You are browsing the archive for wushu.

Lindswell dan Charles dapat ‘Ingot – ingot’

03/11/2009 in Sports

main

Darah olahraga Gubsu H Syamsul Arifin SE memang masih sangat kental mengalir pada dirinya. Hal ini dibuktikan ketika Gubsu secara spontan memesankan kepada Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan SE Ak MM untuk langsung memberi “ingot-ingot” kepada Lindswell dan Charles Susanto, dua pewushu asal Sumut yang menyumbangkan medali bagi Kontingen Indonesia di Kejuaraan Dunia Wushu 2009 di Toronto Kanada.

Read the rest of this entry →

Popularity: 1% [?]

Pewushu Asal Sumut Raih Emas di Toronto

28/10/2009 in News, Sports

wushuTiga pewushu kebanggaan Indonesia, Charles Susanto, Linsdwell dan Erwien Wijayanto, berhasil mengalungkan medali di dada mereka dalam Kejuaraan Dunia Wushu X 2009 di Toronto Kanada. Lindswell menyumbangkan medali emas dari nomor Taiji Quan putri, sementara Charles dan Erwien meraih perunggu dari nomor Qiang Shu dan Jian Shu.Peraihan emas ini merupakan kado pada momentum Hari Sumpah Pemuda yang diperingati pada hari ini, Rabu (28/10/2009).

Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Master Supandi Kusuma di Medan, Selasa (27/10) mengaku bahagia dan terharu atas keberhasilan anak binaannya ini.

“Saya rasa ini adalah salah satu kado terbaik generasi muda asal Sumut untuk Indonesia di Hari Sumpah Pemuda Tahun 2009,” kata Ketua Komisi E DPRD Sumut Brilian Moktar SE, via handphone usai beraudensi dengan Menegpora Andy Mallarangeng, Selasa (27/10/2009), seperti yang dikutip dari Analisa.

Hal senada dikemukakan Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE Ak MM. Gus yang juga turut mendampingi Brilian beraudensi dengan Menegpora, menyebutkan, sukses Lindswell merupakan salah satu bukti kontribusi olahraga, dalam hal ini cabang wushu, dalam mengangkat harkat dan martabat bangsa di forum internasional. Dan sukses ini terasa lebih bermakna karena di raih jelang Bangsa Indonesia memperingati Sumpah Pemuda.

Baik Gus Irawan maupun Brilian secara khusus juga menyampaikan ucapan selamat kepada Lindswell, atas prestasinya menggandeng gelar juara dunia tingkat junior dan senior.

Gelar juara dunia junior diraih Lindswell di Bali Desember 2008 lalu. Meski tergolong baru di kelompok senior, tapi pewushu binaan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia tersebut, juga meraih emas kelompok senior. (BS/analisa)

Popularity: 1% [?]

Pewushu Merah Putih Siap Berangkat

19/10/2009 in Sports

wushu

Ketua Umum PB WI Master Supandi Kusuma bersama Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE Ak MM melepas keberangkatan Tim Wushu “Merah Putih” menghadapi Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di Toronto, Kanada 23 hingga 29 Oktober 2009.

Read the rest of this entry →

Popularity: 1% [?]

Pewushu Sumut Meraih Medali

30/06/2009 in News, Sports

Enam pewushu Toulu Sumut meraih empat medali emas dan dua perunggu pada laga hari pertama Kejurnas Wushu Junior di GOR Universitas Negeri Yogyakarta. (Analisa)

nasional1

Popularity: 1% [?]

Pewushu Taolu Sumut Diharapkan Tampil Tanpa Beban

25/06/2009 in Sports

i_1217563518Sebelas pewushu taolu junior Sumut yang akan mengikuti Kejurnas di Yogyakarta 28 Juni hingga  2 Juli 2009, diharapkan tampil enjoy tanpa beban mental.

Ketua Umum Pengprov WI Sumut Master Supandi Kusuma menyampaikan harapannya tersebut melalui Ketua I Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd yang bersama Sekum Iwan Kwok hadir menyaksikan para atlet berlatih di Padepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) Jalan Plaju Medan, Rabu (24/6) malam.

Dijelaskan, kejurnas kali ini jauh lebih berat. Pesertanya untuk nomor taolu mencapai 1200 orang. Bahkan sesuai informasi ada nomor pertandingan yang pesertanya lebih 100 orang. Namun tambah Chairul mengulangi pesan Master Supandi, hal tersebut jangan sampai membuat atlet menjadi takut apalagi terbebani. “Tampil enjoy saja. Anggap kalian bertanding di Padepokan YKWI. Jangan terpengaruh suasana sekeliling,” kata Chairul mengingatkan.

Chairul juga mengingatkan, kontingen Sumut pada Kejurnas nanti akan menjadi pusat perhatian provinsi lain. Hal ini karena Sumut adalah penyandang dua kali gelar juara umum secara berturut-turut, masing-masing Tahun 2006 di Semarang dan Tahun 2007 di Jakarta.Sementara Tahun 2008 tidak ada Kejurnas karena pelaksanaan Kejuaraan Dunia di Bali.  Artinya, kontingen daerah lain ingin mematahkan tradisi juara Sumut.

Hal tersebut pesan Chairul kembali mengingatkan, jangan sampai para atlet terbebani. Karena Pengprov WI Sumut pimpinan Master Supandi Kusuma tidak mematok target khusus di event ini.”Yang penting kalian menunjukkan penampilan terbaik,” tambahnya.

Chairul juga mengingatkan pelatih lebih jeli agar stamina atlet tetap terjaga. Misalnya jika si atlet bertanding di nomor urut 90-an, tentu tidak perlu harus menyaksikan jalannya lomba. Pelatih Sandri Liong membenarkan pihaknya tidak mematok target muluk – muluk pada atlet, sebab 6 dari sebelas pewushu yang dikirim adalah muka-muka baru, bahkan baru kali ini mengikuti event nasional secara resmi.

Namun hal itu bukan berarti pihaknya akan membiarkan daerah lain untuk meraih gelar juara. “Kami memang berharap para atlet bisa tampil dengan kemampuan terbaik,” kata Sandri.
Sebelas pewushu Sumut yang dikirim mengikuti Kejurnas di Yogyakarta yakni: Yuliani Jurus Taiji Quan, pelajar SMA Methodis II Medan, Haris Horatius (Jurus Nan Quan, Nan Dao dan Nan Gun/SMP Methodis 2), Daniel Lam (Jurus Chang Quan, Qiang Shu, Jian Shu / SMP Sutomo I), Nicholas (Jurus Taiji Quan, Taiji Jian / SMP Sutomo I), Jodis (Jurus Chang Quan, Dao Shu, Gun Shun/SMP Methodis Binjai), Cynthia Cuaca (Jurus Chang Quan, Qian Shu/SD Methodist-3), Agus Setiawan (Jurus Taiji Quan/SMP Sutomo I),Threny Laird (Jurus Chang Quan, Gun Shu / SD Sutomo I), Felix Angka (Jurus Dao Shu / SD Sutomo I), Siti Novia Sari br Sitepu (Jurus Taiji Quan/SMP Negeri 23 Medan), Wilbert Sanjaya (Jurus Chang Quan, Chiang Shu/SD Methodist-2 Medan). Bertindak selaku Pelatih Sandry Liong dan  Chen Wen Fu. Tim Wushu Sumut  dijadwalkan bertolak menuju Yogyakarta, Sabtu (27/6) lusa. (Analisa)

Popularity: 1% [?]

Wushu Sumut Raih 10 Medali Emas di Hong Kong

07/03/2009 in Sports

Kebijakan Pengprov WI Sumut pimpinan Master Supandi Kusuma mengirimkan pewushu usia muda mengikuti 7th International Hongkong Wushu Championship pada 5-6 Maret 2009 ternyata tidak sia-sia. Terbukti, kepercayaan yang diberikan Pengprov WI Sumut kepada lima pewushu masa depan tersebut, dijawab Jayamin dan kawan-kawan dengan membawa pulang  10 medali emas ke tanah air.

Sekum Pengprov WI Sumut Iwan Kwok seusai berbicara langsung dengan Pelatih Sandri Liong via  telepon internasional, kepada Analisa Jumat (6/3) malam menjelaskan, satu hal yang cukup menggembirakan pihaknya, kelima atlet yang dikirim, seluruhnya meraih medali.

Dijelaskan, Daniel yang masih duduk di  Kelas III SMP Sutomo I Medan, menyumbangkan tiga medali emas  yakni dari nomor  Chang  Quan standard 1, Qiangshu dan  Jianshu. Sementara itu  Jayamin siswa Kelas II SMA Sutomo I juga meraih tiga medali emas di kelompok usia 16 tahun masing-masing dari nomor   Nan Quan, Nan Dao dan Nan Gun.

Jodis yang saat ini  masih duduk di Kelas II Methodist Binjai meraih dua medali emas masing-masing dari nomor  Chang Quan standard 1 dan Daoshu. Sedangkangkan dua medali emas lainnya, masing -masing disumbangkan  Wilbert Sanjaya dari nomor Chang Quan San Duan dan Felix dari nomor Nan Quan San Duan.

Hasil ini kata Iwan patut disyukuri. Apalagi seperti penjelasan Sandri Liong pada Iwan Kwok, seluruh atlet tampil begitu semangat. Ini artinya, strategi WI Sumut mengirimkan atlet usia muda di event ini tidak sia-sia. Terbukti para atlet sama bertekad ingin menjadi yang terbaik. Pihaknya berharap, nuansa kompetisi untuk menjadi yang terbaik pada sesama atlet, hendaknya terus berlanjut.

Kepada para atlet sendiri juga telah diingatkan untuk tidak merasa cepat puas. Apalagi mereka sendiri sudah melihat bahwa perkembangan wushu cukup dinamis. Karenanya atlet dituntut untuk terus berlatih.

Rombongan Wushu Sumut ini, tambah Iwan, menurut rencana akan kembali di Medan Sabtu (7/3).(mp)

Popularity: 1% [?]

Indonesia Mengirim 11 Atlet Wushu ke Kejuaraan Dunia di Bali

30/09/2008 in Sports

Sebanyak 11 pewushu Indonesia terpilih mengikuti Kejuaraan Dunia Wushu Junior II 2008 yang akan digelar di Nusa Dua, Bali 7-14 Desember 2008 mendatang.

Pelatih wushu Indonesia, Sandri Liong ketika dihubungi di Medan, Minggu, mengatakan, pewushu yang terpilih mengikuti event dunia itu telah diumumkan Pengurus Besar (PB) Wushu Indonesia.

Ia menjelaskan, ke-11 pewushu junior itu dinyatakan lolos mengikuti kejuaraan dunia berdasarkan hasil Pelatnas dan seleksi yang dilakukan di Padepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) Jalan Plaju Medan.

Ke-11 pewushu itu adalah Erick Losardi (Nangquan, Nan Dao), Charles Sutanto (Changquan), Dessy Indri Astuti (Nangquan), Linsdwell (Taijijian), Erwin (Changquan) dan Haris Heradius (Nangquan, Nan Dao), Natalia Riselda (Changquan), W. Adelia Irwanto (Nangquan), Kelvin Young (Changquan), Nicholas (Changquan) dan Thalia Lovita (Changquan).

Ia mengatakan, pewushu yang mengikuti pelatnas itu tercatat sebanyak 20 orang, namun setelah dilakukan seleksi yang cukup ketat oleh pelatih, ternyata hanya terpilih 11 orang.

Selama mengikuti Pelatnas di Medan, pewushu tersebut digembleng dan diasuh oleh pelatih wushu dari China dan Malaysia

“Pewushu tersebut diharapkan dapat memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Mereka sudah siap bertarung dengan pewushu dari negara Malaysia, Jepang dan China,” ujar Sandri Liong.(Ant/OL-01)

Popularity: 1% [?]

Kejuaraan Dunia Wushu di Bali 7-14 Desember 2008

30/09/2008 in Sports

Kejuaraan dunia Wushu Junior ke II tahun 2008 yang rencananya digelar di Nusa Dua, Bali pada 7-14 Desember 2008 akan diikuti 82 negara. “Beberapa diantaranya yakni China, Jepang, Malaysia dan tuan rumah Indonesia,” kata tokoh Wushu Indonesia, IGK Manila di Bandara Polonia Medan, Senin [22/09] , sesaat sebelum bertolak ke Jakarta.

Menurut dia, iven internasional yang diselenggarakan di Bali adalah merupakan kepercayaan yang diberikan oleh Internasional Wushu Federation (IWUF).

“Kepercayaan itu merupakan penghargaan bagi Indonesia. Ini harus dapat dijaga dengan baik sehingga pelaksanaan kejuaraan itu sukses, aman dan lancar,” katanya.

Ia mengatakan, dalam menghadapi iven bergengsi itu, pihak PB Wushu Indonesia sedang mempersiapkan segala keperluan seperti mendata jumlah peserta yang akan diundang. Selain itu, katanya, pihak PB Wushu juga akan mempersiapkan akomodasi dan tempat pertandingan wushu.

PB Wushu dalam waktu dekat ini akan mengadakan pertemuan untuk membahas kegiatan tersebut. Hasilnya akan dilaporkan kepada pemerintah seperti Menegpora, Adhyaksa Dault dan Ketua Umum KONI Pusat, Rita Subowo. Ketika ditanya siapa yang akan membuka kejuaraan dunia wushu itu, Manila belum bisa menyebutkannya, nanti akan kita bahas lebih lanjut.

Menghadapi pertandingan wushu, Indonesia sudah memilih atlet-atlet yang akan bertarung, mereka ini mengikuti Pelatnas di padepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) Jalan Plaju, Medan. “Pewushu Indonesia ini diharapkan memberikan yang terbaikbagi bangsa dan negara,” kata Manila yang juga Ketua Dewan Wasit Wushu Indonesia. ( ant )

Popularity: 1% [?]