Uji DNA para Mummi Firaun

Uji DNA para Mummi Firaun

Misteri yang meliputi Firaun Tutankhamun, raja Mesir kuno yang tersohor akan segera terjawab. Keyakinan ini menyusul akan diumumkannya hasil test DNA yang sudah dilakukan departemen purbakala Mesir.

Dalam sebuah konferensi pers, Minggu (31/1), kepala arkeologi Mesir, Zhai Hawas mengatakan pihaknya akan mengumumkan hasil tes DNA dan CAT scan terhadap sang Firaun pada 17 Februari nanti. Hasilnya akan dibandingkan dengan DNA Raja Amenhotep III yang diyakini sebagai kakek
dari Tutankhamun.

Ini merupakan bagian dari program spektakuler Mesir yang telah melakukan pemeriksaan DNA dari ratusan mummi untuk mengungkap identitas dan
hubungan kekeluargaan jenazah-jenazah yang diawetkan itu. Tes DNA itu akan menjelaskan akar keluarga Tutankhamun yang selama ini diliputi misteri.

Identitas orang tua Firaun Tutankhamun sampai kini belum jelas. Banyak pakar yang menduga ia merupakan putra dari Akhenaten, firaun dari Dinasti Ke-18 Mesir kuno yang dikenal sebagai tokoh yang mengenalkan sistem monotheisme (satu tuhan) di kerajaan Mesir kuno sekitar 3.500 tahun lalu. Namun pakar lainnya menduga Raja Tut adalah putra seorang firaun yang menjadi pengikut Akhenaten.

Tutankhamun merupakan satu raja terakhir dari Dinasti Ke-18 Mesir kuno, yang memerintah di masa sulit, kala kepercayaan monotheisme yang diajarkan Akhenaten menuju kerapuhan dan mulai kembalinya kekuasan ke tangan para pemimpin umat yang memuja dewa-dewa kuno.

Ambisi Hawass dalam rencana besar uji DNA dari mummi-mummi Mesir memang untuk memperjelas dan mempertegas akar keluarga dan garis keturunan para keluarag kerjaaan Mesir kuno, yang selama ini hanya berdasarkan perkiraan ahli arkeologi semata.

Salah satu tujuan utamanya adalah untuk menemukan mummi Nefertiti, slah satu istri Akhenaten, seorang ratu yang melegenda dengan kecantikan dan kemolekannya.

Untuk mewujudkan program ini, dana sekitar 5 juta dolar dikucurkan untuk membangun laboratotium DNA di Museum Mesir, dengan sumbangan dari Discovery Channel.

Sementara dalam pernyataan Minggu kemarin, satu robot akan dikirim untuk misi menelusur lorong-lorong berbahaya di Piramid Khufu untuk menemukan rahasia-rahasia tersembunyi di dalam bangunan yang penuh misteri itu.

Pada September 2002 lalu, satu robot yang didesain National Geographic telah berhasil menjelajah satu lorong udar di Piramid Khufu. Robot itu berhasil menemukan sejumlah pintu rahasia yang amat tersembunyi.*

0
Like
Save

Comments

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: