Tol Medan-Kualanamu Terancam Gagal

Tol Medan-Kualanamu Terancam Gagal

Belum adanya itikad baik maupun good will dari PTPN II, III dan IV untuk melepaskan areal lahannya yang terkena proyek tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi membuat proyek berbiaya Rp 2,1 triliun ini terancam gagal.


Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat Komisi D DPRD Sumut dengan PT Jasa Marga, PT PPS, dan Bappedasu, Rabu (10/2) di gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan.

Ketua Komisi D, H Ajib Shah, menyampaikan kekecewaan anggota dewan atas kinerja Bappedasu, PT Jasa Marga, PT PPS yang tidak serius mengatasi masalah rencana pembangunan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi sepanjang 75 km itu.

Tunggul Siagian, anggota Komisi D, mengatakan, PT Jasa Marga terkesan tidak ada minat membantu mewujudkan pembangunan jalan tol di Sumut. Terutama menuju akses ke Kualanamu-Tebingtinggi. Padahal dari studi banding Komisi D ke Semarang-Jateng, masalah pembebasan lahan dapat ditangani Jasa Marga melalui hutang provinsi.

Komisi D DPRD Sumut menilai perencanaan pembangunan jalan tol Medan-Binjai, Medan-Lubukpakam-Kualanamu-Tebingtinggi belum ada kejelasan progresnya. Harusnya, ada koordinasi bersama terhadap perencanaan pembangunan tol di Sumut, termasuk menuntaskan masalah pembebasan lahan yang terkendala.

Apalagi belum adanya langkah pasti kapan pembebasan lahan ataupun langkah-langkah apa yang sudah dilakukan pihak pelaksana, baik terhadap PTPN maupun Meneg BUMN. Nah, karena belum adanya kejelasan dari Meneg BUMN, Komisi D DPRD Sumut bersama instansi terkait lain harus mempertanyakan hal ini kepada Meneg BUMN.

Sementara Kabid Prasarana Bappedasu Lauren Gultom menyebutkan, lahan PTPN II, III, IV yang terkena trase tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi seluas 142 ha dengan estimasi ganti rugi Rp 17,435 milyar. Tapi pembesan lahan itu belum ada persetujuan Meneg BUMN. Untuk pembebasan lahan dialokasikan di APBN 2010 sebesar Rp 20 milyar.

Menurut Dirut PT PPS Ir Syarifullah, kalau tanah PTPN sudah dilepas sedikit lega, karena sisanya tanah masyarakat yang harus diselesaikan. Padahal antara PTPN dan PT PPS sudah sepakat dibentuk konsorsium. Sedangkan berapa sharing akan dibicarakan lebih lanjut.

Kepala Balai Penanganan Jalan Nasional wilayah I Departemen PU Winarno mengatakan, pembebasan lahan untuk tol Medan-Lubukpakam-Kualanamu (wilayah Deliserdang) sudah dipersiapkan anggaran di APBN 2010 sebesar Rp 21,9 milyar.

Rencana pekerjaan tidak hanya jalan akses ke Kualanamu sepanjang 13,5 km juga ditanggung APBN tahap pertama dibangun 2 line ditargetkan Oktober 2010 selesai. (Sumber: analisa)

0
Like
Save

Comments

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: