Telat Bayar Listrik, Denda 300% Menanti Anda

Telat Bayar Listrik, Denda 300% Menanti Anda

Pelayanan tak kunjung membaik, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) kembali mengeluarkan kebijakan tak popular dengan menaikkan tarif sanksi keterlambatan membayar tagihan/rekening listrik sebesar 300% dari sebelumnya.

General Manager PT. PLN (Persero) Wilayah Sumut, Deny Pranoto mengatakan hal itu belum lama ini. Diungkapkannya, kebijakan ini mengacu pada peraturan Menteri ESDM No.07 tahun 2010 tentang Penyesuaian TDL dan juga penetapan biaya-biaya lainnya.

Di antaranya, menetapkan biaya kelebihan pemakaian daya reaktif (kVArh), biaya penyambungan tenaga listrik, uang jaminan langganan, tagihan susulan atas penertiban pemakaian listrik tidak sah, dan juga biaya keterlambatan pembayaran.

Menurutnya, tariff sanksi yang diberlakukan selama ini ternyata tidak mempengaruhi pelanggan untuk tertib administrasi dalam melaksanakan pembayaran tepat waktu, alias tidak tidak memperbaiki diri.

Sebelumnya, biaya keterlambatan pelanggan daya 450VA (volt ampere) – 6.600VA sebesar Rp 3.000/bulan. Kini masing-masing daya memiliki biaya berbeda. Konsumen daya 450VA dikenakan denda Rp 5.000/bulan, daya 900VA dikenai denda Rp 10.000/bulan dan daya 1.300VA dikenai denda Rp 15.000/bulan.

Untuk pelanggan dengan daya 2.200VA dikenai denda Rp 20.000/bulan, daya 3.500VA-6.600VA dikenai denda Rp 50.000, sedangkan pelanggan dengan daya 6.600VA-14.000VA yang sebelumnya dikenai biaya Rp 25.000/bulan kini dikenai tarif 3% dari tagihan atau minimal Rp 75.000. Pelanggan daya 14.000VA yang sebelumnya juga dikenai Rp 25.000, kini dikenai biaya 3% dari total tagihan atau minimal Rp 100.000.

0
Like
Save

Comments

lomo says:

kalau lirtriknya padam,…kompensasinya kemana bos ?????

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: