Penertiban para pedagang kaki lima yang biasa menggelar dagangannya diseputara lapangan stadion teladan medan sore ini 18/09/2018 sekitar pukul 15.00 wib ditertibakan oleh satpol PP kota Medan. . Para pedagang sempat melakukan penolakan terhadap petugas yang sedang melakukan penertiban bangunannya. . Salah satu kantor organisasi juga ditertibakan oleh satpol pp dan seorang pria turut diamankan karena menolak penertiban tersebut. . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Penertiban para pedagang kaki lima yang biasa menggelar dagangannya diseputara lapangan stadion teladan medan sore ini 18/09/2018 sekitar pukul 15.00 wib ditertibakan oleh satpol PP kota Medan.
.
Para pedagang sempat melakukan penolakan terhadap petugas yang sedang melakukan penertiban bangunannya.
.
Salah satu kantor organisasi juga ditertibakan oleh satpol pp dan seorang pria turut diamankan karena menolak penertiban tersebut.
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Tempat Pemakaman Wakaf I di Jalan Pinang Baris, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, mendadak ramai didatangi warga, Kamis (1/3/2018) siang. . Pasalnya, salah satu makam warga setempat yang diketahui bernama M Ridwan Siregar dibongkar oleh anaknya sendiri, Andika P Siregar. . Pembongkaran makam yang baru seminggu dikuburkan tersebut dilakukan sang anak lantaran merasa penasaran kalau orang tuanya masih hidup. Sebab, adik Andika, Dwi Pratiwi Siregar kerap didatangi oleh arwah mendiang ayahnya di dalam mimpi beberapa hari belakangan. . Kapolsek Medan Sunggal Kompol Wira Prayatna membenarkan pembongkaran makam tersebut. Kata dia, sebelumnya sang anak telah memberitahukan kepada pihaknya. . “Jadi, pada pukul 09.30 WIB pihak keluarga Andika P Siregar (anak almarhum) mendatangi Polsek Medan Sunggal untuk memberitahukan rencana pembongkaran/penggalian kuburan orang tuanya yang sudah hampir seminggu dikebumikan. Sebab, setelah almarhum dikebumikan salah satu anak perempuannya (Dwi Pratiwi Siregar) selalu bermimpi bahwa orang tuanya masih hidup,” ungkap Wira. . Lantas, sambung dia, selanjutnya beberapa personil menuju lokasi pekuburan sekira pukul 10.20 WIB. Oleh petugas, memberikan penjelasan bersama warga kepada pihak almarhum mengenai rencana keluarga untuk membongkar kuburan. . Pihak keluarga anak almarhum membuat surat pernyataan tidak keberatan untuk dilakukan pembongkaran makam orang tuanya untuk memastikan apakah masih hidup. . “Ternyata, setelah dilakukan penggalian dengan ke dalam setengah meter langsung mengeluarkan bau busuk atau aroma tidak sedap dari dalam kuburan. Akibatnya, penggalian tidak dilanjutkan dan petugas penggali kuburan langsung menutup kembali,” jelas Wira. . Ia menambahkan, setelah mengetahui bahwa hal tersebut para warga yang menyaksikan pun meninggalkan lokasi. Kemudian, makam yang dibongkar dirapikan kembali. (fir/pojoksumut) . Sumber : http://sumut.pojoksatu.id/2018/03/01/penasaran-didatangi-dalam-mimpi-masih-hidup-anak-bongkar-makam-ayahnya/

Tempat Pemakaman Wakaf I di Jalan Pinang Baris, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, mendadak ramai didatangi warga, Kamis (1/3/2018) siang.
.
Pasalnya, salah satu makam warga setempat yang diketahui bernama M Ridwan Siregar dibongkar oleh anaknya sendiri, Andika P Siregar.
.
Pembongkaran makam yang baru seminggu dikuburkan tersebut dilakukan sang anak lantaran merasa penasaran kalau orang tuanya masih hidup. Sebab, adik Andika, Dwi Pratiwi Siregar kerap didatangi oleh arwah mendiang ayahnya di dalam mimpi beberapa hari belakangan.
.
Kapolsek Medan Sunggal Kompol Wira Prayatna membenarkan pembongkaran makam tersebut. Kata dia, sebelumnya sang anak telah memberitahukan kepada pihaknya.
.
“Jadi, pada pukul 09.30 WIB pihak keluarga Andika P Siregar (anak almarhum) mendatangi Polsek Medan Sunggal untuk memberitahukan rencana pembongkaran/penggalian kuburan orang tuanya yang sudah hampir seminggu dikebumikan. Sebab, setelah almarhum dikebumikan salah satu anak perempuannya (Dwi Pratiwi Siregar) selalu bermimpi bahwa orang tuanya masih hidup,” ungkap Wira.
.
Lantas, sambung dia, selanjutnya beberapa personil menuju lokasi pekuburan sekira pukul 10.20 WIB. Oleh petugas, memberikan penjelasan bersama warga kepada pihak almarhum mengenai rencana keluarga untuk membongkar kuburan.
.
Pihak keluarga anak almarhum membuat surat pernyataan tidak keberatan untuk dilakukan pembongkaran makam orang tuanya untuk memastikan apakah masih hidup.
.
“Ternyata, setelah dilakukan penggalian dengan ke dalam setengah meter langsung mengeluarkan bau busuk atau aroma tidak sedap dari dalam kuburan. Akibatnya, penggalian tidak dilanjutkan dan petugas penggali kuburan langsung menutup kembali,” jelas Wira.
.
Ia menambahkan, setelah mengetahui bahwa hal tersebut para warga yang menyaksikan pun meninggalkan lokasi. Kemudian, makam yang dibongkar dirapikan kembali. (fir/pojoksumut)
.
Sumber : http://sumut.pojoksatu.id/2018/03/01/penasaran-didatangi-dalam-mimpi-masih-hidup-anak-bongkar-makam-ayahnya/