Komunitas Air Mata Guru Sumatera Utara, suatu komunitas peduli pendidikan yang aktif mengawasi pelaksanaan UN, kembali melansir temuan kecurangan dalam pelaksanaan UN untuk tingkat SMA Sederajat yang mulai Senin (22/3). Kali ini dalam bentuk kunci jawaban yang dijual per paket dengan harga Rp 700 ribu – Rp 1,5 juta.
Demikian disampaikan Pembina Komunitas Air Mata Guru Sumut, Denni Saragih, siang tadi. Dijelaskannya, kunci jawaban sudah beredar sejak Minggu (21/3) sore lewat SMS. Kunci jawaban itu antara lain untuk mata pelajaran Biologi, Sosiologi dan Bahasa Indonesia. Untuk mendapatkan kunci jawaban ini, harus dipesan tiga hari sebelum ujian.
Namun Denni tidak menjelaskan di sekolah mana kecurangan itu terjadi. “Enggak bisa saya sebutkan oknumnya, yang pasti tahun ini kami membuktikan bahwa kebocoran soal bukan hanya omong kosong,” katanya. Kunci jawaban itu, katanya, memang sama dengan soal-soal yang diujikan pada UN hari pertama. Modusnya masih sama, melibatkan oknum orang dalam dari kalangan guru, kepala sekolah maupun pengawas di sekolah tertentu.
Inpektorat Jenderal Pendidikan Nasional Depediknas Husein Manalu saat meninjau UN di SMAN I Medan, mengatakan, pihaknya akan segera menelusuri isu tersebut. Sejauh ini, pihaknya belum menemukan indikasi kebocoran soal UN.
Kadisdik Kota Medan Drs Hasan Basri mengatakan Komunitas Air Mata Guru harus bisa mempertanggungjawabkan temuan tersebut. “Silakan lapor ke BNSP (Badan Nasional Standar Pendidikan) dan bila perlu lapor ke polisi,” kata Hasan.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












