UKM Sulit Peroleh Pinjaman ke Bank

UKM Sulit Peroleh Pinjaman ke Bank

MEDAN – Pinjaman bank nampaknya masih belum akrab dengan kalangan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Pasalnya, pelaku UKM jarang sekali memiliki asset yang bisa dijadikan sebagai agunan untuk memperoleh kredit modal usaha dari perbankan.
Ketua UKM Center, Denny Faisal Mirza, mengatakan, pelaku UKM kesulitan mendapatkan pinjaman modal karena tidak memiliki agunan yang bisa dijaminkan seperti surat (sertifikat) tanah. “Malah, kebanyakan mereka masih mengontrak,” kata Denny.

Ia menambahkan, ada juga pelaku UKM yang berhasil mendapatkan pinjaman. Namun biasanya jumlahnya kecil karena volume usaha mereka juga kecil. Pinjaman seperti itu, kata Denny, belum bisa membantu permodalan untuk membuat usahanya agar lebih maju.

Denny tidak menampik ada juga pelaku UKM yang bisa mendapatkan bantuan modal karena bergabung dalam perkumpulan atau organisasi UKM yang mendapat bantuan, misalnya dari dana-dana CSR perusahaan.

Kepala Bidang Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Regional Sumut dan Aceh, Mikael Budisatrio mengatakan, pertumbuhan usaha mikro di perbankan Sumut tumbuh sebesar 47,95% pada 2011. Namun, usaha kecil pertumbuhannya memang sedikit lambat, hanya 14,48% dan pertumbuhan usaha mikro dan kecil sebesar 22,84%.

0
Like
Save

Comments

Leave a Reply