Bali – Polisi menembak mati seorang WN Prancis bernama Amokrane Sabet. Dia terpaksa diberondong tembakan karena menusuk seorang anggota polisi hingga tewas. Siapa dia sebenarnya Nama Sabet pernah tercatat sebagai petarung di Mixed Martial Arts (MMA). Nama bekennya adalah ‘Kiane’ Sabet. Dalam video pertarungan di YouTube, terlihat badannya yang berotot dan gempal. Dia juga kerap bertarung dengan beringas di dalam ring. Dalam catatan pertarungan yang dikutip dari sherdog.com, dia pernah menang sekali dan kalah tiga kali dalam pertarungan. Belum jelas, bagaimana dia akhirnya bisa berada di Bali. Kabid Humas Polda Bali Komnas Hery Wiyanto menyatakan, izin tinggal Sabet di Bali sebetulnya habis pada 27 September 2015. Selama tinggal di Bali, dia kerap berbuat onar. Banyak warga yang resah dibuatnya. “Berdasarkan laporan itu, Polsek menindaklanjuti, memanggil dengan melayangkan surat panggilan sebanyak dua kali,” kata Hery saat dihubungi detikcom, Senin (2/5/2016). Namun surat panggilan itu dirobek oleh Sabet. Padahal pemanggilan itu cuma mau diinterogasi. Sehingga, lanjutnya, karena sudah meresahkan masyarakat seperti makan di warung tidak bayar dan sebagainya, polisi juga ingin membantu pihak Imigrasi untuk melakukan deportasi. “Tetapi setelah kita lakukan negosiasi kemudian kita perintahkan anggota sekitar 25 orang, karena kita tahu bahwa bule ini bringas, temperamen dan sebagainya,” tambahnya. Polisi kemudian bernegosiasi untuk membawa Sabet, tapi bule itu keras kepala dan membawa senjata tajam untuk ancam anggota. “Anggota masih negosiasi terus, kemudian dia (bule) ngejar anggota dengan menggunakan sajam, anggota jatuh kemudian ditusuk 8 kali tikaman, dibawa ke rumah sakit kemudian meninggal dunia,” paparnya. Anggota polisi yang gugur itu adalah Brigadir Anak Agung Sugiarta, anggota Polsek Kuta Utara. “Kemudian, pelaku ini ditembak anggota Brimob, menyebabkan meninggal dunia,” ujarnya. Sumber detiknews

Medan Talk: Bali – Polisi menembak mati seorang WN Prancis bernama Amokrane Sabet. Dia terpaksa diberondong tembakan karena menusuk seorang anggota polisi hingga tewas. Siapa dia sebenarnya

Nama Sabet pernah tercatat sebagai petarung di Mixed Martial Arts (MMA). Nama bekennya adalah ‘Kiane’ Sabet. Dalam video pertarungan di YouTube, terlihat badannya yang berotot dan gempal. Dia juga kerap bertarung dengan beringas di dalam ring.

Dalam catatan pertarungan yang dikutip dari sherdog.com, dia pernah menang sekali dan kalah tiga kali dalam pertarungan. Belum jelas, bagaimana dia akhirnya bisa berada di Bali.

Kabid Humas Polda Bali Komnas Hery Wiyanto menyatakan, izin tinggal Sabet di Bali sebetulnya habis pada 27 September 2015. Selama tinggal di Bali, dia kerap berbuat onar. Banyak warga yang resah dibuatnya. “Berdasarkan laporan itu, Polsek menindaklanjuti, memanggil dengan melayangkan surat panggilan sebanyak dua kali,” kata Hery saat dihubungi detikcom, Senin (2/5/2016). Namun surat panggilan itu dirobek oleh Sabet. Padahal pemanggilan itu cuma mau diinterogasi. Sehingga, lanjutnya, karena sudah meresahkan masyarakat seperti makan di warung tidak bayar dan sebagainya, polisi juga ingin membantu pihak Imigrasi untuk melakukan deportasi. “Tetapi setelah kita lakukan negosiasi kemudian kita perintahkan anggota sekitar 25 orang, karena kita tahu bahwa bule ini bringas, temperamen dan sebagainya,” tambahnya.

Polisi kemudian bernegosiasi untuk membawa Sabet, tapi bule itu keras kepala dan membawa senjata tajam untuk ancam anggota. “Anggota masih negosiasi terus, kemudian dia (bule) ngejar anggota dengan menggunakan sajam, anggota jatuh kemudian ditusuk 8 kali tikaman, dibawa ke rumah sakit kemudian meninggal dunia,” paparnya.

Anggota polisi yang gugur itu adalah Brigadir Anak Agung Sugiarta, anggota Polsek Kuta Utara. “Kemudian, pelaku ini ditembak anggota Brimob, menyebabkan meninggal dunia,” ujarnya.
Sumber detiknews

View in Instagram ⇒

Follow social Media kami Instagram @MedanTalk ; Twitter @Medan

Leave a Reply