Keluarga korban KM Sinar Bangun menggelar pertemuan di Balai Harungguan Djabanten Damanik, Pematangraya, Kabupaten Simalungun, Minggu (1/7) sekira pukul 14.00 WIB. . Dalam pertemuan yang dihadiri Basarnas, Pemkab Simalungun, KNKT, Jasaraharja, Polres Simalungun, dan TNI, itu disepakati pencarian dihentikan. . Mereka membahas tentang upaya lanjutan pencarian korban KM Sinar Bangun 6 yang sudah memakan waktu hingga 14 hari. Sebagai moderator, Bupati Simalungun, JR Saragih didalam pertemuan tersebut mengajak seluruh keluarga korban hilang atau 164 jiwa untuk mengkhilaskan kepergian korban. . Selain itu juga, rencananya pada Selasa (3/7) mendatang, pihak keluarga diajak untuk kembali datang ke Pelabuhan Tigaras, dan juga akan dibangun Monumen disekitar Tigaras. . Upaya pencarian korban dan KM Sinar Bangun diperairan Danau Toba, di H7+3+3+1, Minggu (1/7) sekira pukul 17.00 WIB, masih terus dilakukan oleh Tim Basarnas Gabungan yang berposko di Pelabuhan Tigaras. Terpantau, dengan masih menggunakan jaring pukat harimau, Basarnas dengan 2 Kapal Ferry terus melakukan upaya pencarian dengan penyapuan didalam perairan Danaubatoba tersebut. . Video : Kompas TV

Keluarga korban KM Sinar Bangun menggelar pertemuan di Balai Harungguan Djabanten Damanik, Pematangraya, Kabupaten Simalungun, Minggu (1/7) sekira pukul 14.00 WIB.
.
Dalam pertemuan yang dihadiri Basarnas, Pemkab Simalungun, KNKT, Jasaraharja, Polres Simalungun, dan TNI, itu disepakati pencarian dihentikan.
.
Mereka membahas tentang upaya lanjutan pencarian korban KM Sinar Bangun 6 yang sudah memakan waktu hingga 14 hari. Sebagai moderator, Bupati Simalungun, JR Saragih didalam pertemuan tersebut mengajak seluruh keluarga korban hilang atau 164 jiwa untuk mengkhilaskan kepergian korban.
.
Selain itu juga, rencananya pada Selasa (3/7) mendatang, pihak keluarga diajak untuk kembali datang ke Pelabuhan Tigaras, dan juga akan dibangun Monumen disekitar Tigaras.
.
Upaya pencarian korban dan KM Sinar Bangun diperairan Danau Toba, di H7+3+3+1, Minggu (1/7) sekira pukul 17.00 WIB, masih terus dilakukan oleh Tim Basarnas Gabungan yang berposko di Pelabuhan Tigaras. Terpantau, dengan masih menggunakan jaring pukat harimau, Basarnas dengan 2 Kapal Ferry terus melakukan upaya pencarian dengan penyapuan didalam perairan Danaubatoba tersebut.
.
Video : Kompas TV

Beredarnya beberapa foto dan video mayat dan benda diduga bagian dari KM Sinar Bangun membuat sebagian masyarakat mencoba mengidentifikasi kenalan mereka yang menjadi korban. . Salah satu penampakan mayat difoto yang diduga telah dikenali adalah Dika, seorang bocah 9 tahun asal Binjai yang berada di kapal bersama enam anggota keluarganya yang lain. . Orang-orang mengenali Dika karena mengenakan jaket, celana panjang dan sepatu yang mirip dengan foto terakhir bersama ibunya, Fahrianty. . Mayat Fahrianty telah lebih dulu ditemukan, tepatnya pada hari Rabu (20/6/2018). . Tribun masih mencoba menghubungi Ryan Afandi (25), anak Fahrianty. . Keluarga Fandi yang menjadi korban di antaranya ayahnya Burhanuddin (48), ibunya Fahrianty (47) beserta empat adiknya yakni Dede Handriam (23), Neneng Nur Ainun (19), Maya Oktavianty (17), Dika Ferdian (9) dan saudara iparnya Yani (20). . Anak angkat Fahrianty, Erwin, meyakini bahwa mayat yang nampak di foto itu adalah adiknya. . Ia meyakini bahwa jenazah yang berjaket merah adalah Dika Ferdian. Ciri ini dikenalinya karena Dika saat pergi bersama keluarganya memakai jaket merah seperti di dalam rekaman. . “Saya yakin itu memang Si Dika itu. Pas pergi kemarin sebelum kejadian, dia memakai jaket merah kayak yang direkam ini,” kata Erwin di kediamannya, Jumat (29/6/2018). . Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/06/29/mayat-anak-kecil-di-dasar-danau-mirip-dika-asal-binjai-jenazah-ibunya-sudah-dimakamkan

Beredarnya beberapa foto dan video mayat dan benda diduga bagian dari KM Sinar Bangun membuat sebagian masyarakat mencoba mengidentifikasi kenalan mereka yang menjadi korban.
.
Salah satu penampakan mayat difoto yang diduga telah dikenali adalah Dika, seorang bocah 9 tahun asal Binjai yang berada di kapal bersama enam anggota keluarganya yang lain.
.
Orang-orang mengenali Dika karena mengenakan jaket, celana panjang dan sepatu yang mirip dengan foto terakhir bersama ibunya, Fahrianty.
.
Mayat Fahrianty telah lebih dulu ditemukan, tepatnya pada hari Rabu (20/6/2018).
.
Tribun masih mencoba menghubungi Ryan Afandi (25), anak Fahrianty.
.
Keluarga Fandi yang menjadi korban di antaranya ayahnya Burhanuddin (48), ibunya Fahrianty (47) beserta empat adiknya yakni Dede Handriam (23), Neneng Nur Ainun (19), Maya Oktavianty (17), Dika Ferdian (9) dan saudara iparnya Yani (20).
.
Anak angkat Fahrianty, Erwin, meyakini bahwa mayat yang nampak di foto itu adalah adiknya.
.
Ia meyakini bahwa jenazah yang berjaket merah adalah Dika Ferdian. Ciri ini dikenalinya karena Dika saat pergi bersama keluarganya memakai jaket merah seperti di dalam rekaman.
.
“Saya yakin itu memang Si Dika itu. Pas pergi kemarin sebelum kejadian, dia memakai jaket merah kayak yang direkam ini,” kata Erwin di kediamannya, Jumat (29/6/2018).
.
Sumber :
http://medan.tribunnews.com/2018/06/29/mayat-anak-kecil-di-dasar-danau-mirip-dika-asal-binjai-jenazah-ibunya-sudah-dimakamkan

Tim SAR Datangkan Alat Baru (Remote Operated Vehicle) ROV untuk membaca dan memastikan objek yang diduga bagkai Kapal KM Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba. . Sumber Youtube CNN Indonesia . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Berita Medan Follow @medantalk •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Tim SAR Datangkan Alat Baru (Remote Operated Vehicle) ROV untuk membaca dan memastikan objek yang diduga bagkai Kapal KM Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba. .
Sumber Youtube CNN Indonesia
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Berita Medan Follow @medantalk
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Video pertolongan pertama (saat kejadian) korban penumpang kapal tenggelam KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba. Video lengkap 4.45 menit telah di upload ke IGTV (portrait) dan lengkap di YouTube channel MedanTalk . Laporan video dikirim oleh J tobing ke LINE @medantalk . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Video pertolongan pertama (saat kejadian) korban penumpang kapal tenggelam KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba. Video lengkap 4.45 menit telah di upload ke IGTV (portrait) dan lengkap di YouTube channel MedanTalk
.
Laporan video dikirim oleh J tobing ke LINE @medantalk
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter . Pencarian korban dan bangkai KM Sinar Bangun terus dilakukan hingga hari kelima kapal tenggelam di perairan Danau Toba. Personil Polres Samosir bersama tim gabungan juga menurunkan alat Multibeam Echo sounder (sonar) untuk membantu pencarian. Kepala Badan SAR NAsional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Muhamad Syaugi mengatakan, sonar diturunkan ke perairan Danau Toba untuk mendeteksi kedalaman Danau Toba serta untuk melokalisir kedalaman laut. Beliau mengatakan kendala pencarian adalah kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter. Selain itu, arus deras juga menjadi kendala. Sonar akan diturunkan untuk mencari tahu lokasi bangkai kapal. Terlebih, didapat informasi titik koordinat bangkai kapal berubah. Dia menduga, berubahanya lokasi bangkai kapal, karena arus air yang deras dan menyebabkan kapal bergeser. Berdasarkan informasi yang didapat, kebanyakan korban terperangkap di dalam kapal ini. Oleh karena itu harus memakai alat agar bisa diangkat korbannya atau kapalnya. . Sumber @polressamosir . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku ••Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter
.
Pencarian korban dan bangkai KM Sinar Bangun terus dilakukan hingga hari kelima kapal tenggelam di perairan Danau Toba. Personil Polres Samosir bersama tim gabungan juga menurunkan alat Multibeam Echo sounder (sonar) untuk membantu pencarian.

Kepala Badan SAR NAsional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Muhamad Syaugi mengatakan, sonar diturunkan ke perairan Danau Toba untuk mendeteksi kedalaman Danau Toba serta untuk melokalisir kedalaman laut.

Beliau mengatakan kendala pencarian adalah kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter. Selain itu, arus deras juga menjadi kendala.

Sonar akan diturunkan untuk mencari tahu lokasi bangkai kapal. Terlebih, didapat informasi titik koordinat bangkai kapal berubah. Dia menduga, berubahanya lokasi bangkai kapal, karena arus air yang deras dan menyebabkan kapal bergeser.

Berdasarkan informasi yang didapat, kebanyakan korban terperangkap di dalam kapal ini. Oleh karena itu harus memakai alat agar bisa diangkat korbannya atau kapalnya.
.
Sumber @polressamosir
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
••Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Nahkoda (Kapten Kapal) tidak ada didaftar korban tenggelamnya Kapal Sinar Bangun di Perairan Danau Toba. Sekarang telah ditemukan selamat. POLRES Samosir menangkap nahkoda KM Sinar Bangun berinisial TS. Pemuda itu ditemukan selamat saat kapal tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin (18/6). “Inisialnya TS. Saat ini telah diamankan di Polres Samosir,” kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut MP Nainggolan, Rabu (20/6). Nainggolan mengatakan saat diselamatkan, TS langsung dievakuasi ke rumah sakit. Namun hingga kini, TS belum dapat dimintai keterangan. “Dia hingga kini belum dapat diwawancarai. Tapi dia ini nahkoda kapal itu,” ujar Nainggolan. Mengenai status, kata Nainggolan, pihaknya masih belum menetapkan TS sebagai tersangka. Namun polisi akan segera melakukan penyelidikan sebab nama TS tidak termasuk dalam daftar korban selamat yang didata posko utama. “Belum ditetapkan sebagai tersangka. Diwawancarai atau diperiksa saja belum bisa,” pungkas dia. KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun), Senin (18/6) sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal kayu itu tenggelam sekitar 1 mil laut dari Pelabuhan Tigaras. Kapal tenggelam diduga akibat kelebihan muatan. Hingga kini ada 189 orang penumpang kapal yang belum ditemukan. Sedangkan jumlah korban yang ditemukan dalam keadaan hidup ada 18 orang, dan korban yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa ada tiga orang. Teks: https://www.m.mediaindonesia.com/amp/amp_detail/167356-nahkoda-km-sinar-bangun-ditahan-di-polres-samosir.html

Nahkoda (Kapten Kapal) tidak ada didaftar korban tenggelamnya Kapal Sinar Bangun di Perairan Danau Toba. Sekarang telah ditemukan selamat.
POLRES Samosir menangkap nahkoda KM Sinar Bangun berinisial TS. Pemuda itu ditemukan selamat saat kapal tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin (18/6). “Inisialnya TS. Saat ini telah diamankan di Polres Samosir,” kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut MP Nainggolan, Rabu (20/6). Nainggolan mengatakan saat diselamatkan, TS langsung dievakuasi ke rumah sakit. Namun hingga kini, TS belum dapat dimintai keterangan. “Dia hingga kini belum dapat diwawancarai. Tapi dia ini nahkoda kapal itu,” ujar Nainggolan.

Mengenai status, kata Nainggolan, pihaknya masih belum menetapkan TS sebagai tersangka. Namun polisi akan segera melakukan penyelidikan sebab nama TS tidak termasuk dalam daftar korban selamat yang didata posko utama. “Belum ditetapkan sebagai tersangka. Diwawancarai atau diperiksa saja belum bisa,” pungkas dia.

KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun), Senin (18/6) sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal kayu itu tenggelam sekitar 1 mil laut dari Pelabuhan Tigaras. Kapal tenggelam diduga akibat kelebihan muatan.

Hingga kini ada 189 orang penumpang kapal yang belum ditemukan. Sedangkan jumlah korban yang ditemukan dalam keadaan hidup ada 18 orang, dan korban yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa ada tiga orang.
Teks: https://www.m.mediaindonesia.com/amp/amp_detail/167356-nahkoda-km-sinar-bangun-ditahan-di-polres-samosir.html

Presiden Jokowi Menyampaikan hal hal berikut terkait musibah tenggelamnya kapal motor Sinar Bangun di Perairan Danau Toba @jokowi . Di tengah kegembiraan kita seusai merayakan Hari Raya Idulfitri, berita duka datang dari Sumatra Utara. Kapal Motor Sinar Bangun mengalami musibah saat berlayar di perairan Danau Toba, Senin sore lalu. Untuk itu, saya hendak menyampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Saya telah mendapatkan laporan dari Menteri Perhubungan dan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kepala Badan SAR Nasional) mengenai musibah kapal motor Sinar Bangun di Perairan Danau Toba. 2. Atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia, kita menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut. 3. Terhadap korban yang hilang saya minta Basarnas, TNI, Polri, dan BNPB untuk secepatnya segera menemukan dan menyelamatkan korban. 4. Musibah ini merupakan pelajaran bagi kita semua untuk selalu hati-hati dan waspada. Bagi semua pemilik kapal patuhi semua peraturan yang ada, utamakan keselamatan penumpang, serta ikuti petunjuk dan arahan dari BMKG mengenai prakiraan dan potensi adanya cuaca buruk. 5. Saya juga minta kepada Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan di daerah untuk selalu rutin melakukan pengecekan berkala demi keamanan dan keselamatan penumpang. 6. Pemerintah akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan menjamin biaya perawatan untuk yang memerlukan perawatan. 7. Saya minta kasus seperti ini jangan sampai terulang lagi dan saya telah memerintahkan kepada Menteri Perhubungan untuk mengevaluasi seluruh standar keselamatan bagi angkutan penyeberangan

Presiden Jokowi Menyampaikan hal hal berikut terkait musibah tenggelamnya kapal motor Sinar Bangun di Perairan Danau Toba @jokowi
.
Di tengah kegembiraan kita seusai merayakan Hari Raya Idulfitri, berita duka datang dari Sumatra Utara. Kapal Motor Sinar Bangun mengalami musibah saat berlayar di perairan Danau Toba, Senin sore lalu.

Untuk itu, saya hendak menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Saya telah mendapatkan laporan dari Menteri Perhubungan dan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kepala Badan SAR Nasional) mengenai musibah kapal motor Sinar Bangun di Perairan Danau Toba.

2. Atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia, kita menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut.

3. Terhadap korban yang hilang saya minta Basarnas, TNI, Polri, dan BNPB untuk secepatnya segera menemukan dan menyelamatkan korban.

4. Musibah ini merupakan pelajaran bagi kita semua untuk selalu hati-hati dan waspada. Bagi semua pemilik kapal patuhi semua peraturan yang ada, utamakan keselamatan penumpang, serta ikuti petunjuk dan arahan dari BMKG mengenai prakiraan dan potensi adanya cuaca buruk.

5. Saya juga minta kepada Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan di daerah untuk selalu rutin melakukan pengecekan berkala demi keamanan dan keselamatan penumpang.

6. Pemerintah akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan menjamin biaya perawatan untuk yang memerlukan perawatan.

7. Saya minta kasus seperti ini jangan sampai terulang lagi dan saya telah memerintahkan kepada Menteri Perhubungan untuk mengevaluasi seluruh standar keselamatan bagi angkutan penyeberangan

Proses evakuasi korban musibah kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam diperairan danau Toba. . Video : Ayu Ananta melalui Line @medantalk . . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Berita Medan Follow @medantalk ••Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Proses evakuasi korban musibah kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam diperairan danau Toba.
.
Video : Ayu Ananta melalui Line @medantalk
.
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Berita Medan Follow @medantalk
••Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram