4
February , 2012
Saturday
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Suzuki OMR 2010, Joey Juara Umum

Posted by Yance | Medan Talk On November - 29 - 2010

PEMBALAP dari tim Suzuki Sunindo Varia Motor Gemilang, Joey, tampil sebagai juara umum 2010, pada Grand Final Suzuki One Make Race (SOMR) yang berlangsung di Sirkuit Aspal Kompleks Unimed, Minggu (28/11/2010).

Joey yang turun kelompok seeded (para juara) tampil mengesankan dengan menyisihkan rivalnya seri pertama di Asahan, seri II di Pematang Siantar dan ketiga di Kota Binjai tetap melejit dalam mengumpulkan perolehan poin dengan total keseluruhan 86 poin, dan diikuti Arfinal dari tim Suzuki IRC Lindung Jaya RT dengan poin 66.

Di kelompok pemula, pembalap tim Suzuki Rival Djarum Black FDR Asahan, Dolly Ardiansyah, merebut juara umum dengan mengumpulkan total poin keseluruhan seri 95 yang diikuti Steven Sipayug dari tim Suzuki T7R Pematang Siantar.

Ketua Umum Pengprov IMI Sumut, Musa Rajeck Shah atau lebih dikenal dengan Ijeck, menyampaikan, ini merupakan kali pertama balapan motor difasilitasi pihak universitas dan digelar oleh satu anggota IMI Sumut, OP Ladon ’89.

“Kita memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Unimed yang telah mendukung kegiatan balap motor ini. Dukungan ini merupakan salah satu bukti bahwa Unimed telah berkomitmen untuk menggairahkan olahraga otomotif salah satu cabang yang dipertandingkan di PON,” ujar Ijeck.

Dalam kesempatan yang sama Pimpinan PT Sunindo Varia Motor Gemilang, Nelly Yap yang disampaikan Pimpinan Manajeman OP Ladon ’89 Drs H Zulhifzi Lubis menyampaikan, pihaknya akan terus menerus mendukung program IMI Sumut untuk menggelar even yang nantinya akan dapat melahirkan pembalap-pembalap andal yang dapat ditampilkan pada PON dan meraih prestasi.

Berikut juara I, II dan III dalam 11 kelas yang diperlombakan:
Kelas Bebek 4T Suzuki OMR 125cc TU Seeded (MP-1)
1. Kevin Holly
2. Nanda F
3. Joey
Kelas Bebek 4T Suzuki OMR 110cc TU Seeded (MP-2)
1. Jeffry Holly
2. Kevin
3. Johannes Tarigan

Kelas Bebek 4T Suzuki OMR Satria FU 150cc STD Pemula
1. Dolly Ardiansyah

2. Dimas Setiawan
3. M Indrawan

Kelas Bebek 4T Suzuki OMR 125cc TU Pemula (MP-3)

1. Sopar S Budi
2. Dolly Ardiansyah
3. Nova S

Kelas Bebek 4 T Suzuki OMR 110cc TU Pemula (MP-4)
1. Dolly Ardiansyah
2. Nova S
3. Fahrin Wydian.

Kelas Bebek 2T Suzuki OMR Satria 120cc STD Pemula
1. M Indrawan
2. Abdul Muthalib
3. Samurianus Pohan

Kelas Bebek 4T Suzuki OMR Skubek/Matic 125cc SRD Seeded

1. Joey
2. Afrizal Donny
3. Nanda

Kelas Bebek 4T Suzuki OMR Skubek/Matic) 125cc STD Pemula
1. Ardian Permana
2. Tri Eko Wardana
3. M Ari Alatas

Kelas Bebek 4T Suzuki OMR 125cc Pemula Murni Khusus
1. Dody S Vanjaya
2. Dodi
3. Wawo Asmoro

Kelas Bebek 4T Suzuki OMR 110cc STD Pemula Murni Khusus
1. Dede Hamdani
2. Guntur Suhendra
3. Bob F Sagala.
Dian AP/Edwin Juara Umum Champ of The Champs

Dian AP Harahap/ Edwin Nasution tampil sebagai juara umum Champ of The Champs 2010 sekaligus merebut Piala Kapoldasu dengan hadiah utama satu unit sepeda motor Honda Beat.

Pembalap  Net Motor Sport Sriwijaya Team Medan ini tampil sebagai juara setelah mengumpulkan nilai tertinggi 31,5 poin dalam tiga balapan, yakni sprint rally, karting dan matic race yang berakhir di sirkuit karting Cemara Asri, Minggu (28/11) sore.

Sementara, posisi juara umum kedua direbut Dade Nasution/Dian Sukmawan dari tim Resupra dan Ijeck/Uche Bla Bla Bla Motorsport.

Di dua balapan terakhir, yakni karting dan matic race,

Dian AP/Edwin tampil sebagai runner-up. Sukses ini memastikan Dian dan Edwin tampil sebagai juara umum pada event memperingati Hari Sumpah Pemuda 2010.

Pasalnya, dengan tambahan 9 poin, Dian/Edwin yang sudah mengoleksi 23,5 poin dari perlombaan karting dan sprint rally tak tergoyahkan lagi untuk menempati posisi puncak klasemen dengan total poin 31,5 poin.

Meski harus bersaing dengan banyak peserta tangguh seperti Agus Rangkuti, Eddy WS dan Mahlil, di final matic race, Edwin dengan pintar terus menguntit lawan di putaran awal.  Strategi jitu ini membuahkan hasil ketika Eddy WS dan Mahlil yang berada di depannya terjatuh, sehingga Edwin bisa menyodok ke posisi kedua di bawah Agus Rangkuti.

Meski tidak tampil sebagai juara, poin dalam lomba matic race sangat menentukan. Sebab jika Edwin tidak bisa masuk posisi runner-up, maka bakal Ijeck/Uche dan Dade/Dian Sukmawan yang tampil sebagai juara umum.

Penampilan Dian AP dalam lomba karting juga cukup

meyakinkan meski perjuangannya tidak mudah. Apalagi  mesin karting yang dipacunya sempat mengalami dua kali kerusakan di tikungan yang sama.

Ketua IMI Sumut Ijeck saat menutup kejuaraan ini  menyebutkan,  Champ of The Champs yang baru kali pertama digelar bertujuan  untuk menyatukan komunitas otomotif  roda dua dan roda empat. Selain merupakan ajang meraih prestasi, event ini juga dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan kekompakan antar pembalap Sumut.

Dalam kesempatan itu diserahkan pula hadiah tiga unit

sepeda motor Honda Beat kepada pemenang Kejurda Sprint Rally, masing-masing kepada juara umum sprint rallu Ijeck/Uche, juara GR2 Dicky Yusuf/Hengky Y dan juara Grup N15 Non Seeded Agha Novrian/Julio Verdy. (yance)

Ayam Kinantan Keok

Ambisi PSMS Medan untuk memetik nilai penuh gagal total. Pasukan Ayam Kinantan takluk di kandang Persiraja Banda Aceh. Bermain di Stadion H Dhimurtala Lampineung Banda Aceh, Ayam Kinantan takluk dengan skor telah 3-0, Mingu(28/11).

Ironisnya, satu gol tuan rumah terjadi karena kecerobohan bek asing PSMS Vagner Luis de Oliviera Marins yang membuat gol bunuh diri. Usai pertandingan, Asisten Manajer PSMS Benny Tomasoa mengaku kesal pada penampilan perdana bek asing asal Brasil ini yang dinilai sebagai pemicu kegagalan tim menahan laju gempuran PSMS.

“Sebenarnya tim lawan bermain biasa saja. Memang, skuad kami yang tampil di bawah performa. Apalagi Vagner yang tampil buruk dan tidak disiplin menjaga pertahanan. Dia malah acap turun-naik, hal yang tidak perlu dilakukannya,” sebut Benny.

Belum lagi, lanjut Benny, tekanan publik tuan rumah terhadap timnya, membuat penampilan PSMS gagal menunjukkan performa terbaiknya. “Tim dilempari sejak sampai di stadion hingga pulang tadi, belum lagi wasit,” paparnya.

Sementara Asisten Pelatih PSMS Suyono menuturkan kekalahan itu dikarenakan Persiraja memang tampil lebih baik dari PSMS yang tidak berada pada performa terbaiknya. “Persiraja memang tampil bagus, sementara tim kami kurang. Belum lagi Vagner yang juga tidak bermain maksimal dan tak konsisten,” sebut Suyono.

Selain itu, buruknya kondisi lapangan stadion berkapasitas 15 ribu penonton ini menurut Suyono turut andil melemahkan perjuangan tim besutan Zulkarnain Pasaribu ini. “Kondisi lapangan memprihatinkan, pemain harus jatuh bangun terpeleset karena kondisi lapangan yang buruk,” papar Suyono.

Pertandingan yang disaksikan sekitar 11 ribu penonton itu berjalan lambat. PSMS yang bertekad mencuri angka berusaha melakukan serangan. Tim lawan pun tidak dominan menyerang, dan lebih mengandalkan serangan balik.

Malapateka tim Ayam Kinantan, di menit 43, tendangan bebas Abdolaye Djibril gagal diantisipasi dengan baik Vagner Luis. Sundulan kepala untuk memotong bola tendangan Djibril malah melesak mulus merobek jala gawang Muhammad Syahbani. Persiraja  pun unggul 1-0.

Di babak kedua, tim tuan rumah tampil menekan. Christian Bekatal yang menjadi ujung tombak serangan beberapa kali menciptakan peluang, tapi beruntung, koordinasi yang buruk gagal menambah keunggulan Persiraja.

PSMS meraih peluang emas 5 menit babak kedua berjalan. Kesalahan pemain belakang lawan yang tidak bisa mengontrol bola dengan baik dimanfaatkan Jose Sebastian, namun meski kiper sudah lebih dulu mati langkah, tendangan pemain asal Argentina itu hanya melesak di sisi kanan gawang Dicky Angriawan.

Lagi-lagi serangan Persiraja gagal dihalau pemain belakang PSMS. Tuan rumah menggandakan keunggulan 2-0 di menit 58 lewat kaki Christian Bekatal. Ketinggalan dua gol, Vagner Luis beberapa kali mencoba membantu penyerangan dengan mencoba maju ke daerah pertahanan lawan. Kesempatan ini dimanfaatkan anak asuh Heri Kiswanto untuk melakukan serangan balik. Hasilnya, Bekatal kembali melesakkan gol keduanya ke gawang Syahbani di menit 80. Hingga wasit Tardianis meniupkan peluit tanda babak kedua berakhir, PSMS takluk 0-3.

Kekalahan juga diderita tim Medan lainnya, Protitan FC. Melakoni laga tandang perdana menghadapi PSAP Sigli, Minggu (28/11) kemarin. Protitan menyerah tipis 1-0 lewat gol yang dicetak mantan pemain PSMS Medan Ossas Saha. Protitan pun gagal membawa poin pulang ke Medan. (yance)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

1 Response

  1. Aby Yoga Rizla Says:

    Maju terus para pembalap tanah air…
    semoga saja kalian semua dapat turun di perhelatan internasional…
    dan selamat sukses buat OP 89,semoga OP 89 semakin eksis dalam mengadakan event OMR 2011

    Posted on December 8th, 2010 at 12:21 PM

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.