4
February , 2012
Saturday
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Posisi Rupiah Terkonsolidasi

Posted by Jeannie | Medan Talk On April - 27 - 2009 Silakan Komentar

seribu-dalamRupiah masih punya tenaga untuk penguatan di jangka pendek. Namun di awal pekan ini kemungkinan investor akan melakukan konsolidasi dulu untuk ‘bekal’ perjalanan di pekan ini.

Pada perdagangan valas pukul 07.50 WIB, Senin (27/4/2009) rupiah ada di level 10.775 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 10.770-10.780 per dolar AS.

Posisi rupiah Senin pagi ini tidak jauh berbeda dengan penutupan Jumat pekan lalu (24/4/2009) di level 10.750 per dolar AS.

Ada beberapa faktor yang membuat pelaku pasar ‘tiarap’ dulu. Pekan ini investor tengah menunggu rapat the Fed pada 30 April, pengumuman inflasi 1 Mei, laporan keuangan triwulan I-2009 dan perkembangan koalisi partai politik menjelang pengajuan nama capres dan cawapres.

Rupiah juga akan melihat kecenderungan dolar AS terhadap mata uang lainnya karena pelaku pasar global sedang menunggu hasil stress test bank-bank di AS dalam melewati krisis saat ini.

Popularity: 1% [?]

Rupiah Melaju di Zona Penguatan

Posted by Jeannie | Medan Talk On March - 30 - 2009 1 Komentar

bank_indonesia_headquartersRupiah masih terus mengumpulkan sentimen positif untuk bisa melaju ke zona penguatan. Ada dua faktor yang jadi perhatian investor pekan ini pengumuman inflasi dan rapat dewan gubernur (RDG) BI.

Tren penguatan rupiah diyakini masih akan terus berlanjut, meskipun akan diselingi aksi ambil untung. Pasokan valas yang mulai normal akan membuat rupiah sedikit tahan banting.

Pada perdagangan valas pukul 07.52 WIB, Senin (30/3/2009) rupiah ada di level 11.480 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 11.475-11.485 per dolar AS.

Posisi rupiah pada Senin pagi ini agak turun dibanding penutupan Jumat pekan lalu (27/3/2009) di level 11.460 per dolar AS.

Pelaku pasar mulai mengantisipasi inflasi Maret yang akan diumumkan BPS pada 1 April mendatang tidak akan jauh berbeda dengan Februari yang sebesar 0,21%. Kondisi ini akan membuat BI mempertahankan posisi BI Rate di level rendah.

Sementara Kepala The Indonesia Economic Intelligence (IEI) Sunarsip mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diproyeksi akan terus menguat hingga di kisaran 10.000-11.000 per dolar AS.

Gelontoran stimulus AS diharapkan akan menambah suplai dolar di pasaran transaksisekaligus membantu penguatan rupiah.

“Rupiah diprediksi akan sedikit menguat. Apalagi dalam beberapa hari belakangan ini rupiah sedikit menguat,” kata Sunarsip, Minggu (29/3/2009).

Ia menjelaskan, penguatan rupiah dipicu sentimen dari luar, dimana AS akan merealisasikan paket stimulusnya. Saat itu, AS yang memompa mata uang dolar AS ke pasar, dan itu akan menyebabkan penguatan nilai tukar rupiah.

“Jika stimulus AS dipercepat itu akan positif dan rupiah bisa kuat,” tuturnya.

Selain itu Sunarsip juga mengatakan fasilitas kerjasama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) antara kedua bank sentral Indonesia dan China dinilai juga akan memicu penguatan rupiah.

“Sebab, dengan fasilitas ini diharapkan akan menekan permintaan terhadap dolar AS dan memperkuat rupiah,” jelasnya.

Fasilitas BCSA, lanjut Sunarsip, akan memperkuat rupiah dan selain itu adanya cadangan devisa yang masuk juga akan meperkuat nilai rupiah.

“Cadangan devisa yang masuk dari hasil penerbitan SUN (Surat Utang Negara) global membuat sentimen menjadi positif dan akan memperkuat rupiah,” pungkasnya.

Popularity: 1% [?]

Rupiah Mencapai Level 11.000/US$

Posted by Jeannie | Medan Talk On November - 6 - 2008 Silakan Komentar

Rupiah kembali menyentuh level 11.000 per dolar AS di pembukaan perdagangan valas Kamis pagi ini. Importir dan korporasi terus berburu dolar AS.

Kebutuhan dana impor dan korporasi makin meningkat menjelang penutupan akhir tahun. Perburuan dolar AS berlanjut karena khawatir rupiah yang cenderung melemah.

Pada perdagangan valas pukul 08.15 WIB, Kamis (6/11/2008) rupiah melemah 150 poin ke posisi 11.000 per dolar AS. Posisi rupiah Kamis pagi ini melemah signifikan dibanding penutupan Rabu kemarin (5/11/2008) yang ada di posisi 10.850 per dolar AS.

Pasar tidak terlalu antusias dengan rapat dewan gubernur Bank Indonesia pada Kamis siang ini yang akan memutuskan tingkat suku bunga BI Rate yang saat ini sebesar 9,5%.

Pelaku pasar melihat BI Rate masih akan bertahan di level yang sama. BI dinilai belum berani menurunkan suku bunga karena inflasi year on year di bulan Oktober yang masih dua digit sebesar 11,77%.

Sementara dolar AS bergerak terbatas terhadap euro dan yen setelah Obama terpilih menjadi Presiden AS. Pelaku pasar masih menunggu kebijakan Obama menyusun strategi ekonominya dan menteri-menteri ekonominya.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu AS (5/11/2008) euro turun tipis ke 1,2962 dolar AS dari sebelumnya 1,2975 dolar AS. Mata uang paman sam juga bergerak tipis terhadap yen di posisi 98,33 yen dari sebelumnya 99,69 yen.

Popularity: 1% [?]

IHSG Melejit, Rupiah Masih Merosot

Posted by Jeannie | Medan Talk On October - 31 - 2008 Silakan Komentar

Bursa Efek Indonesia (BEI) diserbu aksi beli yang tinggi menyusul dinaikkannya auto rejection batas atas dari 10% menjadi 20%. Sebaliknya, rupiah malah melemah dan sempat kembali ke level 11.050/US$.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendapat semangat baru karena perubahan auto rejection batas atas itu. Hampir semua saham mengalami kenaikan harga tanpa kepentok auto rejection.

Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Jumat (31/10/2008) IHSG menguat 83,510 poin (7,11%) menjadi 1.257,373.

Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB turun 155 poin ke posisi 10.750 per dolar AS. Rupiah pada sesi pagi ini sempat melemah hingga 400 poin dan masuk ke level 11.050 per dolar AS.

Rupiah melemah karena pelaku pasar melihat mata uang keras lebih aman setelah banyak bank sentral memangkas suku bunganya.

Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 44.452 kali, dengan volume 4,270 miliar unit saham, senilai Rp 5,402 triliun. Sebanyak 106 saham naik, 31 saham turun dan 26 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 210 menjadi Rp 1.430, Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 5.650, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 90 menjadi Rp 1.100, Timah (TINS) naik Rp 130 menjadi Rp 1.210, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 550 menjadi Rp 3.450, dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 220 menjadi Rp 1.520.

Sementara bursa saham Asia siang ini bervariasi seperti Hang Seng turun 2,52%, KOSPI naik 6,56%, Nikkei turun 0,94%, Shanghai turun 1,56%, STI Singapura naik 1,06% dan Taiwan naik 4,87%.

Popularity: 1% [?]

Rupiah Mulai Terkendali

Posted by Jeannie | Medan Talk On October - 8 - 2008 Silakan Komentar

Gejolak rupiah yang begitu tajam pada Selasa kemarin (7/10/2008) mulai agak terkendali. Kenaikan BI Rate 0,25% menjadi 9,5% membuat rupiah tidak lagi bergerak liar.

Pada perdagangan valas pukul 07.45 WIB, Rabu (8/10/2008) rupiah ada di posisi 9.563 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.560-9.566 per dolar AS.

Posisi rupiah pada Rabu pagi ini menguat dibanding penutupan Selasa kemarin di level 9.570 per dolar AS. Pada Selasa kemarin merosot hingga 285 poin.

Perilaku investor asing yang terus mencari likuiditas di Indonesia diprediksi juga mulai berkurang. Karena sebelumnya hedge fund besar seperti JP Morgan Chase telah menarik dana di Indonesia baik dalam saham maupun obligasi karena sedang kesulitan likuiditas.

Pernyataan Gubernur Bank Indonesia Boediono bahwa cadangan devisa dalam posisi aman meski mengalami penurunan, menambah kepercayaan pelaku pasar.

Cadangan devisa Indonesia kembali turun hingga US$ 1,2 miliar dalam kurun waktu 1 bulan. Hingga akhir September, cadangan devisa Indonesia mencapai US$ 57,108 miliar.

Menurut data yang dikutip dari situs BI, cadangan devisa itu berarti turun hingga US$ 1,248 miliar dibandingkan cadangan devisa per akhir Agustus yang mencapai US$ 58,356 miliar. Namun penurunan tersebut dinilai masih wajar karena hampir semua bank sentral dunia juga mengalami penurunan cadangan devisa untuk mengguyur dana ke pasar.

Meski rupiah mulai terkendali, namun sentimen eksternal atas fluktuasi pasar global masih akan mempengaruhi pergerakan rupiah.

Popularity: -0% [?]

Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.