Akibat adanya harimau yang berkeliaran, warga Desa Sibaruang, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), takut pergi ke kebun. Informasi yang diperoleh Analisadaily.com, sudah satu bulan lebih atau sekitar 45 hari warga tidak mengurus kebun mereka lantaran adanya harimau yang kerap berkeliaran di desa mereka. Kepala Desa Sibaruang, Nasron Efendi, mengatakan bahwa setidaknya sudah tiga orang petani yang berpapasan langsung dengan harimau tersebut. “Sudah ada warga kita yang langsung melihat harimau tersebut yaitu Almin Harianja, Kakmat Rambe dan Antoni Batubara,” kata Nasron, Jumat (29/3). Nasron menuturkan, awalnya mereka menemukan jejak harimau dekat perkebunan warga di Tor Nahambat, Desa Sibaruang. “Saat warga berada disitu, ternyata harimau itu hanya berjarak 2 sampai 3 meter dari posisi mereka,” tuturnya. Melihat keberadaan binatang buas tersebut, Kakmat dan Antoni lari menyelamatkan diri dan melompat ke jurang. Sementara Almin menyelamatkan diri ke dalam hutan. “Kakmat dan Antoni memutuskan lompat ke jurang. Mereka pun ditemukan selamat. Nasib baik juga masih menyertai Almin yang ditemukan selamat setelah dijemput warga ke dalam hutan,” ujar Nasron. Menurut Nasron, harimau ini berbeda dengan temuan warga sebelumnya. Sebab harimau ini mau mendekati warga. “Memang petani sudah tidak heran lagi dengan jejak harimau yang berada di hutan ini. Kawanan harimau biasanya kalau berjumpa dengan manusia langsung pergi, namun kali ini harimau yang ditemukan ketiga petani tersebut malah mendekati warga dan tidak melakukan perlawanan kepada petani,” jelasnya. Atas kejadian itu, Nasron meminta kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) agar segera melakukan tindakan. “Kami meminta petugas agar menangkap harimau itu supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas dan berkebun,” pungkasnya. Sumber : http://m.analisadaily.com/read/harimau-berkeliaran-warga-madina-takut-berkebun/715315/2019/03/29

Akibat adanya harimau yang berkeliaran, warga Desa Sibaruang, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), takut pergi ke kebun.
Informasi yang diperoleh Analisadaily.com, sudah satu bulan lebih atau sekitar 45 hari warga tidak mengurus kebun mereka lantaran adanya harimau yang kerap berkeliaran di desa mereka.

Kepala Desa Sibaruang, Nasron Efendi, mengatakan bahwa setidaknya sudah tiga orang petani yang berpapasan langsung dengan harimau tersebut.
“Sudah ada warga kita yang langsung melihat harimau tersebut yaitu Almin Harianja, Kakmat Rambe dan Antoni Batubara,” kata Nasron, Jumat (29/3). Nasron menuturkan, awalnya mereka menemukan jejak harimau dekat perkebunan warga di Tor Nahambat, Desa Sibaruang.
“Saat warga berada disitu, ternyata harimau itu hanya berjarak 2 sampai 3 meter dari posisi mereka,” tuturnya.

Melihat keberadaan binatang buas tersebut, Kakmat dan Antoni lari menyelamatkan diri dan melompat ke jurang. Sementara Almin menyelamatkan diri ke dalam hutan. “Kakmat dan Antoni memutuskan lompat ke jurang. Mereka pun ditemukan selamat. Nasib baik juga masih menyertai Almin yang ditemukan selamat setelah dijemput warga ke dalam hutan,” ujar Nasron.
Menurut Nasron, harimau ini berbeda dengan temuan warga sebelumnya. Sebab harimau ini mau mendekati warga. “Memang petani sudah tidak heran lagi dengan jejak harimau yang berada di hutan ini. Kawanan harimau biasanya kalau berjumpa dengan manusia langsung pergi, namun kali ini harimau yang ditemukan ketiga petani tersebut malah mendekati warga dan tidak melakukan perlawanan kepada petani,” jelasnya.

Atas kejadian itu, Nasron meminta kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) agar segera melakukan tindakan.
“Kami meminta petugas agar menangkap harimau itu supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas dan berkebun,” pungkasnya.

Sumber : http://m.analisadaily.com/read/harimau-berkeliaran-warga-madina-takut-berkebun/715315/2019/03/29

Jika saat ini anda ingin berwisata ke air terjun Pagaran Gala-Gala Desa Pagaran Gala – Gala Kecamatan Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal kini semakin mudah dijangkau menggunakan kenderaan roda dua. Ini setelah desa tersebut melakukan pembangunan jalan rabat beton dengan Dana Desa (DD) menuju destinasi wisata itu. “Kini jarak tempuh semakin mudah dijangkau dengan kenderaan roda dua setelah jalannya dibangun dengan rabat beton,” ujar Saipul warga Kecamatan Panyabungan Selatan kepada ANTARA, Kamis (28/3). Saipul menyebutkan, para wisatawan bila ingin berrekreasi ke tempat wisata itu saat ini hanya membutuhkan jalan kaki sepanjang 200 meter saja. “Sebelum dibangun pengunjung sangat sulit menjangkau lokasi itu,” ujarnya. Namun setelah adanya jalan rabat beton itu telah memudahkan akses para pengunjung semakain air terjun ini semakin ramai dikunjungi para wisatawan. Sementara itu, Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Parawisata Madina, Miswaruddin mengatakan, air terjun ini cukup menjanjikan untuk dikelola secara profesional sebagai wisata alam. Hanya saja lokasi tersebut masuk kawasan hutan lindung. “Jadi perlu kerjasama dalam pengembangan wisata alam yang indah ini, “harapnya. Sumber : https://sumut.antaranews.com/berita/203109/air-terjun-pagaran-gala-gala-madina-kini-makin-mudah-dijangkau

Jika saat ini anda ingin berwisata ke air terjun Pagaran Gala-Gala Desa Pagaran Gala – Gala Kecamatan Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal kini semakin mudah dijangkau menggunakan kenderaan roda dua.

Ini setelah desa tersebut melakukan pembangunan jalan rabat beton dengan Dana Desa (DD) menuju destinasi wisata itu. “Kini jarak tempuh semakin mudah dijangkau dengan kenderaan roda dua setelah jalannya dibangun dengan rabat beton,” ujar Saipul warga Kecamatan Panyabungan Selatan kepada ANTARA, Kamis (28/3). Saipul menyebutkan, para wisatawan bila ingin berrekreasi ke tempat wisata itu saat ini hanya membutuhkan jalan kaki sepanjang 200 meter saja. “Sebelum dibangun pengunjung sangat sulit menjangkau lokasi itu,” ujarnya.

Namun setelah adanya jalan rabat beton itu telah memudahkan akses para pengunjung semakain air terjun ini semakin ramai dikunjungi para wisatawan.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Parawisata Madina, Miswaruddin mengatakan, air terjun ini cukup menjanjikan untuk dikelola secara profesional sebagai wisata alam. Hanya saja lokasi tersebut masuk kawasan hutan lindung. “Jadi perlu kerjasama dalam pengembangan wisata alam yang indah ini, “harapnya.

Sumber : https://sumut.antaranews.com/berita/203109/air-terjun-pagaran-gala-gala-madina-kini-makin-mudah-dijangkau

Selesainya pembangunan Pelabuhan Palimbungan Ketek di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal dinilai dapat menjawab Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di kawasan itu. . Dengan adanya KEK ini nantinya dapat menciptakan lingkungan kondusif bagi investasi, ekspor dan memacu pertumbuhan ekonomi dan perdagangan. . “KEK Batahan – Natal di Madina sangat menjanjikan untuk menciptakan lingkungan kondusif bagi investasi, ekspor dan perdagangan serta memacu pertumbuhan ekonomi,” kata pemerhati pembangunan di Mandailing Natal, Irwan Daulay kepada ANTARA, Jumat (22/3). . Berdasarkan catatan, kata Irwan, salah satu KEK yang berhasil adalah KEK Shenzhen di China yang dimulai tahun 1979. Kawasan pantai miskin tersebut berkembang pesat menjadi kota industri manufaktur dan TI. . “Indonesia melalui Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia MP3EI menjadikan KEK ini salah satu pilar pembangunan ekonomi Indonesia ke depan yang fokus membangun kawasan industri dengan pola Public Privat Parthnership (PPP), yaitu kesatuan pemerintah dan swasta membangun kawasan industri dan infrasruktur pendukung sehingga potensi kawasan dapat dipacu pertumbuhannya dalam mengejar Indonesia menjadi negara maju dan berpendapatan tinggi di 2030,” ujarnya. . Irwan mencontohkan, KEK Sei Mangke salah satunya yang sudah berlangsung pembangunannya yang mengintegrasikan industri berbahan dasar sawit dengan pelabuhan laut Kuala Tanjung untuk menghasilkan berbagai produk hilir kelapa sawit berkualifikasi ekspor. . Bagi Madina rencana KEK Batahan ini adalah kebutuhan mendesak melihat semakin pesatnya pertumbuhan perkebunan kelapa sawit, karet, kopi dan lainnya yang produktivitasnya meningkat setiap tahun dan membutuhkan industri pengolahan dan dukungan transportasi memadai. . Disamping itu rencana KEK ini dapat diintegrasikan dengan pengelolaan kekayaan laut Madina sepanjang 170 Km membentang antara wilayah laut Sumatera Barat dan Tapanuli Selatan yang sangat kaya akan biota laut dan keindahan pantainya. . Sumber : https://sumut.antaranews.com/berita/201129/kek-batahan-natal-sangat-menjanjikan-untuk-pertumbuhan-ekonomi

Selesainya pembangunan Pelabuhan Palimbungan Ketek di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal dinilai dapat menjawab Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di kawasan itu.
.
Dengan adanya KEK ini nantinya dapat menciptakan lingkungan kondusif bagi investasi, ekspor dan memacu pertumbuhan ekonomi dan perdagangan.
.
“KEK Batahan – Natal di Madina sangat menjanjikan untuk menciptakan lingkungan kondusif bagi investasi, ekspor dan perdagangan serta memacu pertumbuhan ekonomi,” kata pemerhati pembangunan di Mandailing Natal, Irwan Daulay kepada ANTARA, Jumat (22/3).
.
Berdasarkan catatan, kata Irwan, salah satu KEK yang berhasil adalah KEK Shenzhen di China yang dimulai tahun 1979. Kawasan pantai miskin tersebut berkembang pesat menjadi kota industri manufaktur dan TI.
.
“Indonesia melalui Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia MP3EI menjadikan KEK ini salah satu pilar pembangunan ekonomi Indonesia ke depan yang fokus membangun kawasan industri dengan pola Public Privat Parthnership (PPP), yaitu kesatuan pemerintah dan swasta membangun kawasan industri dan infrasruktur pendukung sehingga potensi kawasan dapat dipacu pertumbuhannya dalam mengejar Indonesia menjadi negara maju dan berpendapatan tinggi di 2030,” ujarnya. .
Irwan mencontohkan, KEK Sei Mangke salah satunya yang sudah berlangsung pembangunannya yang mengintegrasikan industri berbahan dasar sawit dengan pelabuhan laut Kuala Tanjung untuk menghasilkan berbagai produk hilir kelapa sawit berkualifikasi ekspor.
.
Bagi Madina rencana KEK Batahan ini adalah kebutuhan mendesak melihat semakin pesatnya pertumbuhan perkebunan kelapa sawit, karet, kopi dan lainnya yang produktivitasnya meningkat setiap tahun dan membutuhkan industri pengolahan dan dukungan transportasi memadai.
.
Disamping itu rencana KEK ini dapat diintegrasikan dengan pengelolaan kekayaan laut Madina sepanjang 170 Km membentang antara wilayah laut Sumatera Barat dan Tapanuli Selatan yang sangat kaya akan biota laut dan keindahan pantainya.
.
Sumber : https://sumut.antaranews.com/berita/201129/kek-batahan-natal-sangat-menjanjikan-untuk-pertumbuhan-ekonomi

Semangati Korban Banjir, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Bilang “Malam Ini Saya Bersama Kalian” . Kalimat penyemangat dan motivasi dicurahkan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat mengunjungi pengungsi bencana banjir bandang yang menewaskan 12 murid madrasah di Desa Muara Saladi, Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (15/10/2018). . Dia melakukan berbagai cara untuk menyemangati para korban, termasuk keluarga dari korban yang tewas pada Jumat pekan lalu. . Edy memberi motivasi kepada warga dan turut menyerahkan bantuan kepada warga yang kini mengungsi di Balai Naposo Nauli Bulung, Kelurahan Hutagodang, Ulu Pungkut, Mandailing Natal. . “Tidak satu pun orang yang menghendaki datangnya musibah. Karena itu, saya minta agar tidak berlarut-larut dalam kesedihan,” ujar Edy. . Edy juga mengajak para korban bencana untuk terus menggelar tahlilan serta shalat gaib mendoakan korban. . “Setelah ini ibu-ibu dan bapak-bapak semua istirahat, nanti malam tahlilan dan shalat gaib,” kata Edy. . Pensiunan anggota tentara itu juga menyampaikan niat menginap di lokasi bencana. . “Malam ini saya akan bersama-sama kalian di sini,” kata Gubernur Sumut ini. . Edy mengatakan pihaknya bersama Pemkab Mandailing Natal akan merelokasi rumah warga serta sekolah dasar yang rusak diterjang banjir. . Dia juga meminta Bupati Mandailing Natal Dahlan Nasution untuk mempercepat proses pemindahan murid-murid sekolah dasar di desa itu ke sekolah lain untuk sementara. Berdasarkan informasi, relokasi akan dilakukan di Simpang Hulu, Mandailing Natal. . “Saya harap ini waktu sesingkat-singkatnya selesai karena tak boleh terlalu lama. Anak sekolah ini tidak boleh terlalu lama tidak sekolah. Di Simpang Luhu itu ada sekolah SD. Nanti mulai waktu sesingkatnya anak-anak SD ini segera sekolah di Simpang Luhu,” kata Edy. . Sumber : http://regional.kompas.com/read/2018/10/17/14025441/semangati-korban-banjir-gubernur-sumut-edy-rahmayadi-bilang-malam-ini-saya

Semangati Korban Banjir, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Bilang “Malam Ini Saya Bersama Kalian”
.
Kalimat penyemangat dan motivasi dicurahkan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat mengunjungi pengungsi bencana banjir bandang yang menewaskan 12 murid madrasah di Desa Muara Saladi, Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (15/10/2018).
.
Dia melakukan berbagai cara untuk menyemangati para korban, termasuk keluarga dari korban yang tewas pada Jumat pekan lalu.
.
Edy memberi motivasi kepada warga dan turut menyerahkan bantuan kepada warga yang kini mengungsi di Balai Naposo Nauli Bulung, Kelurahan Hutagodang, Ulu Pungkut, Mandailing Natal.
.
“Tidak satu pun orang yang menghendaki datangnya musibah. Karena itu, saya minta agar tidak berlarut-larut dalam kesedihan,” ujar Edy.
.
Edy juga mengajak para korban bencana untuk terus menggelar tahlilan serta shalat gaib mendoakan korban.
.
“Setelah ini ibu-ibu dan bapak-bapak semua istirahat, nanti malam tahlilan dan shalat gaib,” kata Edy.
.
Pensiunan anggota tentara itu juga menyampaikan niat menginap di lokasi bencana.
.
“Malam ini saya akan bersama-sama kalian di sini,” kata Gubernur Sumut ini.
.
Edy mengatakan pihaknya bersama Pemkab Mandailing Natal akan merelokasi rumah warga serta sekolah dasar yang rusak diterjang banjir.
.
Dia juga meminta Bupati Mandailing Natal Dahlan Nasution untuk mempercepat proses pemindahan murid-murid sekolah dasar di desa itu ke sekolah lain untuk sementara. Berdasarkan informasi, relokasi akan dilakukan di Simpang Hulu, Mandailing Natal.
.
“Saya harap ini waktu sesingkat-singkatnya selesai karena tak boleh terlalu lama. Anak sekolah ini tidak boleh terlalu lama tidak sekolah. Di Simpang Luhu itu ada sekolah SD. Nanti mulai waktu sesingkatnya anak-anak SD ini segera sekolah di Simpang Luhu,” kata Edy.
.
Sumber : http://regional.kompas.com/read/2018/10/17/14025441/semangati-korban-banjir-gubernur-sumut-edy-rahmayadi-bilang-malam-ini-saya

Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Lahir dan Hanya Hidup 8 Jam, Ini Kemungkinan Penyebabnya . Seorang bayi perempuan malang yang lahir dengan satu mata serta tanpa hidung di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, meninggal dunia Kamis (13/9/2018). Bayi tersebut meninggal sekitar delapan jam setelah dilahirkan. Saat ini, jenazah masih berada di RSU Panyabungan. . “Benar, barusan saja meninggal. Memang dari awal kita sudah prediksi umur bayi ini tidak lama, karena kondisinya sangat buruk,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Mandailing Natal, Syarifuddin Nasution, saat dihubungi. . Syarifuddin mengatakan, pihak dokter sudah memprediksi bayi tersebut tidak akan bertahan lama hidup di dunia. Hal ini dikarenakan kondisinya yang begitu lemah. . Selain lahir dengan satu mata, bayi tersebut juga tidak memiliki hidung. “Kita sudah berupaya semaksimal mungkin, tapi Tuhan berkata lain,” kata Syarifuddin. . Sumber : http://medan.tribunnews.com/search?q=Bayi+mata+satu

Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Lahir dan Hanya Hidup 8 Jam, Ini Kemungkinan Penyebabnya
.
Seorang bayi perempuan malang yang lahir dengan satu mata serta tanpa hidung di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, meninggal dunia Kamis (13/9/2018).
Bayi tersebut meninggal sekitar delapan jam setelah dilahirkan. Saat ini, jenazah masih berada di RSU Panyabungan.
.
“Benar, barusan saja meninggal. Memang dari awal kita sudah prediksi umur bayi ini tidak lama, karena kondisinya sangat buruk,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Mandailing Natal, Syarifuddin Nasution, saat dihubungi.
.
Syarifuddin mengatakan, pihak dokter sudah memprediksi bayi tersebut tidak akan bertahan lama hidup di dunia. Hal ini dikarenakan kondisinya yang begitu lemah.
.
Selain lahir dengan satu mata, bayi tersebut juga tidak memiliki hidung.
“Kita sudah berupaya semaksimal mungkin, tapi Tuhan berkata lain,” kata Syarifuddin.
.
Sumber : http://medan.tribunnews.com/search?q=Bayi+mata+satu

Kecelakaan yang terjadi didaerah penyabungan satu unit mobil penumpang berwarna silver terlihat terperosok. . Belum diketahui secara pasti penyebab, menurut informasi tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut. . Video kiriman @rivansihombingg melalui Line @mdantalk . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kecelakaan yang terjadi didaerah penyabungan satu unit mobil penumpang berwarna silver terlihat terperosok.
.
Belum diketahui secara pasti penyebab, menurut informasi tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut.
.
Video kiriman @rivansihombingg melalui Line @mdantalk
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram