5
February , 2012
Sunday
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Bappenas Rancang Program Perlindungan Kelompok Miskin

Posted by Reyno On October - 7 - 2011 Silakan Komentar

ANCAMAN krisis global perlu diwaspadai karena akan berdampak pada tingkat kemiskinan. Bappenas pun mulai mengkaji jaring sistem sosial (social safety net) untuk melindungi kelompok miskin dari ancaman krisis.
Baca Selengkapnya »

Popularity: 1% [?]

Kebocoran Gas, 4.000 Pekerja Dievakusi!

Posted by Baday| Medan Talk On December - 15 - 2009 Silakan Komentar

rising_smokeKebocoran gas yang terjadi di area industri Columbus, Ohio, Senin (14/12), menyebabkan 4.000 pekerja langsung dievakuasi.

Baca Selengkapnya »

Popularity: 1% [?]

Posisi Rupiah Terkonsolidasi

Posted by Jeannie | Medan Talk On April - 27 - 2009 Silakan Komentar

seribu-dalamRupiah masih punya tenaga untuk penguatan di jangka pendek. Namun di awal pekan ini kemungkinan investor akan melakukan konsolidasi dulu untuk ‘bekal’ perjalanan di pekan ini.

Pada perdagangan valas pukul 07.50 WIB, Senin (27/4/2009) rupiah ada di level 10.775 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 10.770-10.780 per dolar AS.

Posisi rupiah Senin pagi ini tidak jauh berbeda dengan penutupan Jumat pekan lalu (24/4/2009) di level 10.750 per dolar AS.

Ada beberapa faktor yang membuat pelaku pasar ‘tiarap’ dulu. Pekan ini investor tengah menunggu rapat the Fed pada 30 April, pengumuman inflasi 1 Mei, laporan keuangan triwulan I-2009 dan perkembangan koalisi partai politik menjelang pengajuan nama capres dan cawapres.

Rupiah juga akan melihat kecenderungan dolar AS terhadap mata uang lainnya karena pelaku pasar global sedang menunggu hasil stress test bank-bank di AS dalam melewati krisis saat ini.

Popularity: 1% [?]

Ekonomi “Macan Asia” Juga Terpuruk

Posted by Jeannie | Medan Talk On January - 22 - 2009 Silakan Komentar

Negara-negara andalan Asia seperti Korea Selatan, Jepang dan China makin tak berdaya menghadapi krisis global. Pertumbuhan ekonomi melambat, sementara ekspor tercatat turun tajam.

Setelah Singapura, kini giliran China dan Korea Selatan yang mengumumkan pertumbuhan ekonominya yang terus menurun. Sementara Jepang mencatat surplus perdagangannya anjlok hingga 80%.

Korsel mencatat pertumbuhan ekonomi hanya 2,5% di tahun 2008, dibandingkan 5% yang dicatatnya pada tahun 2007. Bahkan untuk kuartal IV-2008, perekonomian Korsel minus hingga 3,4% dibandingkan pertumbuhan 3,8% yang dicatat pada kuartal III-2008. Ini adalah angka terburuk sejak kuartal I-1998, saat perekonomian Korsel turun hingga 7,8% secara quarter on quarter (qtoq).

“Kita telah memperkirakan outlook ekonomi yang suram, tapi ternyata segala sesuatunya memburuk dengan lebih cepat dari yang diperkirakan berdasarkan indikator terbaru, termasuk data dari bank sentral,” ujar Wakil Menteri Keuangan Korsel, Hur Kyung-Wook seperti dikutip dari AFP, Kamis (22/1/2009).

Korsel memperkirakan perekonomiannya di tahun 2009 hanya akan tumbuh 2%. Namun sebagian analis memperkirakan angka tersebut terlalu optimistis.

“Semua data ekonomi yang terbaru menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Korea secara cepat melemah di tengah resesi global. Kemungkinannya sangat tinggi bahwa perekonomian Korea akan tumbuh lebih buruk ketimbang perkiraan kita,” ujar Choie Chun Sin, pejabat senior bank Korsel.

Ekspor Korsel anjlok hingga 11,9% secara qtoq, belanja swasta turun 4,8% dan investasi merosot 16,1%. Pada bulan lalu, angka PHK di Korsel telah mencapai 12.000. Turunnya ekspor itu memberi kontribusi yang besar mengingat Korsel merupakan salah satu negara yang sangat tergantung pada ekspor.

Tak hanya Korsel, pertumbuhan ekonomi China pun mulai melambat. Pada tahun 2008, perekonomian China hanya tumbuh 9%, atau hanya satu digit untuk pertama kalinya sejak 6 tahun terakhir.  Pada tahun 2007, China mencatat pertumbuhan ekonomi hingga 13%.

“Krisis finansial internasional semakin dalam dan meluas dengan dampak negatif berlanjut pada perekonomian domestik,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik China, Ma Jiantang.

Jepang pun tak kuasa menahan dampak krisis finansial. Pada Desember, ekspor Jepang tercatat merosot hingga 35%. Selama Desember, Jepang mencatat defisit perdagangan hingga 320,7 miliar yen, dibandingkan surplus 866,9 miliar yen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara total, ekspor turun hingga 3,4% di tahun 2008. Sementara surplus perdagangan Jepang di tahun 2008 tercatat anjlok hingga 80% dibandingkan surplus perdagangan tahun 2007 yang mencapai 2,16 triliun yen. Padahal Jepang dalam sejarah selalu menikmati surplus perdagangan yang besar.

“Pelemahan ekonomi global semakin cepat. Ekspor otomotif ke AS, Eropa dan negara lainnya di dunia turun. Penurunan ekspor juga meluas hingga produk televisi, DVD dan barang elektronik lain,” ujar Jiroshi Watanabe, ekonom dari Daiwa Institute of Research.

Pada Rabu kemarin Singapura juga telah mengumumkan tentang kemungkinan perekonomiannya akan memburuk. Singapura memperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya sekitar 2-5% di tahun 2009. Selama tahun 2008, perekonomian Singapura diperkirakan hanya tumbuh 1,2% atau turun tajam dibandingkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2007 yang sebesar 7,7%.

Popularity: 1% [?]

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Mencapai Titik terendah Terendah Sepanjang 2008

Posted by Jeannie | Medan Talk On November - 6 - 2008 Silakan Komentar

Posisi cadangan devisa Indonesia menyentuh titik terendahnya sepanjang tahun 2008. Cadangan devisa Indonesia per 31 Oktober 2008 ternyata hanya sebesar US$ 50,580 miliar.

Menurut data yang dikutip dari situs BI, Rabu (5/11/2008), angka itu berarti turun hingga US$ 6,528 miliar atau sekitar Rp 71 triliun (kurs Rp 11.000/US$) dibandingkan cadangan devisa per akhir September yang mencapai US$ 57,108 miliar.

Angka ini juga berarti terendah dibandingkan posisi per akhir Mei 2007 yang mencapai US$ 50,112 miliar. Angka ini juga sekaligus penurunan tajam setelah cadangan devisa RI sempat menembus US$ 60 miliar per akhir Juli.

Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono sebelumnya mengatakan, cadangan devisa RI saat ini sekitar US$ 51 milyar, tanpa memberi rincian lebih lanjut.

“Sekitar US$ 51 miliar,” kata Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono saat dikonfirmasi mengenai posisi cadangan devisa Indonesia. Yang pasti, cadangan devisa biasanya berkurang karena digunakan untuk stabilisasi rupiah dan pembayaran utang luar negeri.

Berikut angka cadangan devisa RI dari bulan ke bulan sepanjang 2008, seperti dikutip dari situs BI.

  • Akhir Desember 2007: US$ 56,920 Miliar
  • Akhir Januari : US$ 55,999 Miliar
  • Akhir Februari :US$ 67,125 Miliar
  • Akhir Maret : US$ 58,987 Miliar
  • Akhir April: US$ 58,770 Miliar
  • Akhir Mei: US$ 57,464 Miliar
  • Akhir Juni: US$ 59,453 Miliar
  • Akhir Juli : US$ 60,563 Miliar
  • Akhir Agustus: US$ 58,358 Miliar
  • Akhir September: US$ 57,108 Miliar.


Tak hanya Indonesia, sejumlah negara juga mengalami penurunan tajam cadangan devisanya akibat krisis finansial yang menyebabkan terjadinya gejolak mata uang.

Seperti dikutip dari AFP, Taiwan juga mencatat penurunan cadangan devisa hingga US$ 2,98 miliar dalam satu bulan. Cadangan devisa Taiwan per akhir Oktober tercatat sebesar US$ 278,15 miliar.

Sementara Korea Selatan, seperti dikutip dari Reuters, juga mencatat penurunan cadangan devisa terbesar sejak krisis moneter 11 tahun silam. Cadangan devisa Korsel per akhir Oktober tercatat turun hingga US$ 27,4 miliar menjadi US$ 212,25 miliar.

Cadangan devisa Korsel habis-habisan digunakan untuk menahan kejatuhan won, termasuk untuk upaya stabilisasi pasar finansial. Korsel, sebuah negara yang sangat tergantung pada ekspor, menjadi salah satu negara di Asia yang terkena dampak krisis finansial global cukup parah.

Popularity: 1% [?]

Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.