warga Medan, jangan langsung cemas. Sebab, kota ini tidak termasuk bagian wilayah pusat gempa aktif. Jika misalnya pusat gempa berasal dari bawah bumi Kota Medan berkisar di atas 300-an km dari dasar laut, getaran gempa di Kota Medan, kemungkinan “hanya” berskala kecil.

Meski demikian, kewaspadaan harus tetap dijaga. Pasalnya, bila pusat gempa terjadi di Tanah Karo atau di wilayah Dairi dengan kekuatan 7,6 SR, kemungkinan getaran gempa akan turut merobohkan kota Medan.

“Bisa jadi persis seperti di Padang Sumatra Barat,” demikian jelas Kepala Bagian Data dan Informasi BMKG Medan, Hendra Suwarta, seperti dilansir beberapa media cetak di Medan, Selasa (6/10).

Dipaparkan Hendra, saat ini “kedatangan” gempa masih sulit diprediksi karena adanya ketidakjelasan gerakan dari lempengan bawah bumi. “Ini membuat BMKG sulit memprediksinya,” katanya.

Disayangkan, hingga kini BMKG belum memiliki alat yang bisa memantau dan mendeteksi gempa. Dan, diharapkan kepada warga Sumut agar waspada terhadap adanya kemungkinan gempa.

0
Like
Save

Comments

Hmm, apakah waspada saja cukup tanpa dibarengi dengan teknologi detektor dan pemantau gempa yang memadai? Di surat kabar itu dijelaskan, BMKG akan menginformasikan kepada warga tentang adanya kemungkinan gempa, melalui website. Namun, ketika MedanTalk mengeceknya, informasinya masih sangat sulit diakses! Sayangnya lagi, kan belum semua warga Medan bisa mengakses internet. Duh! Harusnya sosialisasi dilakukan lebih massif.

Luwih Prihatin says:

Semoga apa yang telah disampaikan oleh pihak BMKG tidak akan terjadi.

markusir says:

kalau memang wilayah Sumut akan dilanda gempa menurut ahli gempa atau BMKG, saya juga setuju bahwa pemberitaannya jangan hanya lewat internet, siarkan lewat media elektronok lainnya yang bisa menjangkau semua wilayah Sumut ( sumatera utara) itupun kalau memang bisa di pertanggung jawabkan beritanya, jangan hanya pemberitaan yang seakan-akan berandai-andai saja, dan setelah betul terjadi baru bilang, nah kan dulu kami (saya) sudah meramalkannya, tapi begitu tidak benar terjadi didiamkan saja…..itu sih anak kecil juga bisa…….

julie says:

kalau bisa ya alat pendeteksi gempa udah bisa diusulkan utk dipakai, jd warga bisa siap siaga kalo2 mau gempa.

juna says:

kalau memang akan terjadi gempa,dan kalau itu bener menurut lamaran,sebaiknya berita dimuat di koran,supaya warga sumut bisa tetap waspada,kalau gak terjadi gempa,ya syukur deh

mudah2 saj awarga kita tak kan terkena oleh bahaya gempa,,,,,,,,,,,supaya medan kita ttp stbil fprever

nanda says:

benar2 terjadi prediksinya hari ini selasa 6 septmber 2011,,,, pukul 01.00,,,,,
mudah2 han efeknya ga parah,,,,,

efendy butar-butar says:

Nanda : betul kata kamu, kepada masyarakat indonesia, ternyata perediksi itu benar terjadi pada hari ini 6 september 2011 diperkirakan pkl 01;55 gempa itu terjadi, hingga getaran itu terasa Di Pematang Siantar, kepada masyarakat indonesia marilah kita waspada

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: