Beredarnya beberapa foto dan video mayat dan benda diduga bagian dari KM Sinar Bangun membuat sebagian masyarakat mencoba mengidentifikasi kenalan mereka yang menjadi korban. . Salah satu penampakan mayat difoto yang diduga telah dikenali adalah Dika, seorang bocah 9 tahun asal Binjai yang berada di kapal bersama enam anggota keluarganya yang lain. . Orang-orang mengenali Dika karena mengenakan jaket, celana panjang dan sepatu yang mirip dengan foto terakhir bersama ibunya, Fahrianty. . Mayat Fahrianty telah lebih dulu ditemukan, tepatnya pada hari Rabu (20/6/2018). . Tribun masih mencoba menghubungi Ryan Afandi (25), anak Fahrianty. . Keluarga Fandi yang menjadi korban di antaranya ayahnya Burhanuddin (48), ibunya Fahrianty (47) beserta empat adiknya yakni Dede Handriam (23), Neneng Nur Ainun (19), Maya Oktavianty (17), Dika Ferdian (9) dan saudara iparnya Yani (20). . Anak angkat Fahrianty, Erwin, meyakini bahwa mayat yang nampak di foto itu adalah adiknya. . Ia meyakini bahwa jenazah yang berjaket merah adalah Dika Ferdian. Ciri ini dikenalinya karena Dika saat pergi bersama keluarganya memakai jaket merah seperti di dalam rekaman. . “Saya yakin itu memang Si Dika itu. Pas pergi kemarin sebelum kejadian, dia memakai jaket merah kayak yang direkam ini,” kata Erwin di kediamannya, Jumat (29/6/2018). . Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/06/29/mayat-anak-kecil-di-dasar-danau-mirip-dika-asal-binjai-jenazah-ibunya-sudah-dimakamkan

Beredarnya beberapa foto dan video mayat dan benda diduga bagian dari KM Sinar Bangun membuat sebagian masyarakat mencoba mengidentifikasi kenalan mereka yang menjadi korban.
.
Salah satu penampakan mayat difoto yang diduga telah dikenali adalah Dika, seorang bocah 9 tahun asal Binjai yang berada di kapal bersama enam anggota keluarganya yang lain.
.
Orang-orang mengenali Dika karena mengenakan jaket, celana panjang dan sepatu yang mirip dengan foto terakhir bersama ibunya, Fahrianty.
.
Mayat Fahrianty telah lebih dulu ditemukan, tepatnya pada hari Rabu (20/6/2018).
.
Tribun masih mencoba menghubungi Ryan Afandi (25), anak Fahrianty.
.
Keluarga Fandi yang menjadi korban di antaranya ayahnya Burhanuddin (48), ibunya Fahrianty (47) beserta empat adiknya yakni Dede Handriam (23), Neneng Nur Ainun (19), Maya Oktavianty (17), Dika Ferdian (9) dan saudara iparnya Yani (20).
.
Anak angkat Fahrianty, Erwin, meyakini bahwa mayat yang nampak di foto itu adalah adiknya.
.
Ia meyakini bahwa jenazah yang berjaket merah adalah Dika Ferdian. Ciri ini dikenalinya karena Dika saat pergi bersama keluarganya memakai jaket merah seperti di dalam rekaman.
.
“Saya yakin itu memang Si Dika itu. Pas pergi kemarin sebelum kejadian, dia memakai jaket merah kayak yang direkam ini,” kata Erwin di kediamannya, Jumat (29/6/2018).
.
Sumber :
http://medan.tribunnews.com/2018/06/29/mayat-anak-kecil-di-dasar-danau-mirip-dika-asal-binjai-jenazah-ibunya-sudah-dimakamkan

Kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter . Pencarian korban dan bangkai KM Sinar Bangun terus dilakukan hingga hari kelima kapal tenggelam di perairan Danau Toba. Personil Polres Samosir bersama tim gabungan juga menurunkan alat Multibeam Echo sounder (sonar) untuk membantu pencarian. Kepala Badan SAR NAsional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Muhamad Syaugi mengatakan, sonar diturunkan ke perairan Danau Toba untuk mendeteksi kedalaman Danau Toba serta untuk melokalisir kedalaman laut. Beliau mengatakan kendala pencarian adalah kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter. Selain itu, arus deras juga menjadi kendala. Sonar akan diturunkan untuk mencari tahu lokasi bangkai kapal. Terlebih, didapat informasi titik koordinat bangkai kapal berubah. Dia menduga, berubahanya lokasi bangkai kapal, karena arus air yang deras dan menyebabkan kapal bergeser. Berdasarkan informasi yang didapat, kebanyakan korban terperangkap di dalam kapal ini. Oleh karena itu harus memakai alat agar bisa diangkat korbannya atau kapalnya. . Sumber @polressamosir . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku ••Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter
.
Pencarian korban dan bangkai KM Sinar Bangun terus dilakukan hingga hari kelima kapal tenggelam di perairan Danau Toba. Personil Polres Samosir bersama tim gabungan juga menurunkan alat Multibeam Echo sounder (sonar) untuk membantu pencarian.

Kepala Badan SAR NAsional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Muhamad Syaugi mengatakan, sonar diturunkan ke perairan Danau Toba untuk mendeteksi kedalaman Danau Toba serta untuk melokalisir kedalaman laut.

Beliau mengatakan kendala pencarian adalah kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter. Selain itu, arus deras juga menjadi kendala.

Sonar akan diturunkan untuk mencari tahu lokasi bangkai kapal. Terlebih, didapat informasi titik koordinat bangkai kapal berubah. Dia menduga, berubahanya lokasi bangkai kapal, karena arus air yang deras dan menyebabkan kapal bergeser.

Berdasarkan informasi yang didapat, kebanyakan korban terperangkap di dalam kapal ini. Oleh karena itu harus memakai alat agar bisa diangkat korbannya atau kapalnya.
.
Sumber @polressamosir
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
••Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram