Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan mengamankan ribuan produk makanan dan minuman ilegal yang berasal dari Malaysia dan Thailand. Ribuan produk makanan dan minuman tersebut diamankan dari lima gudang yang berada di Jalan Muara Takus, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Jumat (22/3). Kepala BBPOM Medan, Yulius Sacramento Tarigan, mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi adanya produk makanan dan minuman ilegal dari luar negeri dan sudah beredar di Kota Medan. “Setelah adanya informasi tersebut, petugas BBPOM yang di-back-up oleh Polda Sumut melakukan sidak bersama. Setelah kita mengetahui titik lokasi barang-barang tersebut disimpan, tim langsung mendatangi lima gudang yang berada di Jalan Muara Takus,” kata Yulius. Lebih jauh Yulius menjelaskan, produk makanan dan minuman ilegal tersebut terdiri dari susu bubuk, tepung, minuman botol dan makanan kemasan. “Dari lima gudang yang kita periksa, produk yang lebih mendominasi adalah susu dari Malaysia, saus dan tepung-tepung yang berasal dari Thailand. Petugas mengamankan barang-barang itu menggunakan dua unit mobil L300 dan satu colt diesel,” jelasnya Menurutnya hasil temuan ribuan produk ilegal tersebut akan terus dikembangkan untuk mengetahui sumber yang memasoknya ke Indonesia. “Beberapa barang ilegal dan pelakunya akan kami kembangkan dan petugas akan investigasi untuk melakukan tindakan sesuai aturan,” ungkapnya. “Razia ini kita gelar untuk menjamin perlindungan kepada konsumen supaya produk yang mereka pakai terjamin keamanan dan manfaatnya. Artinya, produk tersebut telah dievaluasi memenuhi syarat untuk dijual. Kita juga memberikan usaha yang fair atau adil, pelaku usaha dan produk ilegal tidak boleh bertarung dengan pelaku usaha dengan produk legal,” tegas Yulius. “Akibat peredaran produk ilegal itu negara dirugikan ratusan juta, bahkan hampir Rp 1 miliar,” tukasnya. Sumber : http://m.analisadaily.com/read/bbpom-medan-sita-ribuan-produk-makanan-dan-minuman-ilegal/711724/2019/03/22

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan mengamankan ribuan produk makanan dan minuman ilegal yang berasal dari Malaysia dan Thailand.
Ribuan produk makanan dan minuman tersebut diamankan dari lima gudang yang berada di Jalan Muara Takus, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Jumat (22/3). Kepala BBPOM Medan, Yulius Sacramento Tarigan, mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi adanya produk makanan dan minuman ilegal dari luar negeri dan sudah beredar di Kota Medan. “Setelah adanya informasi tersebut, petugas BBPOM yang di-back-up oleh Polda Sumut melakukan sidak bersama. Setelah kita mengetahui titik lokasi barang-barang tersebut disimpan, tim langsung mendatangi lima gudang yang berada di Jalan Muara Takus,” kata Yulius.
Lebih jauh Yulius menjelaskan, produk makanan dan minuman ilegal tersebut terdiri dari susu bubuk, tepung, minuman botol dan makanan kemasan. “Dari lima gudang yang kita periksa, produk yang lebih mendominasi adalah susu dari Malaysia, saus dan tepung-tepung yang berasal dari Thailand. Petugas mengamankan barang-barang itu menggunakan dua unit mobil L300 dan satu colt diesel,” jelasnya

Menurutnya hasil temuan ribuan produk ilegal tersebut akan terus dikembangkan untuk mengetahui sumber yang memasoknya ke Indonesia.
“Beberapa barang ilegal dan pelakunya akan kami kembangkan dan petugas akan investigasi untuk melakukan tindakan sesuai aturan,” ungkapnya. “Razia ini kita gelar untuk menjamin perlindungan kepada konsumen supaya produk yang mereka pakai terjamin keamanan dan manfaatnya. Artinya, produk tersebut telah dievaluasi memenuhi syarat untuk dijual. Kita juga memberikan usaha yang fair atau adil, pelaku usaha dan produk ilegal tidak boleh bertarung dengan pelaku usaha dengan produk legal,” tegas Yulius.
“Akibat peredaran produk ilegal itu negara dirugikan ratusan juta, bahkan hampir Rp 1 miliar,” tukasnya.

Sumber : http://m.analisadaily.com/read/bbpom-medan-sita-ribuan-produk-makanan-dan-minuman-ilegal/711724/2019/03/22

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan mengamankan ribuan produk makanan dan minuman ilegal yang berasal dari Malaysia dan Thailand. Ribuan produk makanan dan minuman tersebut diamankan dari lima gudang yang berada di Jalan Muara Takus, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Jumat (22/3). . Kepala BBPOM Medan, Yulius Sacramento Tarigan, mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi adanya produk makanan dan minuman ilegal dari luar negeri dan sudah beredar di Kota Medan. “Setelah adanya informasi tersebut, petugas BBPOM yang di-back-up oleh Polda Sumut melakukan sidak bersama. Setelah kita mengetahui titik lokasi barang-barang tersebut disimpan, tim langsung mendatangi lima gudang yang berada di Jalan Muara Takus,” kata Yulius. . Lebih jauh Yulius menjelaskan, produk makanan dan minuman ilegal tersebut terdiri dari susu bubuk, tepung, minuman botol dan makanan kemasan. “Dari lima gudang yang kita periksa, produk yang lebih mendominasi adalah susu dari Malaysia, saus dan tepung-tepung yang berasal dari Thailand. . Petugas mengamankan barang-barang itu menggunakan dua unit mobil L300 dan satu colt diesel,” jelasnya Menurutnya hasil temuan ribuan produk ilegal tersebut akan terus dikembangkan untuk mengetahui sumber yang memasoknya ke Indonesia. . “Beberapa barang ilegal dan pelakunya akan kami kembangkan dan petugas akan investigasi untuk melakukan tindakan sesuai aturan,” ungkapnya. “Razia ini kita gelar untuk menjamin perlindungan kepada konsumen supaya produk yang mereka pakai terjamin keamanan dan manfaatnya. Artinya, produk tersebut telah dievaluasi memenuhi syarat untuk dijual. Kita juga memberikan usaha yang fair atau adil, pelaku usaha dan produk ilegal tidak boleh bertarung dengan pelaku usaha dengan produk legal,” tegas Yulius. “Akibat peredaran produk ilegal itu negara dirugikan ratusan juta, bahkan hampir Rp 1 miliar,” tukasnya. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/bbpom-medan-sita-ribuan-produk-makanan-dan-minuman-ilegal/711724/2019/03/22

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan mengamankan ribuan produk makanan dan minuman ilegal yang berasal dari Malaysia dan Thailand.
Ribuan produk makanan dan minuman tersebut diamankan dari lima gudang yang berada di Jalan Muara Takus, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Jumat (22/3).
.
Kepala BBPOM Medan, Yulius Sacramento Tarigan, mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi adanya produk makanan dan minuman ilegal dari luar negeri dan sudah beredar di Kota Medan.
“Setelah adanya informasi tersebut, petugas BBPOM yang di-back-up oleh Polda Sumut melakukan sidak bersama. Setelah kita mengetahui titik lokasi barang-barang tersebut disimpan, tim langsung mendatangi lima gudang yang berada di Jalan Muara Takus,” kata Yulius.
.
Lebih jauh Yulius menjelaskan, produk makanan dan minuman ilegal tersebut terdiri dari susu bubuk, tepung, minuman botol dan makanan kemasan.
“Dari lima gudang yang kita periksa, produk yang lebih mendominasi adalah susu dari Malaysia, saus dan tepung-tepung yang berasal dari Thailand.
.
Petugas mengamankan barang-barang itu menggunakan dua unit mobil L300 dan satu colt diesel,” jelasnya
Menurutnya hasil temuan ribuan produk ilegal tersebut akan terus dikembangkan untuk mengetahui sumber yang memasoknya ke Indonesia.
.
“Beberapa barang ilegal dan pelakunya akan kami kembangkan dan petugas akan investigasi untuk melakukan tindakan sesuai aturan,” ungkapnya.
“Razia ini kita gelar untuk menjamin perlindungan kepada konsumen supaya produk yang mereka pakai terjamin keamanan dan manfaatnya. Artinya, produk tersebut telah dievaluasi memenuhi syarat untuk dijual. Kita juga memberikan usaha yang fair atau adil, pelaku usaha dan produk ilegal tidak boleh bertarung dengan pelaku usaha dengan produk legal,” tegas Yulius.
“Akibat peredaran produk ilegal itu negara dirugikan ratusan juta, bahkan hampir Rp 1 miliar,” tukasnya.
.
Sumber : http://m.analisadaily.com/read/bbpom-medan-sita-ribuan-produk-makanan-dan-minuman-ilegal/711724/2019/03/22

Tim gabungan dari Fleet One Quick Response Lantamal IV dan Bais TNI menggagalkan upaya penyelundupan mobil mewah bekas dari Singapura ke Indonesia melalui Kota Batam, Kepulauan Riau. . Barang bukti berupa tiga unit konteiner berisi tiga unit mobil mewah tanpa surat diamankan petugas. . Petugas juga memeriksa penjaga gudang milik Trans Batam berinisial LT untuk mendapatkan informasi lengkap. . Tidak hanya di Batam, petugas juga mengamankan satu unit konteiner yang berisi dua unit mobil mewah di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Kasus ini kini masih ditangani petugas gabungan. . Sumber : https://m.liputan6.com/news/read/3876985/penyelundupan-mobil-mewah-bekas-asal-singapura-melalui-kota-batam-digagalkan penyelindupan

Tim gabungan dari Fleet One Quick Response Lantamal IV dan Bais TNI menggagalkan upaya penyelundupan mobil mewah bekas dari Singapura ke Indonesia melalui Kota Batam, Kepulauan Riau.
.
Barang bukti berupa tiga unit konteiner berisi tiga unit mobil mewah tanpa surat diamankan petugas.
.
Petugas juga memeriksa penjaga gudang milik Trans Batam berinisial LT untuk mendapatkan informasi lengkap.
.
Tidak hanya di Batam, petugas juga mengamankan satu unit konteiner yang berisi dua unit mobil mewah di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Kasus ini kini masih ditangani petugas gabungan.
.
Sumber : https://m.liputan6.com/news/read/3876985/penyelundupan-mobil-mewah-bekas-asal-singapura-melalui-kota-batam-digagalkan penyelindupan