Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan terlantar di Jalan Sudirman persis di depan rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara. Bayi tersebut ditemukan, Sabtu (12/3/2016) sekitar pukul 06.15 WIB dalam kondisi sebagian tubuhnya sudah keluar dari kain pembungkus. Tumiar Sinaga yang menemukan bayi itu menceritakan, sebelum dirinya menemukan bayi malang tersebut saat berkendara dengan sepeda motornya. Ia melihat ada tas belanja merek Easecox yang jatuh di Jalan Sudirman persis di depan rumah Dinas Gubernur Sumut. . “Saya pikir itu tas punya orang yang jatuh. Lalu saya turun untuk melihat tas tersebut. Saat saya melihat, ternyata di dalamnya ada seorang bayi dibungkus kain merah dan masih berdarah. Tali pusarnya diikat dengan karet,” katanya seraya menyatakan bayi malang itu berjenis kelamin laki-laki. Dia mengaku kondisi bayi tersebut sudah lemas. “Kemungkinan bayi itu sudah setengah jam dibuang oleh orangtuanya,” ujar Tumiar. ‪Melihat hal itu, Tumiar langsung tergerak hatinya untuk membawa bayi malang tersebut ke rumah sakit. . “Saat itu saya sudah mencoba memberhentikan para pengguna jalan yang melintas untuk membantu saya mengantarkan bayi tersebut ke rumah sakit. Tapi tidak ada satupun yang berhenti. Mungkin karena situasi masih sangat gelap saat itu,” ucapnya. Tapi, kata Tumiar, setelah beberapa menit ada tukang becak dengan dua orang perempuan, dirinya meminta tolong untuk membawa bayi itu ke Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Sekitar pukul 06.22 WIB, ia dan tukang becak beserta penumpangnya tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit Santa Elisabeth dan bayi itu diterima oleh perawat yang dinas malam, Ropita boru Purba.‬ “Bayi diterima dengan baik sesuai prosedur yang berlaku di bagian IGD,” kata Tumiar menirukan ucapan perawat yang menerima bayi tersebut. Setelah itu, sambung Tumiar, dirinya menyerahkan sepenuhnya bayi laki-laki itu ia serahkan kepada perawat IGD supaya dirawat dengan baik sesuai kebutuhan bayi

Medan Talk: Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan terlantar di Jalan Sudirman persis di depan rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara.
Bayi tersebut ditemukan, Sabtu (12/3/2016) sekitar pukul 06.15 WIB dalam kondisi sebagian tubuhnya sudah keluar dari kain pembungkus.

Tumiar Sinaga yang menemukan bayi itu menceritakan, sebelum dirinya menemukan bayi malang tersebut saat berkendara dengan sepeda motornya. Ia melihat ada tas belanja merek Easecox yang jatuh di Jalan Sudirman persis di depan rumah Dinas Gubernur Sumut.
.
“Saya pikir itu tas punya orang yang jatuh. Lalu saya turun untuk melihat tas tersebut. Saat saya melihat, ternyata di dalamnya ada seorang bayi dibungkus kain merah dan masih berdarah. Tali pusarnya diikat dengan karet,” katanya seraya menyatakan bayi malang itu berjenis kelamin laki-laki.

Dia mengaku kondisi bayi tersebut sudah lemas. “Kemungkinan bayi itu sudah setengah jam dibuang oleh orangtuanya,” ujar Tumiar. ‪Melihat hal itu, Tumiar langsung tergerak hatinya untuk membawa bayi malang tersebut ke rumah sakit.
.
“Saat itu saya sudah mencoba memberhentikan para pengguna jalan yang melintas untuk membantu saya mengantarkan bayi tersebut ke rumah sakit. Tapi tidak ada satupun yang berhenti. Mungkin karena situasi masih sangat gelap saat itu,” ucapnya.

Tapi, kata Tumiar, setelah beberapa menit ada tukang becak dengan dua orang perempuan, dirinya meminta tolong untuk membawa bayi itu ke Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan.

Sekitar pukul 06.22 WIB, ia dan tukang becak beserta penumpangnya tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit Santa Elisabeth dan bayi itu diterima oleh perawat yang dinas malam, Ropita boru Purba.‬ “Bayi diterima dengan baik sesuai prosedur yang berlaku di bagian IGD,” kata Tumiar menirukan ucapan perawat yang menerima bayi tersebut.

Setelah itu, sambung Tumiar, dirinya menyerahkan sepenuhnya bayi laki-laki itu ia serahkan kepada perawat IGD supaya dirawat dengan baik sesuai kebutuhan bayi

View in Instagram ⇒

Follow social Media kami Instagram @MedanTalk ; Twitter @Medan

Leave a Reply