Tertibkan Salon dan Panti Pijat Plus-plus di Medan

Tertibkan Salon dan Panti Pijat Plus-plus di Medan

 

 

KOMISI C DPRD Medan merekomendasikan Pemerintah Kota Medan untuk menutup sejumlah salon dan panti pijat yang disalahgunakan menjadi tempat esek-esek. Begitu juga dengan hotel-hotel melati yang tidak membayar pajak dan kafe-kafe yang menampilkan tarian erotis.

Ketua Komisi C DPRD Medan H Jumadi menyampaikan rekomendasi itu saat bertemu pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Medan, di gedung dewan kemarin.

 

Menurutnya, kini masyarakat resah dengan keberadaan salon-salon dan panti pijat plus-plus. Ia berharap polisi dan instansi terkait untuk melakukan razia rutin. Ia menyayangkan pihak Disbudpar yang tidak bersikap.
Menjawab hal itu, Kadisbudpar Medan Bursyal Manan mengatakan akan segera melakukan ricek ke lapangan dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan, termasuk kafe-kafe.

Namun, anggota komisi C Zulmorado menyarankan pihak Disbudpar mengambil sikap tegas. “Sebaiknya langsung tutup. Jangan ada izin apa pun, termasuk ganti nama,” kata Zulmorado.

1
Like
Save

Comments

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: