Birthday surprise
jjgrosir
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Tiga Spesies Punah Ditemukan Masih Hidup!

04/10/2010 in Sci-Tech

Ekpedisi global untuk mencari sejumlah spesies amfibi yang “hilang” akhirnya membuahkan hasil. Ilmuwan pun berhasil menemukan kembali tiga spesies yang telah dinyatakan punah sejak puluhan tahun lalu.

Ekspedisi yang disebut “Search for the Lost Frogs” (Mencari Katak-katak yang Hilang), memang berupaya untuk menemukan kembali sekitar 100 spesies amfibi yang telah dianggap punah, namun para ilmuwan ini menduga spesies itu masih hidup dalam populasi yang kecil sehingga tak terdeteksi.

Pencarian itu menemukan tiga hewan amfibi yaitu: salamander Meksiko yang
dilaporkansudah tak terlihat sejak 1941; seekor katak dari Pantai Gading (Mount Nimba Reed Frog) yang lenyap sejak 1967; dan katak dari Republik Demokratik Kongo (Omaniundu Reed Frog) yang hilang sejak tahun 1979.

Ilmuwan Sean Rovito dari Universidad Nacional Autonoma de Mexico menemukan salamander coklat Cave Splayfoot berkaki merah muda, (Chiropterotriton Mosaueri) dalam sebuah ekosistem gua yang hanya dapat diakses dengan repelling menuruni sebuah lubang besar menuju ke bawah tanah.

Sementara katak Mount Nimba Reed Frog yang berukuran kecil dengan samaran ulung dari Pantai Gading (Hyperolius Nimbae) telah ditemukan kembali oleh ilmuwan lokal N’Goran Kouame dari Universitas Abobo-Adjame.

Lantas, Jos Kielgast dari Natural History Museum of Denmark menemukan kembali spesies ketiga yaitu Omaniundu Reed Frog (Hyperolius sankuruensis), dari Kongo, seekor katak coklat tua dengan torehan hijau cerah – hampir terlihat seperti fluoresent. Kielgast menemukan katak itu ketika ia mendengar seruannya, dan melakukan “pengejaran” lebih dari satu jam.

Para pecinta kehidupan alam liar sangat menyambut gembira penemuan yang
dipublikasi akhir September lalu itu. Mereka juga menyoroti penurunan tajam spesies-spesies amfibi dunia dalam beberapa dekade terakhir, dengan catatan lebih dari sepertiga dari semua amfibi terancam punah.

Amfibi di seluruh dunia terancam oleh polusi, perubahan iklim, hilangnya habitat akibat pembangunan, dan infeksi jamur pembunuh katak yang menyebabkan chytridiomycosis – penyakit yang telah “menyapu” seluruh populasi, termasuk beberapa spesies amfibi.* (livescience/int)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>