2018, Railink Targetkan Double Track Selesai, Perjalanan KA ke Kualanamu Lebih Cepat . Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto mengatakan pihaknya sedang proses menyelesaikan jalur tambahan (double track) kereta api menuju Bandara International Kualanamu Airport (KNIA). . Saat ini, Railink hanya memiliki single track yang menyebabkan saat dua kereta api dari dan ke KNIA beroperasi, maka satu diantaranya harus berhenti 3-5 menit di lintasan. . Bandara Railink pertama ada di Medan. Kami launching belum sepenuhnya sempurna. Karena baru memiliki single track. Sehingga kita main prioritas. Kereta (KA) tujuan Medan-KNIA diutamakan lewat lebih dulu, karena asumsinya orang punya tiket pesawat, jadi jangan sampai terlambat,” ujarnya, di sela-sela MoU dengan Uber, kemarin (27/10/2017). . Untuk itu, PT Railink, kata Heru sedang membangun double track untuk mengatasi persoalan yang ada saat ini. “In sya Allah tahun depan bisa dioperasikan,” tegasnya. . Dengan operasional double track ini nantinya, diharapkan tidak ada lagi momen kereta api harus berhenti karena persilangan. . “Dengan begitu waktu tempuh menuju dan dari Kualanamu tak membutuhkan waktu hingga 30 menit, namun bisa menjadi 20 menit,” jelasnya. . Tak hanya itu, Heru jug menjelaskan pihaknya sedang dalam bandara melalui jalur layang KA atau elevator track yang lebih panjang dari yang ada di Jakarta, sekira sepanjang 8 Km. . “Akan menyelesaikan 23 titik padat dengan elevator track. Tidak hanya di Medan, tapi di luar kota. Tahun 2019 akan diteruskan ke binjai sepanjang 23 Km,” ungkapnya. Pihaknya juga akan membangun stasiun baru di Binjai. “Perkembangan ekonomi bagus di sana (Binjai),” pungkasnya. (nin/pojoksumut) Sumber : http://sumut.pojoksatu.id/2017/10/28/2018-railink-targetkan-double-track-selesai-perjalanan-ka-ke-kualanamu-lebih-cepat/

2018, Railink Targetkan Double Track Selesai, Perjalanan KA ke Kualanamu Lebih Cepat
.
Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto mengatakan pihaknya sedang proses menyelesaikan jalur tambahan (double track) kereta api menuju Bandara International Kualanamu Airport (KNIA).
.
Saat ini, Railink hanya memiliki single track yang menyebabkan saat dua kereta api dari dan ke KNIA beroperasi, maka satu diantaranya harus berhenti 3-5 menit di lintasan.
.

Bandara Railink pertama ada di Medan. Kami launching belum sepenuhnya sempurna. Karena baru memiliki single track. Sehingga kita main prioritas. Kereta (KA) tujuan Medan-KNIA diutamakan lewat lebih dulu, karena asumsinya orang punya tiket pesawat, jadi jangan sampai terlambat,” ujarnya, di sela-sela MoU dengan Uber, kemarin (27/10/2017).
.
Untuk itu, PT Railink, kata Heru sedang membangun double track untuk mengatasi persoalan yang ada saat ini. “In sya Allah tahun depan bisa dioperasikan,” tegasnya.
.
Dengan operasional double track ini nantinya, diharapkan tidak ada lagi momen kereta api harus berhenti karena persilangan.
.
“Dengan begitu waktu tempuh menuju dan dari Kualanamu tak membutuhkan waktu hingga 30 menit, namun bisa menjadi 20 menit,” jelasnya.
.
Tak hanya itu, Heru jug menjelaskan pihaknya sedang dalam bandara melalui jalur layang KA atau elevator track yang lebih panjang dari yang ada di Jakarta, sekira sepanjang 8 Km.
.
“Akan menyelesaikan 23 titik padat dengan elevator track. Tidak hanya di Medan, tapi di luar kota. Tahun 2019 akan diteruskan ke binjai sepanjang 23 Km,” ungkapnya.

Pihaknya juga akan membangun stasiun baru di Binjai. “Perkembangan ekonomi bagus di sana (Binjai),” pungkasnya. (nin/pojoksumut)

Sumber : http://sumut.pojoksatu.id/2017/10/28/2018-railink-targetkan-double-track-selesai-perjalanan-ka-ke-kualanamu-lebih-cepat/
#Medan #Berita #Railink #KeretaApi #MedanTalk

[if-embed-video]

Video posted

[/if-embed-video]

Photo taken at: North Sumatra

Lihat ini diInstagram @medantalk ⇒

Cari LowonganKerja -Medan diInstagram @karirgram atau website www.karirgram.com ⇒

Browse info cara pasang iklan di web www.MedanTalk.com

Leave a Reply