Wartawan Metro 24 Jam Kritis Dianiaya Preman
07/03/2010 in Medan Talk
Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini menimpa seorang jurnalis salah satu harian surat kabar terbitan lokal. Akibat penganiayaan yang dilakukan dua orang preman, korban mengalami luka serius dan terpaksa menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Hingga Minggu siang, kondisi Dedek Mohan Basyri Hasibuan, wartawan surat kabar Metro 24 Jam, harian terbitan Medan yang konsentrasi pada berita-berita kriminal, masih terbaring lemah di ruang Baiduri 301, Rumah Sakit Permata Bunda, pasca menjalani operasi untuk mengobati luka serius di bagian kepala dan rahang.
Penganiayaan terhadap korban sendiri terjadi Sabtu (6/3) malam di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan persis di pertigaan Jalan HM Jhoni. Saat itu korban yang hendak pulang berpapasan dengan dua pelaku yang salah satunya dikenal dengan sebutan Ucok Kribo.
Tanpa sebab jelas secara tiba-tiba korban dianiaya dan dipukul dengan menggunakan botol sehingga mengakibatkan luka serius di bagian kepala. Korban menduga aksi penganiayaan terjadi karena kedua pelaku tersinggung dengan pemberitaan yang dibuat korban terkait maraknya aksi premanisme di Kota Medan.
“Peristiwa terjadi Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB itu. Di sebuah warung kelontong di persimpangan Jalan Sisingamangaraja dan Jalan HM Jhoni, aku dihampiri seorang bernama Ucok Kribo. Ia menghardik dan mempersoalkan pemberitaan preman yang kutulis,” kata Dedek.
Setelah itu, pelaku bersama temannya langsung mengayunkan tiga botol minuman keras ke kepala korban. Bahkan, salah satu botol yang pecah lantas ditusukkannya ke bagian telinga kiri Dedek. Pelaku lalu kabur.
Kabid Humas Poldasu, Kombes Baharuddin Jafar saat menjenguk korban di RS mengatakan, kejadian ini harus ditindaklanjuti pihak Poltabes dan rekan-rekan jurnalis harus memaksa agar Kapoltabes secepatnya menyelesaikan masalah ini.
“Minta Kapoltabes agar kasus ini diselesaikan secepatnya,” ujarnya. Kasus ini sendiri telah dilaporkan kepada pihak kepolisian sektor Medan Kota, namun hingga kini belum diperoleh keterangan atas kasus tersebut. Kini petugas masih melakukan penyelidikan.
Popularity: 2% [?]












INDAH JAYA PUTRA said on 12/01/2012
nazibmul la kuli tinta klau tukang pitnah wajar di pecahkan kepalanya sikat terus bang UCOK kluar dari lembaga keluarkan ususnya;.aku tingal nungu wartawan metro 24 yg kodenya R kejam kali berita kamu itu R pasti kubalas.
wakdul said on 16/02/2012
Itu akibatnya kalo ngikutin kemauan Kepala Redaksi….Konsekwensi akut…:D