Cara “Unlock” Modem Bolt untuk Dipasangi Kartu SIM Operator Lain . Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi menghentikan layanan PT Internux (Bolt) pada frekuensi 2,3 GHz, 28 Desember 2018 lalu. . Meski layanan 4G LTE operator tersebut telah dihentikan, pengguna modem Bolt masih bisa menggunakan perangkat tersebut dengan kartu SIM operator lain. . Syaratnya, perangkat tersebut harus terlebih dahulu proses “unlock” alias pembukaan kunci SIM card. . Di situs resminya, Bolt menjelaskan cara untuk melakukan unlock di sejumlah modem besutannya. Namun, tak semua tipe modem bisa langsung di-unlock. . Beberapa tipe modem dapat di-unlock dengan memakai software yang disediakan secara resmi oleh Bolt. . Sejumlah modem lain dibuka dengan software yang mesti dicari sendiri oleh pengguna, atau diistilahkan sebagai “open market” oleh Bolt. Sebagian lainnya ada yang sudah datang dalam keadaan unlocked. . Ada pula yang tak bisa di-unlock sama sekali, seperti modem jenisHelios (BL100) atau memiliki keterbatasan macam modem/router tipe Taurus yang hanya mendukung jaringan 4G LTE TDD milik operator seluler Smartfren. . Sedangkan untuk software unlock yang tersedia di Open Market, pelanggan diharapkan untuk berhati-hati agar perangkat terhindar dari kerusakan. . Sumber : https://tekno.kompas.com/read/2019/01/07/12150057/cara-unlock-modem-bolt-untuk-dipasangi-kartu-sim-operator-lain

Cara “Unlock” Modem Bolt untuk Dipasangi Kartu SIM Operator Lain
.
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi menghentikan layanan PT Internux (Bolt) pada frekuensi 2,3 GHz, 28 Desember 2018 lalu.
.
Meski layanan 4G LTE operator tersebut telah dihentikan, pengguna modem Bolt masih bisa menggunakan perangkat tersebut dengan kartu SIM operator lain.
.
Syaratnya, perangkat tersebut harus terlebih dahulu proses “unlock” alias pembukaan kunci SIM card.
.
Di situs resminya, Bolt menjelaskan cara untuk melakukan unlock di sejumlah modem besutannya. Namun, tak semua tipe modem bisa langsung di-unlock.
.
Beberapa tipe modem dapat di-unlock dengan memakai software yang disediakan secara resmi oleh Bolt.
.
Sejumlah modem lain dibuka dengan software yang mesti dicari sendiri oleh pengguna, atau diistilahkan sebagai “open market” oleh Bolt. Sebagian lainnya ada yang sudah datang dalam keadaan unlocked.
.
Ada pula yang tak bisa di-unlock sama sekali, seperti modem jenisHelios (BL100) atau memiliki keterbatasan macam modem/router tipe Taurus yang hanya mendukung jaringan 4G LTE TDD milik operator seluler Smartfren.
.
Sedangkan untuk software unlock yang tersedia di Open Market, pelanggan diharapkan untuk berhati-hati agar perangkat terhindar dari kerusakan.
.
Sumber : https://tekno.kompas.com/read/2019/01/07/12150057/cara-unlock-modem-bolt-untuk-dipasangi-kartu-sim-operator-lain

Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi memberhentikan penggunaan pita frekuensi 2,3 Ghz untuk PT Internux, PT First Media Tbk., dan PT Jasnita Telekomindo. Artinya, layanan Bolt mulai hari ini tidak bisa lagi beroperasi. . Pengakhiran penggunaan pita frekuensi tersebut dilakukan karena ketiga operator tidak dapat memenuhi kewajibannya membayar biaya Hak Penggunaan (BHP) Spektrum Frekuensi Radio kepada negara. . Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo Ismail mengungkapkan pengakhiran penggunaan pita frekuensi 2,3 Ghz ketiga operator tidak serta merta menghapus kewajiban untuk melunasi utang BHP. . Proses penagihan tunggakan tersebut selanjutnya akan dilimpahkan dan diproses lebih lanjut oleh Kementerian Keuangan sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujarnya, Jumat (28/12). . Terkait layanan yang dioperasikan oleh PT Internux dan PT First Media Tbk., Kominfo telah melakukan pemantauan pada 20 November 2018 terdapat 10.169 pelanggan aktif yang nilai kuotanya di atas Rp100 ribu. Pantauan kembali pada 25 Desember 2018 hanya tinggal tersisa 5.056 pelanggan aktif yang kuotanya melebihi nilai Rp100 ribu. . “Kondisi tersebut menunjukkan adanya penurunan signifikan sehingga hari ini merupakan saat yang tepat untuk mengakhiri penggunaan frekuensi 2,3Ghz untuk meminimalisir dampak kerugian bagi pelanggan kedua operator,” papar Ismail. . Menanggapi pemberhentian layanan, PT Internux pemilik Bolt mengungkapkan segala hak pelanggan akan tetap dipenuhi oleh perusahaan Direktur Utama PT Internux Dicky Mochtar memastikan, meski layanan 4G LTE perusahaan telah berhenti, segala hak pelanggan akan tetap dipenuhi perusahaan. . “Kami sudah menerima Surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika terkait hal ini. Menyikapi surat tersebut, BOLT mendukung keputusan Kominfo dan sepenuhnya bekerjasama untuk menyesuaikan layanan 4G LTE di Jabodetabek, Banten dan Medan terhitung sejak diterimanya Surat Keputusan tersebut. BOLT tetap mengutamakan kepentingan dan pemenuhan hak Pelanggan setianya,” tegas Dicky. . Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20181228113636-213-356982/kominfo-berhentikan-layanan-bolt-m

Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi memberhentikan penggunaan pita frekuensi 2,3 Ghz untuk PT Internux, PT First Media Tbk., dan PT Jasnita Telekomindo. Artinya, layanan Bolt mulai hari ini tidak bisa lagi beroperasi.
.
Pengakhiran penggunaan pita frekuensi tersebut dilakukan karena ketiga operator tidak dapat memenuhi kewajibannya membayar biaya Hak Penggunaan (BHP) Spektrum Frekuensi Radio kepada negara.
.
Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo Ismail mengungkapkan pengakhiran penggunaan pita frekuensi 2,3 Ghz ketiga operator tidak serta merta menghapus kewajiban untuk melunasi utang BHP.
.
Proses penagihan tunggakan tersebut selanjutnya akan dilimpahkan dan diproses lebih lanjut oleh Kementerian Keuangan sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujarnya, Jumat (28/12).
.
Terkait layanan yang dioperasikan oleh PT Internux dan PT First Media Tbk., Kominfo telah melakukan pemantauan pada 20 November 2018 terdapat 10.169 pelanggan aktif yang nilai kuotanya di atas Rp100 ribu. Pantauan kembali pada 25 Desember 2018 hanya tinggal tersisa 5.056 pelanggan aktif yang kuotanya melebihi nilai Rp100 ribu.
.
“Kondisi tersebut menunjukkan adanya penurunan signifikan sehingga hari ini merupakan saat yang tepat untuk mengakhiri penggunaan frekuensi 2,3Ghz untuk meminimalisir dampak kerugian bagi pelanggan kedua operator,” papar Ismail.
.
Menanggapi pemberhentian layanan, PT Internux pemilik Bolt mengungkapkan segala hak pelanggan akan tetap dipenuhi oleh perusahaan
Direktur Utama PT Internux Dicky Mochtar memastikan, meski layanan 4G LTE perusahaan telah berhenti, segala hak pelanggan akan tetap dipenuhi perusahaan.
.
“Kami sudah menerima Surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika terkait hal ini. Menyikapi surat tersebut, BOLT mendukung keputusan Kominfo dan sepenuhnya bekerjasama untuk menyesuaikan layanan 4G LTE di Jabodetabek, Banten dan Medan terhitung sejak diterimanya Surat Keputusan tersebut. BOLT tetap mengutamakan kepentingan dan pemenuhan hak Pelanggan setianya,” tegas Dicky.
.
Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20181228113636-213-356982/kominfo-berhentikan-layanan-bolt-m