Hari Buruh May Day 01 May 2018 Kota Medan: Aksi unjukrasa dari berbagai aliansi buruh beserta mahasiswa dikota Medan hari ini untuk memperingati hari buruh international atau yang biasa disebut mayday 01/05/2018 yang terfokus di bundaran mayestik jalan Gatot Subroto Medan . Para massa aksi dan mahasiswa menuntut terkait kesejahteraan para buruh yang ada di Indonesia. . Untuk yang akan melintas daerah tersebut, silahkan menggunakan jalur alternatif lain guna menghindari kemacetan. . Like – Comment – Share •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Hari Buruh May Day 01 May 2018 Kota Medan: Aksi unjukrasa dari berbagai aliansi buruh beserta mahasiswa dikota Medan hari ini untuk memperingati hari buruh international atau yang biasa disebut mayday 01/05/2018 yang terfokus di bundaran mayestik jalan Gatot Subroto Medan
.
Para massa aksi dan mahasiswa menuntut terkait kesejahteraan para buruh yang ada di Indonesia.
.
Untuk yang akan melintas daerah tersebut, silahkan menggunakan jalur alternatif lain guna menghindari kemacetan.
.
Like – Comment – Share
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama.
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Ratusan massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Urara menggeruduk kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (6/2/2018). Aksi ini serentak dilakukan buruh di seluruh provinsi. Orator dari atas mobil komando mengatakan, sampai saat ini buruh masih ditindas. “Kami diperlakukan tidak adil di negara yang kaya raya ini. Buruh tidak diakui di negara ini. Buktinya buruh tidak sejahtera sampai saat ini. Pengusaha melakukan perbudakan di perusagaannya. Penguasa merampok uang rakyat, melalui korupsi,” kata Orator dari atas mobil komando. Bebberapa poin yang menjadi tuntutan mereka antara lain, 1 . Turunkan harga beras, listrik, BBM dan Sembako. 2. Tolak Impor Beras dan wujudkan kedaulatan pangan. 3. Cabut PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan

Ratusan massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Urara menggeruduk kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (6/2/2018). Aksi ini serentak dilakukan buruh di seluruh provinsi. Orator dari atas mobil komando mengatakan, sampai saat ini buruh masih ditindas. “Kami diperlakukan tidak adil di negara yang kaya raya ini. Buruh tidak diakui di negara ini. Buktinya buruh tidak sejahtera sampai saat ini. Pengusaha melakukan perbudakan di perusagaannya. Penguasa merampok uang rakyat, melalui korupsi,” kata Orator dari atas mobil komando.

Bebberapa poin yang menjadi tuntutan mereka antara lain,
1 . Turunkan harga beras, listrik, BBM dan Sembako.
2. Tolak Impor Beras dan wujudkan kedaulatan pangan.
3. Cabut PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan

MEDAN — Ratusan massa buruh menggeruduk Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Rabu (06/12/2017). Mereka menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya soal besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimun Kota (UMK) Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Medan, Jahotman Sitanggang mengatakan Gubsu harus menetapkan besaran UMK berdasar pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Dia bilang UMK Medan dan Deli Serdang belum ditetapkan pemerintah setempat. Namun mereka malah mendapat informasi UMK sebesar Rp 2.784.731 atau naik 10,12 % dan UMK Deli Serdang sebesar Rp 2.720.348 atau naik 9,17%. Pantauan di lokasi, banyaknya massa mengakibatkan Jalan Diponegoro ditutup. Arus lalu lintas dialihkan ke beberapa ruas jalan. (Yu) . Untuk teman – teman yang akan melintas dijalan Diponegono, sebaiknya mencari jalan alternatif lain guna menghindari kemacetan

MEDAN — Ratusan massa buruh menggeruduk Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Rabu (06/12/2017). Mereka menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya soal besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimun Kota (UMK)
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Medan, Jahotman Sitanggang mengatakan Gubsu harus menetapkan besaran UMK berdasar pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Dia bilang UMK Medan dan Deli Serdang belum ditetapkan pemerintah setempat. Namun mereka malah mendapat informasi UMK sebesar Rp 2.784.731 atau naik 10,12 % dan UMK Deli Serdang sebesar Rp 2.720.348 atau naik 9,17%. Pantauan di lokasi, banyaknya massa mengakibatkan Jalan Diponegoro ditutup. Arus lalu lintas dialihkan ke beberapa ruas jalan. (Yu)
.
Untuk teman – teman yang akan melintas dijalan Diponegono, sebaiknya mencari jalan alternatif lain guna menghindari kemacetan

MEDAN–Wacana Pemerintah yang akan menurunkan nilai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) ditolak mentah-mentah buruh di Sumut. Ratusan buruh FSPMI berunjum rasa di depan kantor Gubernur Sumut untuk menyampaikan tuntutan penolakan itu. Wacana itu menurut Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumut semakin mencekik buruh. Wacana itu membuat buruh harus membayar pajak berapapun upah yang mereka terima. Penurunan nilai PTKP mulai diwacanakan perintah melalui menteri keuangan. Aturan yang berlaku saat ini, batas maksimal penghasilan yang tidak kena pajak adalah Rp4,5 juta per bulan. Apabila batas tersebut diturunkan sehingga disesuaikan dengan UMP, maka akan semakin banyak masyarakat yang penghasilannya dikenai pajak. Sebab, tidak ada daerah dengan UMP mencapai Rp4,5 juta. Sampai sekarang unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumut, masuh berlangsung. Buruh FSPMI memblokir jalan sebagai bentuk protes mereka terhadap pemerintah yang dianggap tidak pro terhadap kesejahteraan buruh. (Yu

MEDAN–Wacana Pemerintah yang akan menurunkan nilai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) ditolak mentah-mentah buruh di Sumut. Ratusan buruh FSPMI berunjum rasa di depan kantor Gubernur Sumut untuk menyampaikan tuntutan penolakan itu.

Wacana itu menurut Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumut semakin mencekik buruh. Wacana itu membuat buruh harus membayar pajak berapapun upah yang mereka terima.

Penurunan nilai PTKP mulai diwacanakan perintah melalui menteri keuangan. Aturan yang berlaku saat ini, batas maksimal penghasilan yang tidak kena pajak adalah Rp4,5 juta per bulan. Apabila batas tersebut diturunkan sehingga disesuaikan dengan UMP, maka akan semakin banyak masyarakat yang penghasilannya dikenai pajak. Sebab, tidak ada daerah dengan UMP mencapai Rp4,5 juta.

Sampai sekarang unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumut, masuh berlangsung. Buruh FSPMI memblokir jalan sebagai bentuk protes mereka terhadap pemerintah yang dianggap tidak pro terhadap kesejahteraan buruh. (Yu

MEDAN–Wacana Pemerintah yang akan menurunkan nilai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) ditolak mentah-mentah buruh di Sumut. Ratusan buruh FSPMI berunjum rasa di depan kantor Gubernur Sumut untuk menyampaikan tuntutan penolakan itu. Wacana itu menurut Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumut semakin mencekik buruh. Wacana itu membuat buruh harus membayar pajak berapapun upah yang mereka terima. Penurunan nilai PTKP mulai diwacanakan perintah melalui menteri keuangan. Aturan yang berlaku saat ini, batas maksimal penghasilan yang tidak kena pajak adalah Rp4,5 juta per bulan. Apabila batas tersebut diturunkan sehingga disesuaikan dengan UMP, maka akan semakin banyak masyarakat yang penghasilannya dikenai pajak. Sebab, tidak ada daerah dengan UMP mencapai Rp4,5 juta. Sampai sekarang unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumut, masuh berlangsung. Buruh FSPMI memblokir jalan sebagai bentuk protes mereka terhadap pemerintah yang dianggap tidak pro terhadap kesejahteraan buruh. (Yu

MEDAN–Wacana Pemerintah yang akan menurunkan nilai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) ditolak mentah-mentah buruh di Sumut. Ratusan buruh FSPMI berunjum rasa di depan kantor Gubernur Sumut untuk menyampaikan tuntutan penolakan itu.
Wacana itu menurut Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumut semakin mencekik buruh. Wacana itu membuat buruh harus membayar pajak berapapun upah yang mereka terima.
Penurunan nilai PTKP mulai diwacanakan perintah melalui menteri keuangan. Aturan yang berlaku saat ini, batas maksimal penghasilan yang tidak kena pajak adalah Rp4,5 juta per bulan. Apabila batas tersebut diturunkan sehingga disesuaikan dengan UMP, maka akan semakin banyak masyarakat yang penghasilannya dikenai pajak. Sebab, tidak ada daerah dengan UMP mencapai Rp4,5 juta.

Sampai sekarang unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumut, masuh berlangsung. Buruh FSPMI memblokir jalan sebagai bentuk protes mereka terhadap pemerintah yang dianggap tidak pro terhadap kesejahteraan buruh. (Yu

Seribuan massa dari Gerakan Rakyat Melawan – Sumatera Utara (GERAM-SU) berunjuk rasa untuk memperingati hari pendidikan nasional. Massa saat ini sedang berkumpul di bundaran Gatot Subroto.(yu) Lalu lintas di sekitar lokasi padat merayap

Seribuan massa dari Gerakan Rakyat Melawan – Sumatera Utara (GERAM-SU) berunjuk rasa untuk memperingati hari pendidikan nasional. Massa saat ini sedang berkumpul di bundaran Gatot Subroto.(yu)

Lalu lintas di sekitar lokasi padat merayap

Aksi buruh dari Gerakan Rakyat Menolak yang merupakan gabungan dari berbagai organisasi mau aliansi buruh seperti SPI, FPBI, SPMS, SPRIN, SBSI92, SPI (Serikat Petani Indonesia), KT Juma Meriah STM Hilir, KT AEAB, SMI Cabang Medan, HMI FISIP USU, FORGAMMKA. Kemudian Pema Pertanian UMA, GMNI UMSU, BARSDEM, ISMPI, SAHDAR, FITRA Sumut, Pemuda LIRA, LBH Medan, Formas, dan KontraS Sumut. Aksi buruh akan longmarch dimulai dari Bundaran Air Mancur Gatot Subroto – DPRD Sumut – Kantor Gubernur Sumut dan berakhir di Tugu Titik Nol Kota Medan depan Kantor Pos Besar. Sebaiknya menghindari melintas di Jalan Guru Patimpus, Jalan Gatot Subroto, Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro, Jalan Maulana Lubis, Jalan Putri Hijau, dan seputaran Lapangan Merdeka Medan.(yu

Aksi buruh dari Gerakan Rakyat Menolak yang merupakan gabungan dari berbagai organisasi mau aliansi buruh seperti SPI, FPBI, SPMS, SPRIN, SBSI92, SPI (Serikat Petani Indonesia), KT Juma Meriah STM Hilir, KT AEAB, SMI Cabang Medan, HMI FISIP USU, FORGAMMKA. Kemudian Pema Pertanian UMA, GMNI UMSU, BARSDEM, ISMPI, SAHDAR, FITRA Sumut, Pemuda LIRA, LBH Medan, Formas, dan KontraS Sumut.

Aksi buruh akan longmarch dimulai dari Bundaran Air Mancur Gatot Subroto – DPRD Sumut – Kantor Gubernur Sumut dan berakhir di Tugu Titik Nol Kota Medan depan Kantor Pos Besar.

Sebaiknya menghindari melintas di Jalan Guru Patimpus, Jalan Gatot Subroto, Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro, Jalan Maulana Lubis, Jalan Putri Hijau, dan seputaran Lapangan Merdeka Medan.(yu

Memperingati Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2017 ini, gabungan mahasiswa sumatera utara gelar aksi solidaritas hari buruh Internasional di bawah flyover jamin ginting, medan, Senin (1/5/2017) . Massa yang tergabung dalam beberapa elemen seperti KDAS (kelompok diskusi dan aksi sosial), Gemaprodem (gerakan mahasiswa pro demokrasi), formadas (forum mahasiswa sumatera utara) , gmni fis unimed (geraka mahasiswa nasional indonesia), barsdem ( barisan mahasiswa demokrasi), Komentar, Gema Tobasa, Pamut nomensen, front peta, FMN medan, Hima Tobasa memadati ruas jalan jamin ginting sambil bergantian menyampaikan aspirasi nya. Adapun yang menjadi tuntutan massa aksi : 1. Wujudkan pendidikan gratis, objektif, ilmiah dan bervisi kerakyatan. 2. Tolak komersialisasi dalam dunia pendidikan. 3. Tolak pengisapan terhadap buruh. 4. Wujudkan hidup buruh sejahtera. 5. Tolak intervensi asing (IMF, WORLD BANK, etc) 6. GOLPUT aktif dalam kegiatan pemilu. 7. Anti elite politik dan partai 8. Kembalikan tanah rakyat.(yu

Memperingati Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2017 ini, gabungan mahasiswa sumatera utara gelar aksi solidaritas hari buruh Internasional di bawah flyover jamin ginting, medan, Senin (1/5/2017)
.
Massa yang tergabung dalam beberapa elemen seperti KDAS (kelompok diskusi dan aksi sosial), Gemaprodem (gerakan mahasiswa pro demokrasi), formadas (forum mahasiswa sumatera utara) , gmni fis unimed (geraka mahasiswa nasional indonesia), barsdem ( barisan mahasiswa demokrasi), Komentar, Gema Tobasa, Pamut nomensen, front peta, FMN medan, Hima Tobasa memadati ruas jalan jamin ginting sambil bergantian menyampaikan aspirasi nya.

Adapun yang menjadi tuntutan massa aksi :
1. Wujudkan pendidikan gratis, objektif, ilmiah dan bervisi kerakyatan.
2. Tolak komersialisasi dalam dunia pendidikan.
3. Tolak pengisapan terhadap buruh.
4. Wujudkan hidup buruh sejahtera.
5. Tolak intervensi asing (IMF, WORLD BANK, etc)
6. GOLPUT aktif dalam kegiatan pemilu.
7. Anti elite politik dan partai
8. Kembalikan tanah rakyat.(yu