9
February , 2012
Thursday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Jeannie | Medan Talk On October - 22 - 2008

jjgrosir

Sebagian besar orang pernah mengalami anemia atau kurang darah. Gejalanya sendiri bermacam-macam mulai dari cepat lelah, kurang bergairah, tidak mampu berkonsentrasi, kurang selera makan, pusing, sesak nafas, mudah kesemutan, merasa mual dan jantung berdebar-debar, waspadalah! Lalu apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk intip yang berikut ini..

Di dalam tubuh, sel darah merah bertugas sebagai pengangkut zat gizi dan oksigen untuk disalurkan ke seluruh tubuh. Ketika sel darah merah tidak melakukan tugasnya dengan baik, maka pasokan zat gizi dan oksigen yang diperlukan untuk proses fisiologis dan biokimia di dalam tubuh menjadi terganggu. Akibatnya, timbullah gejala-gejala gangguan kesehatan seperti di atas.

Terganggunya tugas sel darah merah di dalam tubuh disebabkan karena beberapa hal, antara lain :

  1. Menurunnya kualitas serta kuantitas hemoglobin sel darah merah karena kekurangan zat besi (Fe).

  1. Kerusakan sel darah merah. Penyebabnya bisa karena kurang gizi, adanya zat beracun atau patogen, faktor keturunan (genetis), penyakit Hodgkin atau kanker yang terdapat pada organ penyimpanan (hati).

  1. Adanya zat-zat penghambat penyerapan zat besi, seperti asam fitat, asam oksalat dan tannin yang banyak terdapat pada serealia kacang-kacangan dan teh.

  1. Gangguan-gangguan secara fisik, seperti kehilangan darah karena luka berat, tindakan pembedahan, menstruasi, melahirkan, dan terlalu sering menjadi pendonor darah.

  1. Kemungkinan terdapatnya parasit di dalam tubuh (cacing tambang dan cacing pita).

Dari mana tubuh memperoleh zat besi? Zat besi bisa diperoleh dari bahan makanan tertentu. Zat besi dari pangan hewani lebih mudah diserap oleh tubuh, yaitu antara 10-20%, sedangkan dari pangan nabati hanya 1-5%. Contohnya, zat besi dari beras dan dan bayam hanya dapat diserap oleh tubuh sekitar 1%, sedangkan dari ikan lebih banyak, yaitu sekitar 11%. Zat besi sendiri merupakan komponen dari hemoglobin (sel darah merah), mioglobin, sitokhrom, enzim katalase dan enzim peroksidase.

Kebutuhan tubuh akan zat besi berkisar antara 1 sampai 3,2 mg perhari. Wanita dewasa dan remaja putri lebih rawan terkena anemia, hal ini karena mereka mengalami haid setiap bulan. Sehingga mereka membutuhkan zat besi 2 kali lebih banyak dari pria.

Jadi, agar tehindar dari anemia, sertakan lauk dari daging merah, unggas, atau ikan dalam menu Anda. Dan, untuk lebih meningkatkan penyerapan zat besi, perbanyaklah konsumsi vitamin C.

Popularity: 3% [?]

Berita Cerita Random

You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses

  1. nia Says:

    saya menderita anemia,saya ingin tanyakan apakah mengonsumsi suplemen penambah darah ada efek negatifnya bagi tubuh saya?
    terimakasih

    Posted on July 25th, 2009 at 3:55 PM

  2. Dr.Jonathan Says:

    Gejala anemia memang dpt di atasi dgn meminum suplemen penambah darah dan memang itu memiliki efek negatif utk ginjal..
    tp hal tersebut dpt di atasi dgn meminum air putih yg banyak(8 gelas/hari)atau 1,5 liter per harinya..

    Posted on April 12th, 2010 at 11:35 PM

  3. Vero Says:

    anemia bisa sembuh ngga?
    ak belum periksa k dokter, takut..
    tapi gejalanya sama kayak yg disebutin di atas..

    Posted on December 24th, 2011 at 9:51 AM

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.