Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) kembali mengungkap jaringan narkoba internasional yang melibatkan narapidana (napi) di Lapas Tanjung Gusta Medan. . Informasi diperoleh Analisadaily.com, dalam pengungkapan tersebut petugas BNN mengamankan beberapa orang tersangka, diantaranya MA warga asal Bekasi, ZK alias AG, dan MR alias IJ. Keduanya narapidana Lapas Tanjung Gusta, serta ZL, IS, MM, dan RZ. . “Dalam pengungkapan ini seorang narapidana Lapas Tanjung Gusta  berinisial BYK tewas ditembak petugas karena mencoba melawan saat diamankan,” kata Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol Marsauli Siregar, Senin (17/9). . Marsauli menuturkan, peredaran narkoba jenis sabu ini berasal dari jaringan Jakarta-Medan-Malaysia. Barang haram itu dikendalikan tersangka MA, yang merupakan warga asal Bekasi. . “Setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka, ternyata makelar barang haram dari MA itu merupakan napi Tanjung Gusta, ZK dan MR. Gudang untuk menyimpan sabu-sabu tersebut berada di Medan,” ucapnya. . Selain para tersangka tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua bungkus sabu seberat 2 kilogram dengan bungkus teh berwarna hijau, tujuh botol Acetone berisi bahan baku sabu-sabu cair, satu unit becak barang, 10 unit Hand Phone, 10 tas jinjing, dan 1 unit mobil mewah. . “Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), yo Pasal 132 UU RI No: 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman seumur hidup atau pidana mati,” pungkas Marsauli. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/bnnp-sumut-ungkap-jaringan-internasional-1-pelaku-ditembak-mati/619369/2018/09/17

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) kembali mengungkap jaringan narkoba internasional yang melibatkan narapidana (napi) di Lapas Tanjung Gusta Medan.
.
Informasi diperoleh Analisadaily.com, dalam pengungkapan tersebut petugas BNN mengamankan beberapa orang tersangka, diantaranya MA warga asal Bekasi, ZK alias AG, dan MR alias IJ. Keduanya narapidana Lapas Tanjung Gusta, serta ZL, IS, MM, dan RZ.
.
“Dalam pengungkapan ini seorang narapidana Lapas Tanjung Gusta  berinisial BYK tewas ditembak petugas karena mencoba melawan saat diamankan,” kata Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol Marsauli Siregar, Senin (17/9).
.
Marsauli menuturkan, peredaran narkoba jenis sabu ini berasal dari jaringan Jakarta-Medan-Malaysia. Barang haram itu dikendalikan tersangka MA, yang merupakan warga asal Bekasi.
.
“Setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka, ternyata makelar barang haram dari MA itu merupakan napi Tanjung Gusta, ZK dan MR. Gudang untuk menyimpan sabu-sabu tersebut berada di Medan,” ucapnya.
.
Selain para tersangka tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua bungkus sabu seberat 2 kilogram dengan bungkus teh berwarna hijau, tujuh botol Acetone berisi bahan baku sabu-sabu cair, satu unit becak barang, 10 unit Hand Phone, 10 tas jinjing, dan 1 unit mobil mewah.
.
“Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), yo Pasal 132 UU RI No: 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman seumur hidup atau pidana mati,” pungkas Marsauli.
.
Sumber : http://m.analisadaily.com/read/bnnp-sumut-ungkap-jaringan-internasional-1-pelaku-ditembak-mati/619369/2018/09/17

Terjadi penggerebekan dijalan Pahlawan gang sepakat kecamatan Medan Perjuangan sore ini 15/09/2018 sekitar pukul 18.30 wib. . Menurut informasi pengirim video yang berada dilokasi, penggerebekan tersebut diduga terkait dengan kasus narkotika. . Kepada kawan medantalk harap selalu hindari segala hal yang berkaitan dengan narkoba, karena narkoba sangat merusak dan hukumannya sangat berat. . Video kiriman Aby melalui Line @medantalk . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Terjadi penggerebekan dijalan Pahlawan gang sepakat kecamatan Medan Perjuangan sore ini 15/09/2018 sekitar pukul 18.30 wib.
.
Menurut informasi pengirim video yang berada dilokasi, penggerebekan tersebut diduga terkait dengan kasus narkotika.
.
Kepada kawan medantalk harap selalu hindari segala hal yang berkaitan dengan narkoba, karena narkoba sangat merusak dan hukumannya sangat berat.
.
Video kiriman Aby melalui Line @medantalk
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

TNI Angkatan Laut Lantamal 1 Belawan, menggagalkan penyelendupan diduga narkotika golongan I jenis sabu dari luar negeri melalui jalur laut. . Pjs Kadispen Lantamal 1 Belawan, Lettu Laut (P) Mochamad Sidik mengatakan kasus ini rencananya dirilis hari ini pukul 15.00 WIB. . “Ya kita mau riliskan nanti pukul 15.00 WIB,” kata Lettu Laut (P) Mochamad Sidik, Jumat (14/9/2018). . “Rilia ini, terkait dugaan penemuan narkotika oleh personel TNI Angkatan Laut Lantamal 1 Belawan yang akan di selundupkan ke Indonesia,” sambungnya. . Lebih lanjut, Sidik menjelaskan penangkapan berawal dari laporan intelijen bahwa ada sebuah kapal speedboat dari Malaysia akan masuk ke wilayah Indonesia, melalui perairan laut di daerah Suruwei, Aceh membawa narkotika jenis sabu. . Dari laporan tersebut, personel Pos Angkatan Laut (Posal) Lantamal 1 Belawan dengan menggunakan perahu, langsung mengintai di jalur laut yang dicurigai akan di lintasan speedbot membawa narkoba. . Pada Kamis (13/9/2018) sekitar pukul 06.44 wib, personel Posal TNI Angkatan Laut melihat speedboat yang di curigai menyelundupkan narkoba ke Indonesia, melintas di Alur Kuala Peunaga Lama pada Kordinat 04 43 99 U- 098 24 83 T. . “Saat diberhentikan untuk diperiksa petugas, speedboat yang ditumpangi 2 orang pria langsung melarikan diri. . Tim patroli sempat memberikan tembakan peringatan kepada penumpang kapal speedboat ke udara sebanyak tiga kali, tapu peringatan tersebut tidak diindahkan,” ujar Sidik. . Ia menambahkan, bahwa Speedboat akhirnya berhenti di tepi alur dan dua penumpang speedboat yang diduga anggota jaringan pengedara narkoba internasional berhasil melompat dan melarikan diri. . “Kita amankan 2 tas ukuran besar berisi serbuk putih diduga narkotika jenis sabu, yang diperkirakan seberat 150 Kg telah berhasil diamankan,” tutup Sidik. . Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/09/14/tni-amankan-150-kilogram-sabusabu-di-speedboat-asal-malaysia-di-perairan-laut-suruway

TNI Angkatan Laut Lantamal 1 Belawan, menggagalkan penyelendupan diduga narkotika golongan I jenis sabu dari luar negeri melalui jalur laut. .
Pjs Kadispen Lantamal 1 Belawan, Lettu Laut (P) Mochamad Sidik mengatakan kasus ini rencananya dirilis hari ini pukul 15.00 WIB.
.
“Ya kita mau riliskan nanti pukul 15.00 WIB,” kata Lettu Laut (P) Mochamad Sidik, Jumat (14/9/2018).
.
“Rilia ini, terkait dugaan penemuan narkotika oleh personel TNI Angkatan Laut Lantamal 1 Belawan yang akan di selundupkan ke Indonesia,” sambungnya.
.
Lebih lanjut, Sidik menjelaskan penangkapan berawal dari laporan intelijen bahwa ada sebuah kapal speedboat dari Malaysia akan masuk ke wilayah Indonesia, melalui perairan laut di daerah Suruwei, Aceh membawa narkotika jenis sabu.
.
Dari laporan tersebut, personel Pos Angkatan Laut (Posal) Lantamal 1 Belawan dengan menggunakan perahu, langsung mengintai di jalur laut yang dicurigai akan di lintasan speedbot membawa narkoba.
.
Pada Kamis (13/9/2018) sekitar pukul 06.44 wib, personel Posal TNI Angkatan Laut melihat speedboat yang di curigai menyelundupkan narkoba ke Indonesia, melintas di Alur Kuala Peunaga Lama pada Kordinat 04 43 99 U- 098 24 83 T.
.
“Saat diberhentikan untuk diperiksa petugas, speedboat yang ditumpangi 2 orang pria langsung melarikan diri.
.
Tim patroli sempat memberikan tembakan peringatan kepada penumpang kapal speedboat ke udara sebanyak tiga kali, tapu peringatan tersebut tidak diindahkan,” ujar Sidik.
.
Ia menambahkan, bahwa Speedboat akhirnya berhenti di tepi alur dan dua penumpang speedboat yang diduga anggota jaringan pengedara narkoba internasional berhasil melompat dan melarikan diri.
.
“Kita amankan 2 tas ukuran besar berisi serbuk putih diduga narkotika jenis sabu, yang diperkirakan seberat 150 Kg telah berhasil diamankan,” tutup Sidik.
.
Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/09/14/tni-amankan-150-kilogram-sabusabu-di-speedboat-asal-malaysia-di-perairan-laut-suruway

Seorang pelajar tertangkap Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Bone Bolango karena meracik narkoba dari sampo yang dicampur bahan lain. “Ini kasus unik, sampo digunakan sebagai bahan pencampur, ditambah bahan lain,” kata Haris Pakaya, kepala BNN Bone Bolango saat memaparkan sosialisasi kepada forum komunikasi anti-narkoba berbasis media dalam jaringan, Rabu (12/9/2018). Haris menjelaskan, saat diinterogasi pelajar tersebut mengaku mampu membuat narkoba dengan bahan sampo dari aplikasi di internet. “Keluarga harus mampu mendampingi putra-putrinya, terutama dalam mengakses internet,” kata Haris Pakaya. Kasus-kasus yang memiliki tren di Kabupaten Bone Bolango terkait penggunaan narkoba ini antara lain penggunaan lem oleh kaum muda, obat batuk yang dicampur minuman berenergi, jamur yang tumbuh di kotoran sapi dan pembalut yang direbus. BNN Bone Bolango sepanjang tahun 2018 mencatat ada 3 kasus narkoba, salah satunya merupakan kasus kambuhan yang pelakunya pecandu murni pernah ditangkap tahun 2017. Sumber : https://regional.kompas.com/read/2018/09/12/10345141/seorang-pelajar-racik-narkoba-dari-bahan-sampo

Seorang pelajar tertangkap Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Bone Bolango karena meracik narkoba dari sampo yang dicampur bahan lain. “Ini kasus unik, sampo digunakan sebagai bahan pencampur, ditambah bahan lain,” kata Haris Pakaya, kepala BNN Bone Bolango saat memaparkan sosialisasi kepada forum komunikasi anti-narkoba berbasis media dalam jaringan, Rabu (12/9/2018). Haris menjelaskan, saat diinterogasi pelajar tersebut mengaku mampu membuat narkoba dengan bahan sampo dari aplikasi di internet. “Keluarga harus mampu mendampingi putra-putrinya, terutama dalam mengakses internet,” kata Haris Pakaya.

Kasus-kasus yang memiliki tren di Kabupaten Bone Bolango terkait penggunaan narkoba ini antara lain penggunaan lem oleh kaum muda, obat batuk yang dicampur minuman berenergi, jamur yang tumbuh di kotoran sapi dan pembalut yang direbus.

BNN Bone Bolango sepanjang tahun 2018 mencatat ada 3 kasus narkoba, salah satunya merupakan kasus kambuhan yang pelakunya pecandu murni pernah ditangkap tahun 2017.

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2018/09/12/10345141/seorang-pelajar-racik-narkoba-dari-bahan-sampo

Tiga orang Bocah di Bengkalis dilarikan ke Puskesmas setelah mengkonsumsi ekstasi yang awalnya dikira permen, Senin (10/9/2018) . “Semalam ada kejadian tiga orang anak yang dilarikan Ke Puskesmas Sungai Pakning karena diduga mengonsumsi pil ektasi,” ujar Kapolsek Bukit Batu Kompol Hendrik, Selasa (11/9) pagi. . Kompol hendrik mengutarakan bahwa awalnya bocah yang masih berusia tujuh tahun yang pertama kali mendapati ekstasi tersebut dari mobil ayahnya. . Bocah tersebut mengira pil ekstasi tersebut adalah permen yang dibawa ayahnya sepulang dari Pekanbaru. . “Bocah yang menemukan ekstasi tersebut masuk ke dalam mobil ayahnya yang diparkir setelah pulang dari Pekanbaru,” ujarnya. . Menurut dia, kejadian ini langsung diselidiki oleh Polsek Bukit Batu, ternyata diduga pil ektasi di dapat dari sebuah mobil milik ayah satu diantara anak yang termakan diduga pil ektasi tersebut. . Polsek Bukit Batu yang mendapat informasi ini langsung melakukan penyilidikan. Alhasil dari mobil H polisi berhasil menemukan sisa diduga pil ektasi sebanyak satu butir. . “Kemudian barang bukti dan H diamankan ke Mapolsek Bukit Batu, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ” terang Kapolsek. . Tersangka di sidik pihak Kepolisian terkait kepemilikan narkoba yang ditemukan di mobilnya. “Saat ini H sudah kita tahan dari hasil pemeriksaan urinnya postif menggunakan narkoba, ” jelas Kapolsek. . Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/09/11/dikira-permen-tiga-bocah-konsumsi-ekstasi-milik-ayahnya

Tiga orang Bocah di Bengkalis dilarikan ke Puskesmas setelah mengkonsumsi ekstasi yang awalnya dikira permen, Senin (10/9/2018)
.
“Semalam ada kejadian tiga orang anak yang dilarikan Ke Puskesmas Sungai Pakning karena diduga mengonsumsi pil ektasi,” ujar Kapolsek Bukit Batu Kompol Hendrik, Selasa (11/9) pagi.
.
Kompol hendrik mengutarakan bahwa awalnya bocah yang masih berusia tujuh tahun yang pertama kali mendapati ekstasi tersebut dari mobil ayahnya.
.
Bocah tersebut mengira pil ekstasi tersebut adalah permen yang dibawa ayahnya sepulang dari Pekanbaru.
.
“Bocah yang menemukan ekstasi tersebut masuk ke dalam mobil ayahnya yang diparkir setelah pulang dari Pekanbaru,” ujarnya.
.
Menurut dia, kejadian ini langsung diselidiki oleh Polsek Bukit Batu, ternyata diduga pil ektasi di dapat dari sebuah mobil milik ayah satu diantara anak yang termakan diduga pil ektasi tersebut.
.
Polsek Bukit Batu yang mendapat informasi ini langsung melakukan penyilidikan. Alhasil dari mobil H polisi berhasil menemukan sisa diduga pil ektasi sebanyak satu butir.
.
“Kemudian barang bukti dan H diamankan ke Mapolsek Bukit Batu, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ” terang Kapolsek.
.
Tersangka di sidik pihak Kepolisian terkait kepemilikan narkoba yang ditemukan di mobilnya. “Saat ini H sudah kita tahan dari hasil pemeriksaan urinnya postif menggunakan narkoba, ” jelas Kapolsek.
.
Sumber :
http://medan.tribunnews.com/2018/09/11/dikira-permen-tiga-bocah-konsumsi-ekstasi-milik-ayahnya

Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) selaku leading sektor pencegahan dan pemberantasan narkoba, memberikan penjelasan terkait kasus tindak pidana narkotika dalam kasus keripik jamur bermerek Snack Good beberapa waktu lalu. . Sampel yang diterima dan diperiksa di Laboratorium BNN pada akhir Oktober 2017, dg LP no : 1116/X/2017, tanggal 25 Oktober 2017 dengan Tersangka Eddy Haryono als Cyan. . Tersangka sendiri, sudah divonis oleh pengadilan dengan hukuman 7 tahun 2 bulan penjara. TKP di Bandung dengan 1 orang tersangka. . Kepala Deputi Pemberantasan BNNIrjen Pol Arman Depari mengatakan pemeriksaan menggunakan GCMS setelah dilakukan ekstraksi kandungan jamurnya. . “Ditemukan kandungan Zat Psilosin, terdaftar dalam Gol. I no 46. Zat Psilosin merupakan Halusinogen, yang dapat membahayakan pengguna. misalnya merasa jadi superman, terjun dari jendela hotel atau efek terendah adalah pusing kepala,” kata Kepala Deputi Pemberantasan BNNIrjen Arman Depari, Rabu (5/9/2018). . “Zat Psilosin terdapat secara alami dalam jamur tersebut. Jamur kotoran sapi, kotoran-kotoran binatang atau jamur liar di lapangan atau dibalik rumput dan lainnya,” sambungnya. . Lebih lanjut, Arman memastikan keripik tersebut mengandung zat yang tergolong narkotika sebagaimana diatur dalam UU No 35 thn 2009 tentang narkotika dan lampirannya maka sipelaku menguasai,menyimpan, pemilik dan pengedar narkoba. . “Pelaku dalam kasus ini, dikenakan pasal 112,114 dan 124 UU tentang narkotika dan pelaku telah dihukum sesuai keterangan diatas,” jelas Arman. . Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/09/05/hasil-lab-keripik-ini-mengandung-zat-psilosin-bnn-efeknya-halusinasi-hingga-seolah-olah-superman

Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) selaku leading sektor pencegahan dan pemberantasan narkoba, memberikan penjelasan terkait kasus tindak pidana narkotika dalam kasus keripik jamur bermerek Snack Good beberapa waktu lalu.
.
Sampel yang diterima dan diperiksa di Laboratorium BNN pada akhir Oktober 2017, dg LP no : 1116/X/2017, tanggal 25 Oktober 2017 dengan Tersangka Eddy Haryono als Cyan.
.
Tersangka sendiri, sudah divonis oleh pengadilan dengan hukuman 7 tahun 2 bulan penjara. TKP di Bandung dengan 1 orang tersangka.
.
Kepala Deputi Pemberantasan BNNIrjen Pol Arman Depari mengatakan pemeriksaan menggunakan GCMS setelah dilakukan ekstraksi kandungan jamurnya.
.
“Ditemukan kandungan Zat Psilosin, terdaftar dalam Gol. I no 46. Zat Psilosin merupakan Halusinogen, yang dapat membahayakan pengguna. misalnya merasa jadi superman, terjun dari jendela hotel atau efek terendah adalah pusing kepala,” kata Kepala Deputi Pemberantasan BNNIrjen Arman Depari, Rabu (5/9/2018).
.
“Zat Psilosin terdapat secara alami dalam jamur tersebut. Jamur kotoran sapi, kotoran-kotoran binatang atau jamur liar di lapangan atau dibalik rumput dan lainnya,” sambungnya.
.
Lebih lanjut, Arman memastikan keripik tersebut mengandung zat yang tergolong narkotika sebagaimana diatur dalam UU No 35 thn 2009 tentang narkotika dan lampirannya maka sipelaku menguasai,menyimpan, pemilik dan pengedar narkoba.
.
“Pelaku dalam kasus ini, dikenakan pasal 112,114 dan 124 UU tentang narkotika dan pelaku telah dihukum sesuai keterangan diatas,” jelas Arman.
.
Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/09/05/hasil-lab-keripik-ini-mengandung-zat-psilosin-bnn-efeknya-halusinasi-hingga-seolah-olah-superman

Satresnarkoba Polres Karo menggagalkan pengiriman ratusan narkotika jenis ganja dengan modus dicampur dengan buah jeruk dalam keranjang dan hendak dikirim melalui jasa ekspedisi ke Jakarta, Rabu (05/09/2018), sekira pukul 04.00 WIB. . Kabag Ops Polres Karo, Kompol B. Sembiring kepada medanbisnisdaily.com di halaman Mapolres mengatakan, pada awalnya kepolisian mendapat informasi ada aktivitas peredaran narkoba di seputar Kota Kabanjahe dan setelah ditindaklanjuti ternyata informasi tersebut benar adanya. . “Setelah dilakukan pengmbangan tersangka berhasil ditangkap inisial MG di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di seputar Pasar Roga Berastagi sekira pukul 4 dinihari,”jelas Sembiring. . Barang bukti, lanjutnya, belum ditimbang secara pasti, namun diprediksi sekitar 200 kilogram. Belum diketahui apakah ini jaringan narkoba namun saat ini masih terus didalami. . “Tersangka dikenakan pasal 112 ayat 2 dan 114 ayat 2 Undang undang No. 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati dan penjara seumur hidup,”ujarnya. . Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/09/05/50033/polres_karo_gagalkan_pengiriman_200_kg_ganja_dalam_keranjang_jeruk/

Satresnarkoba Polres Karo menggagalkan pengiriman ratusan narkotika jenis ganja dengan modus dicampur dengan buah jeruk dalam keranjang dan hendak dikirim melalui jasa ekspedisi ke Jakarta, Rabu (05/09/2018), sekira pukul 04.00 WIB.
.
Kabag Ops Polres Karo, Kompol B. Sembiring kepada medanbisnisdaily.com di halaman Mapolres mengatakan, pada awalnya kepolisian mendapat informasi ada aktivitas peredaran narkoba di seputar Kota Kabanjahe dan setelah ditindaklanjuti ternyata informasi tersebut benar adanya.
.
“Setelah dilakukan pengmbangan tersangka berhasil ditangkap inisial MG di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di seputar Pasar Roga Berastagi sekira pukul 4 dinihari,”jelas Sembiring.
.
Barang bukti, lanjutnya, belum ditimbang secara pasti, namun diprediksi sekitar 200 kilogram. Belum diketahui apakah ini jaringan narkoba namun saat ini masih terus didalami.
.
“Tersangka dikenakan pasal 112 ayat 2 dan 114 ayat 2 Undang undang No. 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati dan penjara seumur hidup,”ujarnya.
.
Sumber :
http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/09/05/50033/polres_karo_gagalkan_pengiriman_200_kg_ganja_dalam_keranjang_jeruk/

Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggagalkan peredaran narkotika jaringan internasional dengan barang bukti 9 kilogram sabu-sabu yang dibawa dari Malaysia ke Indonesia. . Dalam penangkapan itu polisi mengamankan enam tersangka, tiga diantaranya meninggal dunia karena mencoba melarikan diri saat diamankan. . Keenam tersangka itu adalah MAA (47) warga Desa Masjid, Kecamatan Suka Mulia Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang; MZ (40) Warga Negara Asing (WNA) asal Pulau Penang, Malaysia; S (42) warga Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun; MRl (32), MAR (32) dan Z (43) yang ketiga merupakan warga Tanjung Keramat, Kecamatan Bandar Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang. . “Dari keenam orang itu, tiga diantaranya meninggal dunia karena melawan dan melarikan diri saat hendak diamankan, yakni MAA, S dan MZ WNA asal Malaysia,” ‎‎kata Kapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol Agus Andrianto di depan Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Jumat (24/8). . Agus menjelaskan, penangkapan itu berawal ketika MAA diketahui sebagai pengatur masuknya sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia. Kemudian pada Minggu (19/9) sekitar pukul 16.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap MAA di Simpang Opak Kabupaten Aceh Tamiang. . Selain barang bukti sabu-sabu 9 kilogram, petugas juga mengamankan 5 unit telepon genggang, 1 unit mobil double kabin BK 8397 CF dan satu unit sepeda motor BL 3060 WBR. . Atas perbuatannya pelaku yang hidup diancam dengan ‎Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 111 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. . “Untuk hukuman pidana, para tersangka itu dihukum mati dan pidana penjara seumur hidup,” pungkas Agus. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/polda-sumut-tembak-mati-3-gembong-narkoba-jaringan-internasional/607489/2018/08/24

Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggagalkan peredaran narkotika jaringan internasional dengan barang bukti 9 kilogram sabu-sabu yang dibawa dari Malaysia ke Indonesia.
.
Dalam penangkapan itu polisi mengamankan enam tersangka, tiga diantaranya meninggal dunia karena mencoba melarikan diri saat diamankan.
.
Keenam tersangka itu adalah MAA (47) warga Desa Masjid, Kecamatan Suka Mulia Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang; MZ (40) Warga Negara Asing (WNA) asal Pulau Penang, Malaysia; S (42) warga Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun; MRl (32), MAR (32) dan Z (43) yang ketiga merupakan warga Tanjung Keramat, Kecamatan Bandar Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang.
.
“Dari keenam orang itu, tiga diantaranya meninggal dunia karena melawan dan melarikan diri saat hendak diamankan, yakni MAA, S dan MZ WNA asal Malaysia,” ‎‎kata Kapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol Agus Andrianto di depan Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Jumat (24/8).
.
Agus menjelaskan, penangkapan itu berawal ketika MAA diketahui sebagai pengatur masuknya sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia. Kemudian pada Minggu (19/9) sekitar pukul 16.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap MAA di Simpang Opak Kabupaten Aceh Tamiang.
.
Selain barang bukti sabu-sabu 9 kilogram, petugas juga mengamankan 5 unit telepon genggang, 1 unit mobil double kabin BK 8397 CF dan satu unit sepeda motor BL 3060 WBR.
.
Atas perbuatannya pelaku yang hidup diancam dengan ‎Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 111 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
.
“Untuk hukuman pidana, para tersangka itu dihukum mati dan pidana penjara seumur hidup,” pungkas Agus.
.
Sumber :
http://m.analisadaily.com/read/polda-sumut-tembak-mati-3-gembong-narkoba-jaringan-internasional/607489/2018/08/24

Gerebek Kampung Narkoba, Polisi Amankan Tiga Pengedar dan 12 Mesin Jackpot. . Tim gabungan Polrestabes Medan, melakukan gerebek kampung narkoba (GKN) di kawasan Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, pada Minggu (20/5/2018) dini hari. . Pada penggerebek dipimpin langsung Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP I Gede Nakti, yang menggeledah sejumlah pondok-pondok disinyalir sebagai lokasi perjudian dan narkoba. . Dari lokasi, personel berhasil meringkus tiga pengedar sabu. . Tidak hanya pengedar yang diamankan, polisi juga mengamankan 12 mesin judi Jackpot dan 14 unit sepeda motor tanpa kelengkapan surat berkendara . Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP I Gede Nakti, mengatakan penggerebek ini dilakukan atas laporan masyarakat yang resah adannya lokasi judi dan narkoba. . Sambung Nakti, ke tiga pengedar narkoba bersama 12 unit judi jackpotdan 14 unit sepeda motor dibawa ke Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan. . “Gerebek yang dilaksanakan sebagai bentuk memberikan rasa aman kepada masyarakat agar dapat menjalankan ibadah puasa tanpa adanya gangguan dan aksi-aksi kriminal,” ujarnya. . Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/05/20/gerebek-kampung-narkoba-polisi-amankan-tiga-pengedar-dan-12-mesin-jackpot

Gerebek Kampung Narkoba, Polisi Amankan Tiga Pengedar dan 12 Mesin Jackpot.
.
Tim gabungan Polrestabes Medan, melakukan gerebek kampung narkoba (GKN) di kawasan Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, pada Minggu (20/5/2018) dini hari.
.
Pada penggerebek dipimpin langsung Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP I Gede Nakti, yang menggeledah sejumlah pondok-pondok disinyalir sebagai lokasi perjudian dan narkoba.
.
Dari lokasi, personel berhasil meringkus tiga pengedar sabu.
.
Tidak hanya pengedar yang diamankan, polisi juga mengamankan 12 mesin judi Jackpot dan 14 unit sepeda motor tanpa kelengkapan surat berkendara
.
Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP I Gede Nakti, mengatakan penggerebek ini dilakukan atas laporan masyarakat yang resah adannya lokasi judi dan narkoba.
.
Sambung Nakti, ke tiga pengedar narkoba bersama 12 unit judi jackpotdan 14 unit sepeda motor dibawa ke Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan.
.
“Gerebek yang dilaksanakan sebagai bentuk memberikan rasa aman kepada masyarakat agar dapat menjalankan ibadah puasa tanpa adanya gangguan dan aksi-aksi kriminal,” ujarnya.
.
Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/05/20/gerebek-kampung-narkoba-polisi-amankan-tiga-pengedar-dan-12-mesin-jackpot

Petugas Bea Cukai Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, menggagalkan penyelundupan sabu-sabu. Dua warga negara Malaysia ditangkap, salah seorang di antaranya kedapatan menyembunyikan kapsul berisi narkoba itu di dalam anusnya. . Kedua warga negara Malaysia yang ditangkap berinisial ABZ (46), warga Pulau Pinang, dan MRSA (23), warga Kuala Lumpur. Mereka diamankan tak lama setelah turun dari pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 123, Rabu (24/4) tengah malam. Pesawat itu baru tiba dari Kuala Lumpur. . “Berawal dari analisis pasengger dari tim intelijen, dikembangkan. Suspect dari awal sudah diidentifikasi kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan wawancara,” kata Bagus Nugroho Tamtomo Putro, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Kualanamu, Jumat (27/4). . Pemeriksaan berlanjut hingga keduanya menjalani rontgen. “Hasilnya positif,” sambung Bagus. . Tiga kapsul terdeteksi pada bagian anus ABZ. Ketiganya akhirnya berhasil dikeluarkan dan di dalamnya didapati narkotika jenis sabu-sabu. . Masing-masing kapsul berisi sabu-sabu dengan berat sekitar 30 gram. Total 91 gram yang diamankan. . Pada MRSA tidak ditemukan narkoba. Namun, berdasarkan pemeriksaan sementara, dia merupakan pengendali pengiriman sabu-sabu itu. “Dari awal mereka bersama-sama, diperiksa bersama-sama, tapi barang bukti hanya ada pada ABZ. Sementara dari pemeriksaan tadi, yang satu dengan inisal MRS itu sebagai pengendali,” jelas Bagus. . Selain narkoba, petugas Bea Cukai juga mengamankan barang bukti berupa telepon genggam, paspor, koper, dan barang bawaan lainnya. Kedua pelaku dan barang bukti itu kemudian diserahkan ke Polda Sumut untuk menyelidiki pengiriman narkoba itu. . “Polda yang akan memeriksa lebih lanjut dan mengembangkannya,” jelas Bagus. . Sumber : merdeka.com

Petugas Bea Cukai Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, menggagalkan penyelundupan sabu-sabu. Dua warga negara Malaysia ditangkap, salah seorang di antaranya kedapatan menyembunyikan kapsul berisi narkoba itu di dalam anusnya.
.
Kedua warga negara Malaysia yang ditangkap berinisial ABZ (46), warga Pulau Pinang, dan MRSA (23), warga Kuala Lumpur. Mereka diamankan tak lama setelah turun dari pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 123, Rabu (24/4) tengah malam. Pesawat itu baru tiba dari Kuala Lumpur.
.
“Berawal dari analisis pasengger dari tim intelijen, dikembangkan. Suspect dari awal sudah diidentifikasi kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan wawancara,” kata Bagus Nugroho Tamtomo Putro, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Kualanamu, Jumat (27/4).
.
Pemeriksaan berlanjut hingga keduanya menjalani rontgen. “Hasilnya positif,” sambung Bagus.
.
Tiga kapsul terdeteksi pada bagian anus ABZ. Ketiganya akhirnya berhasil dikeluarkan dan di dalamnya didapati narkotika jenis sabu-sabu.
.
Masing-masing kapsul berisi sabu-sabu dengan berat sekitar 30 gram. Total 91 gram yang diamankan.
.
Pada MRSA tidak ditemukan narkoba. Namun, berdasarkan pemeriksaan sementara, dia merupakan pengendali pengiriman sabu-sabu itu. “Dari awal mereka bersama-sama, diperiksa bersama-sama, tapi barang bukti hanya ada pada ABZ. Sementara dari pemeriksaan tadi, yang satu dengan inisal MRS itu sebagai pengendali,” jelas Bagus.
.
Selain narkoba, petugas Bea Cukai juga mengamankan barang bukti berupa telepon genggam, paspor, koper, dan barang bawaan lainnya. Kedua pelaku dan barang bukti itu kemudian diserahkan ke Polda Sumut untuk menyelidiki pengiriman narkoba itu.
.
“Polda yang akan memeriksa lebih lanjut dan mengembangkannya,” jelas Bagus.
.
Sumber : merdeka.com

Polrestabes Medan Amankan Tiga Kurir Belasan Kilo sabu dan Ribuan Butir Pil Ekstasi di Deliserdang . Satuan Resnarkoba Polresta Medan menggrebek sebuah rumah yang menyimpan narkoba di Dusun III Penampungan, Desa Deli Tua, Namo Rambe, Deli Serdang, Sumut, Senin (9/4). Dalam pengrebekan tersebut petugas mengamankan 3 orang dan menyita barang bukti 14 kg sabu-sabu dan 4.000 butir pil ekstasi asal Malaysia dari lokasi itu. . Berdasarkan informasi dihimpun, penggerebekan berlangsung sejak pukul 14.00 Wib. Operasi itu dikabarkan sebagai pengembangan penangkapan penyalahgunaan narkoba yang diungkap Polrestabes Medan. . Penggerebekan yang dipimpin langsung Kasat Reserse Narkoba Polestabes Medan, AKBP Raphael Shandy Cahya Priambodo. Seorang wanita dan dua pria diamankan dari lokasi. “Ada dua orang yang diamankan, kita masih melakukan pengembangan,” kata Raphael. . Salah seorang yang diamankan disebut-sebut berinisial P, warga Karang Rejo, Polonia, Medan. Dia dikabarkan merupakan anggota jaringan pemasok narkoba dari jalur Malaysia. . Sumber : http://dnaberita.com/2018/04/09/polrestabes-medan-amankan-tiga-kurir-belasan-kilo-sabu-dan-ribuan-butir-pil-ekstasi-di-deliserdang/

Polrestabes Medan Amankan Tiga Kurir Belasan Kilo sabu dan Ribuan Butir Pil Ekstasi di Deliserdang
.
Satuan Resnarkoba Polresta Medan menggrebek sebuah rumah yang menyimpan narkoba di Dusun III Penampungan, Desa Deli Tua, Namo Rambe, Deli Serdang, Sumut, Senin (9/4). Dalam pengrebekan tersebut petugas mengamankan 3 orang dan menyita barang bukti 14 kg sabu-sabu dan 4.000 butir pil ekstasi asal Malaysia dari lokasi itu.
.
Berdasarkan informasi dihimpun, penggerebekan berlangsung sejak pukul 14.00 Wib. Operasi itu dikabarkan sebagai pengembangan penangkapan penyalahgunaan narkoba yang diungkap Polrestabes Medan.
.
Penggerebekan yang dipimpin langsung Kasat Reserse Narkoba Polestabes Medan, AKBP Raphael Shandy Cahya Priambodo.
Seorang wanita dan dua pria diamankan dari lokasi. “Ada dua orang yang diamankan, kita masih melakukan pengembangan,” kata Raphael.
.
Salah seorang yang diamankan disebut-sebut berinisial P, warga Karang Rejo, Polonia, Medan. Dia dikabarkan merupakan anggota jaringan pemasok narkoba dari jalur Malaysia.
.
Sumber : http://dnaberita.com/2018/04/09/polrestabes-medan-amankan-tiga-kurir-belasan-kilo-sabu-dan-ribuan-butir-pil-ekstasi-di-deliserdang/

Ditembak BNN, Bandar Narkoba Bersimbah Darah di Jalan Tritura . Badan Narkotika Nasional menembak seorang pria terduga bandar narkoba di Jalan Tritura, Medan, Selasa (20/3/2018). . Pria yang mengenakan kaos abu-abu itu sempat tergeletak lama di pinggir jalan dengan kondisi berlumuran darah di bagian perut dan punggung. . Petugas yang melakukan penangkapan belum bersedia merinci identitas pelaku yang mereka tembak. . Amatan di lokasi, petugas juga mengamankan seorang pria yang mengenakan baju merah ke dalam mobil dengan kedua tangan diborgol. . Sementara pelaku yang ditembak dibawa ke RS Bhayangkara Medan. . Sejumlah saksi mata mengatakan kedua pelaku awalnya menumpang becak. Petugas yang menguntit dari belakang sempat meneriaki keduanya agar berhenti. . “Tiba-tiba ada suara tembakan, satu orang langsung tergeletak,” kata seorang saksi. Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengakui penangkapan itu dilakukan anak buahnya. . “Iya benar, sabar ya,” kata Arman. Petugas terlihat mengamankan sebuah tas ransel milik pelaku. Informasinya tas tersebut berisi sabu-sabu dalam jumlah besar. (*) . Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2018/03/20/ditembak-bnn-bandar-narkoba-bersimbah-darah-di-jalan-tritura

Ditembak BNN, Bandar Narkoba Bersimbah Darah di Jalan Tritura
.
Badan Narkotika Nasional menembak seorang pria terduga bandar narkoba di Jalan Tritura, Medan, Selasa (20/3/2018).
.
Pria yang mengenakan kaos abu-abu itu sempat tergeletak lama di pinggir jalan dengan kondisi berlumuran darah di bagian perut dan punggung.
.
Petugas yang melakukan penangkapan belum bersedia merinci identitas pelaku yang mereka tembak.
.
Amatan di lokasi, petugas juga mengamankan seorang pria yang mengenakan baju merah ke dalam mobil dengan kedua tangan diborgol.
.
Sementara pelaku yang ditembak dibawa ke RS Bhayangkara Medan.
.
Sejumlah saksi mata mengatakan kedua pelaku awalnya menumpang becak. Petugas yang menguntit dari belakang sempat meneriaki keduanya agar berhenti.
.
“Tiba-tiba ada suara tembakan, satu orang langsung tergeletak,” kata seorang saksi.
Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengakui penangkapan itu dilakukan anak buahnya.
.
“Iya benar, sabar ya,” kata Arman.
Petugas terlihat mengamankan sebuah tas ransel milik pelaku. Informasinya tas tersebut berisi sabu-sabu dalam jumlah besar. (*)
.
Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2018/03/20/ditembak-bnn-bandar-narkoba-bersimbah-darah-di-jalan-tritura