Mahasiswi Makassar yang Pura-pura Diculik Ingin Beli iPhone X dari Uang Tebusan . Mahasiswi Makassar yang Pura-pura Diculik Ingin Beli iPhone X dari Uang Tebusan . Pelaku Reza Azzahra kemudian melancarkan aksinya. Setelah beberapa hari tidak pulang ke rumah sesuai pengakuan orang tuanya ke Mapolrestabes Makassar, Reza mengirimkan pesan kepada orang tuanya pada Kamis siang (18/7/2019) dengan menggunakan nomor yang tidak dikenal sehingga tidak mencurigakan. . Dalam pesan di aplikasi WhatsApp itu, Reza Azzahra mengaku sedang disekap oleh seseorang di suatu tempat. Dia lalu meminta uang tebusan senilai Rp25 juta untuk ditransfer ke sebuah nomor rekening. Bahkan, dia mengancam orang tuanya dengan berpura-pura menyebutkan akan membunuh putri mereka jika tidak segera mengirimkan uang tebusan itu. . “Bahkan untuk meyakinkan orang tuanya, dalam pesan tersebut juga dikirimkan foto si anak dalam keadaan terikat dan matanya tertutup,” kata Indratmoko. . Reza mengaku, temannya turut membantunya beraksi. Temannya lah yang mengikat Reza dan menutup matanya. Temannya pula yang mengambil foto Reza, yang selanjutnya dia kirim ke orang tuanya sehingga percaya bahwa dia memang diculik. . Aksi Reza akhinya terbongkar setelah orang tuanya melapor ke Polrestabes Makassar. Polisi menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan pengejaran ke lokasi foto tersebut, sebuah rumah di Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Namun, polisi tidak mendapati Reza Azzahra. Di sana hanya ada seutas tali yang dipergunakan mengikat Reza. . Polisi terus melakukan pengembangan, hingga akhirnya menemukan Reza Azzahra di Kabupaten Maros. Setelah polisi menginterogasi pelaku, terungkap bahwa Reza merekayasa penculikannya. Perbuatan itu dia lakukan atas inisiatifnya. . Saat ini, Reza masih menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangannya di Mapolrestabes Makassar. Polisi akan berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak untuk memeriksa kejiwaan Reza karena aksinya itu. “Kami akan memeriksa kondisi kejiwaan pelaku,” kata Indratmoko. . Sumber : inews.id

Mahasiswi Makassar yang Pura-pura Diculik Ingin Beli iPhone X dari Uang Tebusan
.
Mahasiswi Makassar yang Pura-pura Diculik Ingin Beli iPhone X dari Uang Tebusan
.
Pelaku Reza Azzahra kemudian melancarkan aksinya. Setelah beberapa hari tidak pulang ke rumah sesuai pengakuan orang tuanya ke Mapolrestabes Makassar, Reza mengirimkan pesan kepada orang tuanya pada Kamis siang (18/7/2019) dengan menggunakan nomor yang tidak dikenal sehingga tidak mencurigakan.
.
Dalam pesan di aplikasi WhatsApp itu, Reza Azzahra mengaku sedang disekap oleh seseorang di suatu tempat. Dia lalu meminta uang tebusan senilai Rp25 juta untuk ditransfer ke sebuah nomor rekening. Bahkan, dia mengancam orang tuanya dengan berpura-pura menyebutkan akan membunuh putri mereka jika tidak segera mengirimkan uang tebusan itu.
.
“Bahkan untuk meyakinkan orang tuanya, dalam pesan tersebut juga dikirimkan foto si anak dalam keadaan terikat dan matanya tertutup,” kata Indratmoko.
.
Reza mengaku, temannya turut membantunya beraksi. Temannya lah yang mengikat Reza dan menutup matanya. Temannya pula yang mengambil foto Reza, yang selanjutnya dia kirim ke orang tuanya sehingga percaya bahwa dia memang diculik.
.
Aksi Reza akhinya terbongkar setelah orang tuanya melapor ke Polrestabes Makassar. Polisi menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan pengejaran ke lokasi foto tersebut, sebuah rumah di Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Namun, polisi tidak mendapati Reza Azzahra. Di sana hanya ada seutas tali yang dipergunakan mengikat Reza.
.
Polisi terus melakukan pengembangan, hingga akhirnya menemukan Reza Azzahra di Kabupaten Maros. Setelah polisi menginterogasi pelaku, terungkap bahwa Reza merekayasa penculikannya. Perbuatan itu dia lakukan atas inisiatifnya.
.
Saat ini, Reza masih menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangannya di Mapolrestabes Makassar. Polisi akan berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak untuk memeriksa kejiwaan Reza karena aksinya itu. “Kami akan memeriksa kondisi kejiwaan pelaku,” kata Indratmoko.
.
Sumber : inews.id

Video yang viral disosial media, yang terlihat seorang siswa sekolah menengah pertama berbuat tidak selayaknya pada seorang gurunya karena dilarang meroko didalam kelas disalah satu sekolah di Greseik. . Siswa yang bernama inisial AA tersebut meminta maaf kepada guru honorer SMP yang ia lawan, Siswa yang datang didampingi oleh orang tua nya ini memeluk dan memhuat pernyataan sambil menangis didepan kepala sekolah tokoh masyarakat dan Polsek Setempat. . Siswa AA mengatakan awalnyabia hanya bercanda, tetapi dipanas – panasi oleh teman sekelasnya hingga aksinya diluar kendali seperti dalam video tersebut. . Guru honorer yang bernama Nur Khalim menyampaikan kenapa ia tidak membalas aksi diluar batas siswa didiknya tersebut karena ia masih menahan amarah padansiswa tersebut dan saat ini is sudah memaafkan perlakuan siswa padamya didalam kelas. . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Video yang viral disosial media, yang terlihat seorang siswa sekolah menengah pertama berbuat tidak selayaknya pada seorang gurunya karena dilarang meroko didalam kelas disalah satu sekolah di Greseik.
.
Siswa yang bernama inisial AA tersebut meminta maaf kepada guru honorer SMP yang ia lawan, Siswa yang datang didampingi oleh orang tua nya ini memeluk dan memhuat pernyataan sambil menangis didepan kepala sekolah tokoh masyarakat dan Polsek Setempat.
.
Siswa AA mengatakan awalnyabia hanya bercanda, tetapi dipanas – panasi oleh teman sekelasnya hingga aksinya diluar kendali seperti dalam video tersebut.
.
Guru honorer yang bernama Nur Khalim menyampaikan kenapa ia tidak membalas aksi diluar batas siswa didiknya tersebut karena ia masih menahan amarah padansiswa tersebut dan saat ini is sudah memaafkan perlakuan siswa padamya didalam kelas.
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Tak Diberi Password Ponsel, Istri Bakar Suami . Seorang ibu rumah tangga di Desa Pandawangi, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tega membakar suaminya sendiri. Penyebabnya pun sepele, hanya tidak diberi password (sandi) untuk membuka ponsel suaminya. . Peristiwa terjadi pada Sabtu sore, 12 Januari 2019. Kejadian ini menggegerkan warga. Sebab, sang istri berinisial IC membakar suaminya di depan warga. . Kejadian ini bermula saat suaminya memperbaiki atap rumah, IC meminta kode sandi HP. Namun justru sang suami tidak memberikannya, bahkan memarahi dan memukul istrinya. . Tidak terima dipukul, IC mengambil bensin di rumahnya dan menyiram ke tubuh suami. IC kemudian membakar badan suaminya. . Kasubag Humas Polres Lombok Timur, Iptu Made Tista, membenarkan kejadian tersebut. Dalam keterangan rilisnya, dia mengatakan korban mengalami luka bakar yang cukup serius khususnya di bagian tubuh dan tangan. . Atas kejadian tersebut korban mengalami luka bakar dan dilarikan ke puskesmas oleh warga,” ujarnya. . Kini polisi masih meminta keterangan IC atas kasus tersebut. Dia kini diamankan di Polsek Jerowaru Lombok Timur. . Sumber : https://www.viva.co.id/berita/nasional/1111257-pasca-keributan-di-rutan-solo-polisi-bekuk-10-perusuh

Tak Diberi Password Ponsel, Istri Bakar Suami
.
Seorang ibu rumah tangga di Desa Pandawangi, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tega membakar suaminya sendiri. Penyebabnya pun sepele, hanya tidak diberi password (sandi) untuk membuka ponsel suaminya.
.
Peristiwa terjadi pada Sabtu sore, 12 Januari 2019. Kejadian ini menggegerkan warga. Sebab, sang istri berinisial IC membakar suaminya di depan warga.
.
Kejadian ini bermula saat suaminya memperbaiki atap rumah, IC meminta kode sandi HP. Namun justru sang suami tidak memberikannya, bahkan memarahi dan memukul istrinya.
.
Tidak terima dipukul, IC mengambil bensin di rumahnya dan menyiram ke tubuh suami. IC kemudian membakar badan suaminya.
.
Kasubag Humas Polres Lombok Timur, Iptu Made Tista, membenarkan kejadian tersebut. Dalam keterangan rilisnya, dia mengatakan korban mengalami luka bakar yang cukup serius khususnya di bagian tubuh dan tangan.
.
Atas kejadian tersebut korban mengalami luka bakar dan dilarikan ke puskesmas oleh warga,” ujarnya.
.
Kini polisi masih meminta keterangan IC atas kasus tersebut. Dia kini diamankan di Polsek Jerowaru Lombok Timur.
.
Sumber : https://www.viva.co.id/berita/nasional/1111257-pasca-keributan-di-rutan-solo-polisi-bekuk-10-perusuh

Kota Medan Dilanda Banjir, Wali Kota Dzulmi Eldin Minta Maaf . Wali Kota Medan Dzulmi Eldin memohon maaf kepada masyarakat atas banjir yang melanda Kota Medan akibat hujan deras sejak Sabtu (15/9/2018) petang hingga Minggu (16/9/2018) pagi. . Hal itu disampaikan Eldin ketika meninjau sejumlah titik genangan air bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Khairul Syahnan, Minggu. . Hampir semua ruas jalan dan permukiman penduduk dilaporkan dilanda banjir. . “Atas nama pribadi dan Pemkot Medan, saya minta maaf,” ucap Eldin seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu. . Salah satu kawasan yang rentan terkena banjir misalnya di Jalan Dr Mansyur. . Di tempat ini, ketinggian banjir mencapai lebih dari setengah meter. . Menurut warga setempat, Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin turut turun ke lokasi banjir guna memantau keadaan. . Sebelum pergi, warga pun mengadukan nasib mereka yang terkena banjir. . “Sudah tadi kami bilang juga. Pak, kami warga yang kena banjir, Pak. Terus dia bilang iya, iya,” kata Bobi, Minggu (17/9/2018). . Bobi mengatakan, wali kota sempat memantau keadaan banjir. Namun, dirinya tidak berbicara kepada warga secara langsung. . “Enggak ada tanya-tanya warga. Tapi enggak tahu kalau melalui kepling ya,” kata dia. . Bobi pun mengatakan, dirinya belum mendengar ada bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan. . Tetapi mungkin wali kota berbicara kepada kepling mengenai hal tersebut. . “Kalau di sini (Jalan dr Mansyur) enggak seberapa. Di belakang itu dalam kali. Banyak rumah tenggelam,” ujar Bobi lagi. . Berdasarkan pantauan, Jalan dr Mansyur memang rentan terkena banjir. Setelah diguyur hujan sejak Sabtu sore, jalan tersebut kembali banjir. . Warga mengatakan, lokasi tersebut mulai banjir sejak pukul 04.00 WIB. Hingga pukul12.30 WIB, air masih membanjiri jalan tersebut. Akibatnya banyak kendaraan yang mogok karena nekat menerjang banjir. (*) . Sumber : http://medan.tribunnews.com/amp/2018/09/16/kota-medan-dilanda-banjir-wali-kota-dzulmi-eldin-minta-maaf

Kota Medan Dilanda Banjir, Wali Kota Dzulmi Eldin Minta Maaf
.
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin memohon maaf kepada masyarakat atas banjir yang melanda Kota Medan akibat hujan deras sejak Sabtu (15/9/2018) petang hingga Minggu (16/9/2018) pagi.
.
Hal itu disampaikan Eldin ketika meninjau sejumlah titik genangan air bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Khairul Syahnan, Minggu.
.
Hampir semua ruas jalan dan permukiman penduduk dilaporkan dilanda banjir.
.
“Atas nama pribadi dan Pemkot Medan, saya minta maaf,” ucap Eldin seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu.
.
Salah satu kawasan yang rentan terkena banjir misalnya di Jalan Dr Mansyur.
.
Di tempat ini, ketinggian banjir mencapai lebih dari setengah meter.
.
Menurut warga setempat, Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin turut turun ke lokasi banjir guna memantau keadaan.
.
Sebelum pergi, warga pun mengadukan nasib mereka yang terkena banjir.
.
“Sudah tadi kami bilang juga. Pak, kami warga yang kena banjir, Pak. Terus dia bilang iya, iya,” kata Bobi, Minggu (17/9/2018).
.
Bobi mengatakan, wali kota sempat memantau keadaan banjir. Namun, dirinya tidak berbicara kepada warga secara langsung.
.
“Enggak ada tanya-tanya warga. Tapi enggak tahu kalau melalui kepling ya,” kata dia.
.
Bobi pun mengatakan, dirinya belum mendengar ada bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
.
Tetapi mungkin wali kota berbicara kepada kepling mengenai hal tersebut.
.
“Kalau di sini (Jalan dr Mansyur) enggak seberapa. Di belakang itu dalam kali. Banyak rumah tenggelam,” ujar Bobi lagi.
.
Berdasarkan pantauan, Jalan dr Mansyur memang rentan terkena banjir. Setelah diguyur hujan sejak Sabtu sore, jalan tersebut kembali banjir.
.
Warga mengatakan, lokasi tersebut mulai banjir sejak pukul 04.00 WIB. Hingga pukul12.30 WIB, air masih membanjiri jalan tersebut. Akibatnya banyak kendaraan yang mogok karena nekat menerjang banjir. (*)
.
Sumber : http://medan.tribunnews.com/amp/2018/09/16/kota-medan-dilanda-banjir-wali-kota-dzulmi-eldin-minta-maaf