Akhir bulan lalu Kota Medan mencekam akibat bentrokan dua ormas pemuda. Menko Polhukam Luhut Pandjaitan menyatakan negara bersikap tegas pada ormas-ormas tersebut. “Pemerintah tidak boleh diatur preman-preman! Pemerintah harus bisa mendisiplinkan bangsa,” ujar Luhut dalam acara Coffee Morning dengan beberapa media di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (12/2/2016). Menurut Luhut, pemerintah akan membekukan ormas tersebut bila melanggar. Ormas harus menghormati UU jika ingin tetap tinggal di Indonesia. “Hak demokrasimu kami hormati, tapi harus patuh UU. Kalau tidak suka, keluar dari Indonesia,” tandasnya. Dua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Pemuda Pancasila dengan OKP Ikatan Pemuda Karya terlibat bentrok di Medan pada (30/1/2016) hingga menewaskan satu orang dan membuat Medan mencekam. Polisi telah menetapkam tersengka atas kasus ini. Sumber: detik.com

Medan Talk: Akhir bulan lalu Kota Medan mencekam akibat bentrokan dua ormas pemuda. Menko Polhukam Luhut Pandjaitan menyatakan negara bersikap tegas pada ormas-ormas tersebut. “Pemerintah tidak boleh diatur preman-preman! Pemerintah harus bisa mendisiplinkan bangsa,” ujar Luhut dalam acara Coffee Morning dengan beberapa media di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (12/2/2016). Menurut Luhut, pemerintah akan membekukan ormas tersebut bila melanggar. Ormas harus menghormati UU jika ingin tetap tinggal di Indonesia. “Hak demokrasimu kami hormati, tapi harus patuh UU. Kalau tidak suka, keluar dari Indonesia,” tandasnya.

Dua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Pemuda Pancasila dengan OKP Ikatan Pemuda Karya terlibat bentrok di Medan pada (30/1/2016) hingga menewaskan satu orang dan membuat Medan mencekam. Polisi telah menetapkam tersengka atas kasus ini.
Sumber: detik.com

View in Instagram ⇒

Follow social Media kami Instagram @MedanTalk ; Twitter @Medan

Leave a Reply