MEDAN- Pembangunan Bandara Kuala Namu harus bisa selesai dan beroperasi pada akhir 2012, bahkan tanpa harus menunggu pembangunan akses jalan tol ke bandara internasional tersebut.
Demikian kesimpulan yang diambil dalam rapat koordinasi pihak terkait dalam penyelesaian bandara baru tersebut di Swiss BelHotel Medan, kemarin.
“Semua masalah yang masih menjadi kendala akan diselesaikan. Kita masih punya waktu satu tahun ini untuk menuntaskan itu. Semuanya berkomitmen Bandara Kuala Namu bisa beroperasi akhir 2012,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Herry Bakti usai pertemuan. Menurutnya, persoalan yang mengemuka sekarang ini adalah masalah pembebasan lahan.
Herry mengakui, akses jalan tol ke Bandara Kuala Namu memang tidak terkejar untuk diselesaikan. Namun, jalan non tol dan akses kereta api (KA) bandara akan dikebut.
Deputi Setwapres Tirta Hidayat menambahkan, mundurnya jadwal penyelesaian Bandara Kuala Namu disebabkan persoalan lahan di luar bandara. Selain itu, lahan di kawasan bandara juga membutuhkan penanganan khusus karena tekstur tanahnya turun. Menurut Tirta, kesiapan bandara sudah mencapai 70% dan hal-hal kecil yang menyertainya bisa segera dituntaskan.
Hadir dalam rapat tersebut, Deputi Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Tirta Hidayat, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Herry Bakti, Komisaris Utama Angkasa Pura (AP) II Herman Prayitno, Sekretaris Daerah (Sekda) Deliserdang Azwar, dan sejumlah perwakilan instansi terkait.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












