Persoalan gizi yang mempengaruhi tingkat kecerdasan dan kreatifitas masih menjadi salah satu persoalan serius untuk menciptakan generasi-generasi tangguh di Indonesia.
Di negara-negara maju yang sudah memiliki tingkat asupan gizi yang tinggi, akan semakin tinggi pula tingkat kreatifitas yang sekaligus mempengaruhi kemajuan bangsa itu sendiri. Berbeda dengan Indonesia yang masih tergolong rendah. Berdasarkan data Tetra Par Indonesia tahun 2010, konsumsi susu di Indonesia saat ini masih rendah dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya, yaitu hanya 11,9 liter per kapita per tahun.
“Gizi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak,” ujar Prof. Dr. Ir. Made Astawan, salah satu pembicara pada seminar ‘Pemenuhan Gizi Seimbang dengan Susu UHT” yang digelar di Aryaduta Hotel Medan, Sabtu (31/7) lalu. “Sumber gizi ini dapat diperoleh pada susu, sebab susu memiliki zat gizi yang lengkap dan berimbang,” ujar Made Astawan, di hadapan sejumlah dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatra Utara.
Dr. Rachmad Soegih menambahkan, “Protein juga merupakan komponen penting dalam tumbuh kembang anak. Sumber protein sempurna salah satunya dengan mengkonsumsi susu. Oleh karena itu, anak sangat dianjurkan untuk minum susu segar setiap hari, agar dapat memenuhi kebutuhan protein yang dapat mendukung pertumbuhan badan dan otak,” ujarnya pada seminar yang didukung oleh PT. Ultrajaya Milk Industry itu.
Namun, kandungan gizi yang lengkap tersebut dapat diperoleh dari susu yang telah melewati proses sterilisasi Ultra High Temperature (UHT). “Sistem sterilisasi UHT adalah teknologi terbaik dan paling efektif untuk membunuh mikroba. Sehingga susu bebas dari bakteri tanpa mengubah mutu kandungan zat gizi yang ada dalam susu,” jelas Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, Msc, Phd, yang juga merupakan Direktur SEAFAST Center (Southeast Asia Food and Agriculture Science and Technology Center.
“Kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat susu merupakan salah satu sumber kalsium yang sangat dibutuhkan pada masa pertumbuhan dan memiliki kandungan gizi yang sangat lengkap,” ujar Elvira Wongsosudiro, Communications Manager Tetra Pak Indonesia.
Karena itu pula pemerintah telah menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Susu Nusantara, yang diharapkan dapat menjadi payung besar kegiatan kampanye minum susu. “Tujuannya, untuk meningkatkan konsumsi susu segar bagi masyarakat Indonesia,” jelas Elvira.
Popularity: 1% [?]