Mutarlah pada tempat yang telah disediakan, patuhilah aturan yang berlaku, terlihat salah satu angkutan umum yang memutar dipembatas jalan siang ini 24/07/2019 dijalan Brigjen Katamso Medan. . Utamakan keselamatan dari pada kecepatan. . Video kiriman dari melalui Line @medantalk . •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Mutarlah pada tempat yang telah disediakan, patuhilah aturan yang berlaku, terlihat salah satu angkutan umum yang memutar dipembatas jalan siang ini 24/07/2019 dijalan Brigjen Katamso Medan.
.
Utamakan keselamatan dari pada kecepatan.
.
Video kiriman dari melalui Line @medantalk
.
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menggembosi ban mobil yang diduga melanggar rambu-rambu parkir sejajar di Jalan Thamrin, Medan, Kamis (30/8/2018). Menurut salah seorang petugas Dishub, mereka melakukan pengempisan ban mobil yang tidak parkir sejajar, berlapis, dan serong saja. . “Kami hanya mengempisi ban kendaraan yang parkirnya tidak sejajar, berlapis, dan serong,” kata petugas yang tidak diketahui namanya itu. . Tambahnya lagi, petugas Dishub Medan sudah melakukan penertiban mulai Jalan HM. Yamin di depan Sekolah Santo Thomas sampai Jalan Thamrin atas intruksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan. . Iwan (bukan nama sebenarnya) salah satu warga yang digembosi mobilnya merasa kecewa karena ia merasa petugas Dishub melakukan pengempisan secara semena-mena tanpa memberikan peringatan. . “Seharusnya Dishub kasih peringatan, karena kan yang mengarahkan parkir kami ini juru parkir. Sekarang siapa yang mau tanggung jawab, saya kan parkir memang di tempat yang diperbolehkan,” katanya dengan kesal. . Memang pada saat dilakukan operasi penertiban tersebut tidak tampak juru parkir yang biasanya mengatur parkir di tempat tersebut. . Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/08/30/49440/petugas_dishub_medan_gembosi_ban_mobil_yang_parkir_sembarangan/

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menggembosi ban mobil yang diduga melanggar rambu-rambu parkir sejajar di Jalan Thamrin, Medan, Kamis (30/8/2018). Menurut salah seorang petugas Dishub, mereka melakukan pengempisan ban mobil yang tidak parkir sejajar, berlapis, dan serong saja.
.
“Kami hanya mengempisi ban kendaraan yang parkirnya tidak sejajar, berlapis, dan serong,” kata petugas yang tidak diketahui namanya itu.
.
Tambahnya lagi, petugas Dishub Medan sudah melakukan penertiban mulai Jalan HM. Yamin di depan Sekolah Santo Thomas sampai Jalan Thamrin atas intruksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan.
.
Iwan (bukan nama sebenarnya) salah satu warga yang digembosi mobilnya merasa kecewa karena ia merasa petugas Dishub melakukan pengempisan secara semena-mena tanpa memberikan peringatan.
.
“Seharusnya Dishub kasih peringatan, karena kan yang mengarahkan parkir kami ini juru parkir. Sekarang siapa yang mau tanggung jawab, saya kan parkir memang di tempat yang diperbolehkan,” katanya dengan kesal.
.
Memang pada saat dilakukan operasi penertiban tersebut tidak tampak juru parkir yang biasanya mengatur parkir di tempat tersebut.
.
Sumber :
http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/08/30/49440/petugas_dishub_medan_gembosi_ban_mobil_yang_parkir_sembarangan/

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan nampaknya tidak mendukung upaya Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang ingin memperindan dan mempercantik Lapangan Merdeka. Hal ini dibuktikan masih saja dibiarkan sejumlah mobil parkir diatas pedestrian Merdeka Walk atau persisnya di dekat pintu Starbuck Coffe. . Kepala Dishub Medan, Renward Parapat beralasan bahwa anggotanya tidak bisa keliling untuk patroli karena tidak ada kendaraan. . Menurutnya, petugasnya yang berjaga di lapangan merdeka hanya melihat dari kantor Kesbang Linmas yang berada persis diseberang Mc Donal. . “Di P-APBD saya anggarkan sepeda 10 tuk di pake anggota keliling. Sedangkan di APBD 2019 juga ada saya anggarkan sepeda tuk patroli anggota . Mudah mudahan bisa lebih baik dan kita bersaha lebih baik, ” ujar Renward, di Medan, Jumat (8/9/2018). . Disebutkannya, jukir yang mengatur mobil parkir di depan pintu masuk Sturbuck memang bandal. Padahal, pernah ditindak dan dibawa ke Poslantas. . Seperti diketahui, DKP Medan bekerja sama dengan Jasamarga melakukan pembenahan dikawasan lapangan merdeka. . Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/06/08/39898/penindakan_jukir_nakal_di_lapangan_merdeka_menunggu_pengadaan_sepeda/

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan nampaknya tidak mendukung upaya Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang ingin memperindan dan mempercantik Lapangan Merdeka. Hal ini dibuktikan masih saja dibiarkan sejumlah mobil parkir diatas pedestrian Merdeka Walk atau persisnya di dekat pintu Starbuck Coffe.
.
Kepala Dishub Medan, Renward Parapat beralasan bahwa anggotanya tidak bisa keliling untuk patroli karena tidak ada kendaraan.
.
Menurutnya, petugasnya yang berjaga di lapangan merdeka hanya melihat dari kantor Kesbang Linmas yang berada persis diseberang Mc Donal.
.
“Di P-APBD saya anggarkan sepeda 10 tuk di pake anggota keliling. Sedangkan di APBD 2019 juga ada saya anggarkan sepeda tuk patroli anggota . Mudah mudahan bisa lebih baik dan kita bersaha lebih baik, ” ujar Renward, di Medan, Jumat (8/9/2018).
.
Disebutkannya, jukir yang mengatur mobil parkir di depan pintu masuk Sturbuck memang bandal. Padahal, pernah ditindak dan dibawa ke Poslantas.
.
Seperti diketahui, DKP Medan bekerja sama dengan Jasamarga melakukan pembenahan dikawasan lapangan merdeka.
.
Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/06/08/39898/penindakan_jukir_nakal_di_lapangan_merdeka_menunggu_pengadaan_sepeda/

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan bekerjasama dengan Satlantas Polrestabes Medan melakukan uji coba rekayasa arus lalu lintas (lalin) di sejumlah ruas jalan. . Ruas jalan yang mengalami rekayasa lalin seperti Jalan Zainul Arifin, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Cut Nyak Meutia dan Jalan RA Kartini, semua saling terintegrasi. . Uji coba rekayasa lalin di sejumlah ruas jalan itu dalam rangka mengurangi kemacetan saat jam-jam sibuk di lokasi tersebut dan dilakukan selama sepekan pada 28 April-5 Mei 2018. . Kini uji coba rekayasa lalin itu resmi berakhir. Namun dari amatan Analisadaily.com, Minggu (6/5), pembatas jalan untuk rekayasa lalin masih terpasang di ruas-ruas jalan tersebut. . Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, rekayasa lalin tersebut akan berlanjut sampai seterusnya. . “Kemarin hari terakhir uji cobanya, namun ini (rekayasa lalin) terus berlanjut. Kami bersama Satlantas Polrestabes Medan tinggal memasang rambu-rambu tambahan agar rekayasa ini terus berjalan sampai seterusnya,” kata Renward. . Renward menjelaskan, rekayasa ini terus dilakukan karena cukup efektif dalam mengurangi tingkat kemacetan di ruas jalan tersebut selama uji coba diterapkan. . “Karena cukup efektif mengurangi kemacetan, maka rekayasa ini terus berlanjut untuk seterusnya dan tidak mungkin dikembalikan seperti semula. Jadi ini tinggal memasang rambu-rambunya saja,” ujar Renward. . Dikatakannya, salah satu yang mengakibatkan kemacetan di kawasan tersebut karena padatnya kendaran terutama roda empat menuju pusat perbelanjaan di Jalan Zainul Arifin (Sun Plaza). . “Ini karena mobil-mobil cukup lama menurunkan dan menaikkan penumpang sehingga antrean panjang kendaraan kerap terjadi disitu. Dan kami terus mengingatkan kepada pihak keamanan pusat perbelanjaan agar terus mempersingkat waktu saat menurunkan dan menaikkan penumpang,” pungkasnya. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/rekayasa-lalin-di-kota-medan-terus-berlanjut/550731/2018/05/06

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan bekerjasama dengan Satlantas Polrestabes Medan melakukan uji coba rekayasa arus lalu lintas (lalin) di sejumlah ruas jalan.
.
Ruas jalan yang mengalami rekayasa lalin seperti Jalan Zainul Arifin, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Cut Nyak Meutia dan Jalan RA Kartini, semua saling terintegrasi.
.
Uji coba rekayasa lalin di sejumlah ruas jalan itu dalam rangka mengurangi kemacetan saat jam-jam sibuk di lokasi tersebut dan dilakukan selama sepekan pada 28 April-5 Mei 2018.
.
Kini uji coba rekayasa lalin itu resmi berakhir. Namun dari amatan Analisadaily.com, Minggu (6/5), pembatas jalan untuk rekayasa lalin masih terpasang di ruas-ruas jalan tersebut.
.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, rekayasa lalin tersebut akan berlanjut sampai seterusnya.
.
“Kemarin hari terakhir uji cobanya, namun ini (rekayasa lalin) terus berlanjut. Kami bersama Satlantas Polrestabes Medan tinggal memasang rambu-rambu tambahan agar rekayasa ini terus berjalan sampai seterusnya,” kata Renward.
.
Renward menjelaskan, rekayasa ini terus dilakukan karena cukup efektif dalam mengurangi tingkat kemacetan di ruas jalan tersebut selama uji coba diterapkan.
.
“Karena cukup efektif mengurangi kemacetan, maka rekayasa ini terus berlanjut untuk seterusnya dan tidak mungkin dikembalikan seperti semula. Jadi ini tinggal memasang rambu-rambunya saja,” ujar Renward.
.
Dikatakannya, salah satu yang mengakibatkan kemacetan di kawasan tersebut karena padatnya kendaran terutama roda empat menuju pusat perbelanjaan di Jalan Zainul Arifin (Sun Plaza).
.
“Ini karena mobil-mobil cukup lama menurunkan dan menaikkan penumpang sehingga antrean panjang kendaraan kerap terjadi disitu. Dan kami terus mengingatkan kepada pihak keamanan pusat perbelanjaan agar terus mempersingkat waktu saat menurunkan dan menaikkan penumpang,” pungkasnya.
.
Sumber :
http://m.analisadaily.com/read/rekayasa-lalin-di-kota-medan-terus-berlanjut/550731/2018/05/06

Penerapan uji coba manajemen dan rekayasa lalu lintas pada Jl. Palang Merah, Jl.Cut Mutia dan Jl. RA.Kartini dilakukan selam 1 minggu mulai tgl 28 april 2018 sd 5 mei 2018. . 1. Jalan Palang Merah semula dua arah menjadi satu arah dari Jalan Pangeran Dipenegoro menuju Jalan Imam Bonjol., 2. Jalan Cut Mutia semula satu arah dari Jalan Pangeran Dipenegoro menuju Jalan Imam Bonjol menjadi satu arah dari Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Pangeran Dipenegoro., 3. Jalan RA.Kartini semula satu arah dari Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Pangeran Dipenegoro menjadi satu arah dari Jalan Pangeran Dipenegoro memuju Jalan Imam Bonjol., 4. Pengguna kenderaan dari Jalan Imam Bonjol dan Jalan Palang Merah yang menuju ke Jalan KH.Zainul Arifin – Jalan S.Parman dapat melalui Jalan Cut Mutia dan/atau Jalan Cut Nyak Dien., 5. Jalan RA.Kartini dari arah Jalan Cut Di Tiro bisa mengambil arah belok kiri menuju Jalan Pangeran Dipenegoro dan/atau mengambil arah lurus menuju Jalan RA.Kartini – Jalan Imam Bonjol. Sunber : @atcsmedan @humas_pemkomedan

Penerapan uji coba manajemen dan rekayasa lalu lintas pada Jl. Palang Merah, Jl.Cut Mutia dan Jl. RA.Kartini dilakukan selam 1 minggu mulai tgl 28 april 2018 sd 5 mei 2018.
.
1. Jalan Palang Merah semula dua arah menjadi satu arah dari Jalan Pangeran Dipenegoro menuju Jalan Imam Bonjol.,
2. Jalan Cut Mutia semula satu arah dari Jalan Pangeran Dipenegoro menuju Jalan Imam Bonjol menjadi satu arah dari Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Pangeran Dipenegoro.,
3. Jalan RA.Kartini semula satu arah dari Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Pangeran Dipenegoro menjadi satu arah dari Jalan Pangeran Dipenegoro memuju Jalan Imam Bonjol., 4. Pengguna kenderaan dari Jalan Imam Bonjol dan Jalan Palang Merah yang menuju ke Jalan KH.Zainul Arifin – Jalan S.Parman dapat melalui Jalan Cut Mutia dan/atau Jalan Cut Nyak Dien., 5. Jalan RA.Kartini dari arah Jalan Cut Di Tiro bisa mengambil arah belok kiri menuju Jalan Pangeran Dipenegoro dan/atau mengambil arah lurus menuju Jalan RA.Kartini – Jalan Imam Bonjol.

Sunber : @atcsmedan @humas_pemkomedan

Bus-bus besar dari Aceh sering terlihat parkir di pinggiran Jalan Asrama, Kota Medan. Ini dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas juga kemacetan. . “Dishub sudah sering melakukan penertiban, namun sopir-sopir itu masih membandel. Kita tidak akan menyerah. Tentu akan tetap kita tertibkan,” kata Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, ATD, MT, saat memimpin rapat  Forum Lalu-Lintas di Ruang Rapat II, Kantor Wali Kota Medan, Jumat (6/4). . Dalam rapat yang diikuti perwakilan Dirlantas Poldasu Medan, Kompol. Widodo, dari AKP. Merry, dan Kabid Statistik, Drs Harunsyah, selain persoalan bus Aceh, Renward juga menyampaikan persoalan pedagang kaki lima  yang menjual pulsa maupun paket data. Para pedagang yang menggunakan kendaraan roda empat ini bukan saja berjual di badan jalan, tetapi juga di trotoar. . Menurut Renward, persoalan ini terjadi di berbagai kecamatan di Medan. Di antaranya di Jalan Jamin Ginting, di SM Raja, termasuk Pasar Merah.  Dikatakannya, pihak sudah sering Juga melakukan penertiban. Bahkan ada kendaraan pedagang harus sempat ditahan di Kayu Putih. . “Dan sudah pasti, kita akan terus melakukan penertiban untuk benar-benar menimbulkan Efek Jera bagi pedagang yang memakai trotoar jalan itu,” ungkapnya. . Dalam rapat itu, Renward mengharapkan agar pihak kecamatan dapat memperhatikan persoalan ini. Karena persoalan bus besar yang parkir di pinggir jalan maupun penjual pulsa di atas trotoar, juga terjadi di wilayah kecamatan. . “Kita akan memperkuat koordinasi dengan kecamatan agar persoalan-perosalan ini bisa teratasi, terutama terdeteksi sejak dini,” ucap Renward. . Sumber : http://sumutpos.co/2018/04/06/bus-bus-aceh-dan-mobil-penjual-pulsa-segera-ditindak/

Bus-bus besar dari Aceh sering terlihat parkir di pinggiran Jalan Asrama, Kota Medan. Ini dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas juga kemacetan.
.
“Dishub sudah sering melakukan penertiban, namun sopir-sopir itu masih membandel. Kita tidak akan menyerah. Tentu akan tetap kita tertibkan,” kata Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, ATD, MT, saat memimpin rapat  Forum Lalu-Lintas di Ruang Rapat II, Kantor Wali Kota Medan, Jumat (6/4).
.
Dalam rapat yang diikuti perwakilan Dirlantas Poldasu Medan, Kompol. Widodo, dari AKP. Merry, dan Kabid Statistik, Drs Harunsyah, selain persoalan bus Aceh, Renward juga menyampaikan persoalan pedagang kaki lima  yang menjual pulsa maupun paket data. Para pedagang yang menggunakan kendaraan roda empat ini bukan saja berjual di badan jalan, tetapi juga di trotoar.
.
Menurut Renward, persoalan ini terjadi di berbagai kecamatan di Medan. Di antaranya di Jalan Jamin Ginting, di SM Raja, termasuk Pasar Merah.  Dikatakannya, pihak sudah sering Juga melakukan penertiban. Bahkan ada kendaraan pedagang harus sempat ditahan di Kayu Putih.
.
“Dan sudah pasti, kita akan terus melakukan penertiban untuk benar-benar menimbulkan Efek Jera bagi pedagang yang memakai trotoar jalan itu,” ungkapnya.
.
Dalam rapat itu, Renward mengharapkan agar pihak kecamatan dapat memperhatikan persoalan ini. Karena persoalan bus besar yang parkir di pinggir jalan maupun penjual pulsa di atas trotoar, juga terjadi di wilayah kecamatan.
.
“Kita akan memperkuat koordinasi dengan kecamatan agar persoalan-perosalan ini bisa teratasi, terutama terdeteksi sejak dini,” ucap Renward.
.
Sumber :
http://sumutpos.co/2018/04/06/bus-bus-aceh-dan-mobil-penjual-pulsa-segera-ditindak/

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan melakukan razia kendaraan bermotor yang memarkirkan kendaraan berlapis di luar marka yang sudah ditentukan. . Alhasil Empat Mobil terpaksa harus digembok dan digemboskan oleh petugas Dishub. . Kepala tim razia Dishub Medan, Domo Sumarlin Sagala mengatakan ada tiga tempat yang dilakukan razia kendaraan, yaitu di Jalan Pandu, Jalan Sutomo dan Jalan Ahmad Yani. . Dalam aksi razia tersebut, setelah menggembok mobil terlihat petugas coba untuk menunggu pemilik datang. . Namun karena sudah ditunggu sekitar 10 menit, pemilik tak kunjung datang, petugas langsung menggembosi ban mobil tsrsebut. . “Kita menghimbau warga Kota Medan, agar tertib berlalu lintas, khususnya saat memarkirkan kendaraan,“ kata Domo di seputaran Jalan Ahmad Yani saat melakukan razia. . Penggembosan kendaraan dan gembok ban mobil diatur dalam Peraturan Daerah dan Wali Kota Medan. . Sebelumnya, Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat sudah mensosialisasikan peraturan walikota medan nomor 70 tahun 2017 tentang tata cara pemindahan, penderekan, penguncian, dan pengembosan roda kendaraan bermotor di Kota Medan. . Dimana hal itu dilakukan untuk keamanan, kelancaran, ketertiban dan keselamatan lalu lintas. . Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/03/27/jangan-parkir-sembarangan-ketahuan-akan-langsung-digemboskan-personel-dishub?page=2

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan melakukan razia kendaraan bermotor yang memarkirkan kendaraan berlapis di luar marka yang sudah ditentukan.
.
Alhasil Empat Mobil terpaksa harus digembok dan digemboskan oleh petugas Dishub.
.
Kepala tim razia Dishub Medan, Domo Sumarlin Sagala mengatakan ada tiga tempat yang dilakukan razia kendaraan, yaitu di Jalan Pandu, Jalan Sutomo dan Jalan Ahmad Yani.
.
Dalam aksi razia tersebut, setelah menggembok mobil terlihat petugas coba untuk menunggu pemilik datang.
.
Namun karena sudah ditunggu sekitar 10 menit, pemilik tak kunjung datang, petugas langsung menggembosi ban mobil tsrsebut.
.
“Kita menghimbau warga Kota Medan, agar tertib berlalu lintas, khususnya saat memarkirkan kendaraan,“ kata Domo di seputaran Jalan Ahmad Yani saat melakukan razia.
.
Penggembosan kendaraan dan gembok ban mobil diatur dalam Peraturan Daerah dan Wali Kota Medan.
.
Sebelumnya, Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat sudah mensosialisasikan peraturan walikota medan nomor 70 tahun 2017 tentang tata cara pemindahan, penderekan, penguncian, dan pengembosan roda kendaraan bermotor di Kota Medan.
.
Dimana hal itu dilakukan untuk keamanan, kelancaran, ketertiban dan keselamatan lalu lintas.
.
Sumber :
http://medan.tribunnews.com/2018/03/27/jangan-parkir-sembarangan-ketahuan-akan-langsung-digemboskan-personel-dishub?page=2

Peringatan untuk tidak parkir/berhenti di RHK – Ruang Henti Khusus Medan. “Kejadiannya di depan bank bukopin jalan gajah mada. Seorang ibu2 yang berhenti mobilnya di bagian tengah jalan langsung kena dishub” dijelaskan Yona pada kejadian Hari ini 22 Juni 2017 sekitar jam 12.00 WIB Laporan video ini di kirim ke LINE @medantalk oleh Yona Yuri Wiranda Punya foto/video menarik Kota Medan? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama

Peringatan untuk tidak parkir/berhenti di RHK – Ruang Henti Khusus Medan. “Kejadiannya di depan bank bukopin jalan gajah mada. Seorang ibu2 yang berhenti mobilnya di bagian tengah jalan langsung kena dishub” dijelaskan Yona pada kejadian Hari ini 22 Juni 2017 sekitar jam 12.00 WIB
Laporan video ini di kirim ke LINE @medantalk oleh Yona Yuri Wiranda
Punya foto/video menarik Kota Medan? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama

Kecelakaan Mobil di dini hari Jum’at , 7 April 2017 . Pukul 01:40 WIB . Telah terjadi kecelakaan antar 2 kendaraan Roda-4 disimpang Gaharu-Yamin . Dihimbau untuk seluruh masyarakat Kota Medan agar selalu mengutamakan keselamatan berlalu-lintas . Postingan hanya untuk menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara terutama di malam hari. Terima kasih . Sumber @atcsmedan

Kecelakaan Mobil di dini hari Jum’at , 7 April 2017 . Pukul 01:40 WIB . Telah terjadi kecelakaan antar 2 kendaraan Roda-4 disimpang Gaharu-Yamin . Dihimbau untuk seluruh masyarakat Kota Medan agar selalu mengutamakan keselamatan berlalu-lintas . Postingan hanya untuk menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara terutama di malam hari. Terima kasih .
Sumber @atcsmedan

Rekayasa Lalu Lintas untuk mengurangi kepadatan kendaraan menuju Sun Plaza Medan . Kendaraan dari Jln Palang Merah Dan Jln Imam Bonjol yang menuju Jln Zainul Arifin ke Sun Plaza di paksa belok kanan ke Jln Diponegoro. Maka semua Kendaraan yang ingin ke Sun Plaza harus dari Jln Diponegoro. Foto @atcsmedan

Rekayasa Lalu Lintas untuk mengurangi kepadatan kendaraan menuju Sun Plaza Medan . Kendaraan dari Jln Palang Merah Dan Jln Imam Bonjol yang menuju Jln Zainul Arifin ke Sun Plaza di paksa belok kanan ke Jln Diponegoro. Maka semua Kendaraan yang ingin ke Sun Plaza harus dari Jln Diponegoro.
Foto @atcsmedan