Satu terobosan dilakukan oleh ilmuwan Amerika. Setelah melakukan studi dan kajian mendalam terhadap wortel, mereka berhasil menciptakan wortel rekayasa genetik yang mengandung kalsium tambahan. Wortel ini “diciptakan” untuk menambah asupan kalsium yang bisa membantu mengurangi dampak osteoporosis.
Kandungan kalsium pada wortel rekayasa ini melebihi standar wortel biasa. Namun masih dibutuhkan sejumlah pengujian akan kemungkinan efek samping dan terhadap kesehatan dalam jangka panjang.
Para ilmuwan berharap banyak terhadap khasiat wortel rekayasa ini yang mungkin suatu saat nanti akan menawarkan cara sehat untuk mengonsumsi mineral dalam jumlah yang cukup.
Selama ini susu merupakan sumber utama asupan kalsium pada makanan. Tetapi banyak orang yang alergi atau tak suka meminum susu. Lewat wortel yang yang telah dilakukan perubahan terarah pada gennya, memungkinkan sayuran itu menyerap lebih banyak kalsium dalam selaputnya. Dan bisa menjadi alternatif terbaik untuk menanggulangi kekurangan asupan kalsium.
Walau terdengar luar biasa, ini bukanlah penelitian pertama terhadap rekayasa wortel. Warna oranye pada wortel sebenarnya merupakan hasil budidaya “rekayasa” orang-orang Belanda sekitar abad ke-17, dengan tujuan meningkatkan rasa nasionalis mereka yang mendukung dinasti Orange!
Wortel juga bukan sayur pertama dipermak secara genetika demi kepentingan kesehatan. Rekayasa genetika sudah dilakukan pada jenis tanaman sayur lain seperti kentang yang direkayasa agar tidak terlalu menyerap minyak saat digoreng. Penelitian sejenis juga diterapkan pada brokoli, sehingga sayur ini mengandung lebih banyak sulforaphane (bahan kimia kemungkinan bisa mencegah kanker).* (berbagai sumber)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail










