Kebakaran yang terjadi pasar jalan cemara medan sore ini 26/04/2019 sekitar pukul 17.00 wib, belum diketahui penyebab pasti kebakaran yang berada ditengah pasar, menurut informasi tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut. . video kiriman melalui Line @medantalk

Kebakaran yang terjadi pasar jalan cemara medan sore ini 26/04/2019 sekitar pukul 17.00 wib, belum diketahui penyebab pasti kebakaran yang berada ditengah pasar, menurut informasi tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut.
.
video kiriman melalui Line @medantalk

Pemko Medan masih berupaya menertibkan pedagang pasar yang berjualan di area luar dan pedagang kaki lima (PKL). Para pedagang membangkang dan tidak mematuhi aturan pemerintah meski sudah diusir beberapa kali oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Seorang pedagang buah di Pasa Sukaramai, Ida, mengaku berjualan di pinggir jalan lebih laku. “Bukan kami tidak mencoba jualan di dalam, cuma kurang laku. Di luar, saya menjual Alpukat 150 kg, di dalam saya coba cuma 40 kg sampai sore. Jadi kami makan apa?” katanya, Kamis (25/4/2019). Menurutnya, meski distribusi harus dibayar terus. Seperti cukai, sampah, jaga malam. Cukai sebesar Rp 4 ribu, sampah Rp 2 ribu dan uang jaga malam Rp 2 ribu setiap harinya. Ia bersama pedagang pasar yang lain sudah pernah mengeluh kepada Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Namun, mereka diminta untuk bersabar dan akan dicarikan jalan keluar. “Orang di dalam semua pindah keluar. Sebentar lagi yang di dalam pindah juga keluar di lokasi parkir ini,” katanya warga Medan Amplas ini. Ia juga menceritakan bagaimana mahalnya harga sewa meja. “Rp 100 juta kami menyicil ke bank, kalau beli dua meja, 3 juta sebulan. Kalau saya cuma satu, Rp 1,5 juta kurang lebih,” ungkapnya yang sudah 32 tahun berjualan. Sukaramai ini karena sudah semrawut, katanya. Ia pun sudah tidak mengerti masalahnya di mana. Jalan dipenuhi oleh pedangang liar semua. Sementara, yang berjualan di dalam harus berkutat dengan harga sewa mahal dan kurang laku. Para pedagang pun sudah banyak yang tidak berjualan karena tidak sanggup, habis modal dan tidak sesuai uang masuk dan uang keluar. “Yang bertahan yang dekat tangga, yang basement. Kami di ujung sana. Saya jualan jauh di dalam. Sedih memang. Istilahnya kan kami pedagang resmi. Tetapi, tidak tahunya beginilah,” terangnya. Ia memohon kepada pemerintah bagaimana solusi yang bagus agar biar maju pajak ini dan mereka aman berjualan. Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya mengakui belum ada solusi selain menertibkan mereka untuk masuk ke dalam. “Masih ditertibkan. Tempat di dalam ada. Mereka tidak mau masuk. Karena ada Pasar Akik. Masih dicarikan solusinya,” katanya. Sumber : www.tribunmedan.com

Pemko Medan masih berupaya menertibkan pedagang pasar yang berjualan di area luar dan pedagang kaki lima (PKL).
Para pedagang membangkang dan tidak mematuhi aturan pemerintah meski sudah diusir beberapa kali oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Seorang pedagang buah di Pasa Sukaramai, Ida, mengaku berjualan di pinggir jalan lebih laku. “Bukan kami tidak mencoba jualan di dalam, cuma kurang laku. Di luar, saya menjual Alpukat 150 kg, di dalam saya coba cuma 40 kg sampai sore. Jadi kami makan apa?” katanya, Kamis (25/4/2019). Menurutnya, meski distribusi harus dibayar terus. Seperti cukai, sampah, jaga malam. Cukai sebesar Rp 4 ribu, sampah Rp 2 ribu dan uang jaga malam Rp 2 ribu setiap harinya.
Ia bersama pedagang pasar yang lain sudah pernah mengeluh kepada Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Namun, mereka diminta untuk bersabar dan akan dicarikan jalan keluar. “Orang di dalam semua pindah keluar. Sebentar lagi yang di dalam pindah juga keluar di lokasi parkir ini,” katanya warga Medan Amplas ini.
Ia juga menceritakan bagaimana mahalnya harga sewa meja.
“Rp 100 juta kami menyicil ke bank, kalau beli dua meja, 3 juta sebulan. Kalau saya cuma satu, Rp 1,5 juta kurang lebih,” ungkapnya yang sudah 32 tahun berjualan.
Sukaramai ini karena sudah semrawut, katanya. Ia pun sudah tidak mengerti masalahnya di mana. Jalan dipenuhi oleh pedangang liar semua. Sementara, yang berjualan di dalam harus berkutat dengan harga sewa mahal dan kurang laku.

Para pedagang pun sudah banyak yang tidak berjualan karena tidak sanggup, habis modal dan tidak sesuai uang masuk dan uang keluar.
“Yang bertahan yang dekat tangga, yang basement. Kami di ujung sana. Saya jualan jauh di dalam. Sedih memang. Istilahnya kan kami pedagang resmi. Tetapi, tidak tahunya beginilah,” terangnya.
Ia memohon kepada pemerintah bagaimana solusi yang bagus agar biar maju pajak ini dan mereka aman berjualan.

Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya mengakui belum ada solusi selain menertibkan mereka untuk masuk ke dalam.
“Masih ditertibkan. Tempat di dalam ada. Mereka tidak mau masuk. Karena ada Pasar Akik. Masih dicarikan solusinya,” katanya.

Sumber : www.tribunmedan.com

Tim gabungan intelijen dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar meringkus seorang buronan dalam kasus pembangunan kios darurat Pasar Horas Pematangsiantar pada tahun 2002. . Pelaku bernama Henry Panjaitan yang dinyatakan sebagai buronan sejak 11 tahun lalu akhirnya diamankan di Kota Medan. “Terpidana 4 tahun penjara itu bernama Ir. Henry Panjaitan. Dia dinyatakan buron sejak 2008,” kata Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Selasa (23/4). . Sumanggar menjelaskan, pelaku diamankan pagi tadi sekitar pukul 7.30 WIB di sebuah warung kopi, Jalan Sei Silau, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. “Yang bersangkutan sudah masuk dalam pemantauan kita sejak 17 April kemarin. Saat itu tim melihat yang bersangkutan melakukan pencoblosan tak jauh dari rumahnya di Jalan Sei Asahan. Namun tim kita gagal melakukan penangkapan saat itu,” jelasnya. . Pada saat diamankan, pelaku saat itu sedang sarapan. “Jadi memang selama 11 tahun terpidana yang dalam kasus ini sebagai rekanan kerap berpindah-pindah Jakarta dan Medan sehingga menyulitkan kita melakukan eksekusi,” ucap Sumanggar. . Sementara Kepala Kejari Pematangsiantar, Ferziansyah Sesunan, menuturkan bahwa sebelum dimasukan dalam daftar buronan, Henry pada tahun 2002 dinyatakan bebas oleh Pengadilan Negeri Siantar. Namun kemudian jaksa langsung mengajukan Kasasi. . “Nah pada tahun 2005, putusan kasasi keluar dan menghukum Henry dengan pidana 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp 200.000.000 subsider 6 bulan penjara dan membayar uang pengganti sebesar Rp 247 juta,” tuturnya. . Namun jaksa pada saat itu tidak langsung mengeksekusi Henry lantaran salinan putusan kasasi belum diterima. Kemudian pada tahun 2008 barulah jaksa menerima salinan putusan tersebut. . “Namun pada saat kita eksekusi, tersangka sudah melarikan diri,” ujar Ferzi. Belakangan Henry diketahui mengubah identitasnya termasuk alamat rumah. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/buron-11-tahun-terpidana-kasus-pasar-horas-diamankan-usai-sarapan/726832/2019/04/23 . [Bersambung dikolom Komentar]

Tim gabungan intelijen dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar meringkus seorang buronan dalam kasus pembangunan kios darurat Pasar Horas Pematangsiantar pada tahun 2002.
.
Pelaku bernama Henry Panjaitan yang dinyatakan sebagai buronan sejak 11 tahun lalu akhirnya diamankan di Kota Medan.
“Terpidana 4 tahun penjara itu bernama Ir. Henry Panjaitan. Dia dinyatakan buron sejak 2008,” kata Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Selasa (23/4).
.
Sumanggar menjelaskan, pelaku diamankan pagi tadi sekitar pukul 7.30 WIB di sebuah warung kopi, Jalan Sei Silau, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
“Yang bersangkutan sudah masuk dalam pemantauan kita sejak 17 April kemarin. Saat itu tim melihat yang bersangkutan melakukan pencoblosan tak jauh dari rumahnya di Jalan Sei Asahan. Namun tim kita gagal melakukan penangkapan saat itu,” jelasnya.
.
Pada saat diamankan, pelaku saat itu sedang sarapan. “Jadi memang selama 11 tahun terpidana yang dalam kasus ini sebagai rekanan kerap berpindah-pindah Jakarta dan Medan sehingga menyulitkan kita melakukan eksekusi,” ucap Sumanggar.
.
Sementara Kepala Kejari Pematangsiantar, Ferziansyah Sesunan, menuturkan bahwa sebelum dimasukan dalam daftar buronan, Henry pada tahun 2002 dinyatakan bebas oleh Pengadilan Negeri Siantar. Namun kemudian jaksa langsung mengajukan Kasasi.
.
“Nah pada tahun 2005, putusan kasasi keluar dan menghukum Henry dengan pidana 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp 200.000.000 subsider 6 bulan penjara dan membayar uang pengganti sebesar Rp 247 juta,” tuturnya.
.
Namun jaksa pada saat itu tidak langsung mengeksekusi Henry lantaran salinan putusan kasasi belum diterima. Kemudian pada tahun 2008 barulah jaksa menerima salinan putusan tersebut.
.
“Namun pada saat kita eksekusi, tersangka sudah melarikan diri,” ujar Ferzi. Belakangan Henry diketahui mengubah identitasnya termasuk alamat rumah.
.
Sumber : http://m.analisadaily.com/read/buron-11-tahun-terpidana-kasus-pasar-horas-diamankan-usai-sarapan/726832/2019/04/23
.
[Bersambung dikolom Komentar]

Penolakan dari para pedagang yang hari ini 28/09/2018 sekitar pukul 11.00 terjadi didaerah bekas penertiban Pajak Sukarame Medan. . Para pedagang merasa kecewa karena tidak dapat berjualan dilokasi tersebut. . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Penolakan dari para pedagang yang hari ini 28/09/2018 sekitar pukul 11.00 terjadi didaerah bekas penertiban Pajak Sukarame Medan.
.
Para pedagang merasa kecewa karena tidak dapat berjualan dilokasi tersebut.
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Harap selalu tetap waspada dan berhati – hati dimana pun anda berada, karena kriminal bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. . Video kiriman @jayaprasetyawan melalui line @medantalk . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Harap selalu tetap waspada dan berhati – hati dimana pun anda berada, karena kriminal bisa terjadi kapan saja dan dimana saja.
.
Video kiriman @jayaprasetyawan melalui line @medantalk
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Penertiban pedagang kaki lima yang berada dipasar pancurbatu deliserdang sumatera utara hari ini 21/09/2018 dilaksanakan oleh petugas gabungan. . Menurut informasi pengirim video, hingga saat ini pukul 09.30 wib lokasi penertiban berlangsung lancar dan tanpa penolakan dari para pedagang. . Semoga setelah penertiban para pedagang tidak lagi berjualan ditrotoar dan badan jalan, karena biasanya kalau hari libur, dipasar ini biasa terjadi kemacetan. . VIdeo kiriman Maeil melalui Line @medantalk . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Penertiban pedagang kaki lima yang berada dipasar pancurbatu deliserdang sumatera utara hari ini 21/09/2018 dilaksanakan oleh petugas gabungan.
.
Menurut informasi pengirim video, hingga saat ini pukul 09.30 wib lokasi penertiban berlangsung lancar dan tanpa penolakan dari para pedagang.
.
Semoga setelah penertiban para pedagang tidak lagi berjualan ditrotoar dan badan jalan, karena biasanya kalau hari libur, dipasar ini biasa terjadi kemacetan.
.
VIdeo kiriman Maeil melalui Line @medantalk
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan untk menertibkan seluruh pedagang di pasar tumpah terus berlanjut. Baru-baru ini, Pemko Medan melalui Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan telah melakukan sosialisasi kepada pedagang pasar tumpah bekas Pasar Aksara agar segera pindah dari lapak mereka. . Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama PD Pasar Rusdi Sinuraya saat dikonfirmasi, Selasa (11/9/2018). Ia mengatakan, pedagang yang berjualan di pinggir Jalan AR Hakim tepatnya di depan bekas Pasar Aksara akan dipindahkan ke tempat penampungan sementara. . “Rencananya dalam minggu ini kita pindahkan ke tempat penampungan sementara, di terminal Aksara itu. Jadi kita pindahkan ke situ, kita kemarin sudah sosialisasi kepada pedagang eks Pasar Aksara yang terbakar dulu. Pedagang yang di pinggir jalan semua kita tertibkan,” kata Rusdi. . Di samping itu, ia mengatakan, selain di terminal Aksara, pedagang yang tidak muat akan dialokasikan ke pasar-pasar terdekat, seperti Pasar Bakti dan Pasar Halat. Hal ini dikarenakan pasar-pasar tersebut masih bisa menampung pedagang. . “Pasar Halat itu masih ada sekitar 50 (pedagang) yang bisa masuk. Pasar Bakti itu pun sekitara 20-an masih ada,” ujar Rusdi. . Rusdi menjelaskan, sosialisasi yang dilakukan adalah pemberitahuan kepada pedagang agar bersiap-siap dan mengosongkan lapaknya. Namun begitu pun, Rusdi mengakui masih ada dinamika yang timbul dari pedagang. Tetapi ia menegaskan, pihaknya akan menertibkan semua pedagang dan mengembalikan Jalan AR Hakim sesuai fungsinya. . Ia menambahkan, setelah sosialisasi yang dilakukan, pihaknya akan melakukan tindaklanjut tersebut dalam minggu ini. . “Kita mengimbau kepada pedagang, ikutilah aturan yang dibuat pemerintah dalam hal ini PD Pasar agar berjualan di tempat yang telah disediakan. Tempatnya ya itu, terminal dan sebagian nanti di Pasar Halat, Pasar Bakti dan ada juga Pasar Denai. Enggak boleh lagi jualan di pinggir jalan. Tidak ada lagi pasar-pasar tumpah,” pungkas Rusdi. . Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/09/11/pemko-medanminta-pedagang-di-bekas-pasar-aksara-segera-pindah-tempat

Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan untk menertibkan seluruh pedagang di pasar tumpah terus berlanjut. Baru-baru ini, Pemko Medan melalui Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan telah melakukan sosialisasi kepada pedagang pasar tumpah bekas Pasar Aksara agar segera pindah dari lapak mereka.
.
Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama PD Pasar Rusdi Sinuraya saat dikonfirmasi, Selasa (11/9/2018). Ia mengatakan, pedagang yang berjualan di pinggir Jalan AR Hakim tepatnya di depan bekas Pasar Aksara akan dipindahkan ke tempat penampungan sementara.
.
“Rencananya dalam minggu ini kita pindahkan ke tempat penampungan sementara, di terminal Aksara itu. Jadi kita pindahkan ke situ, kita kemarin sudah sosialisasi kepada pedagang eks Pasar Aksara yang terbakar dulu. Pedagang yang di pinggir jalan semua kita tertibkan,” kata Rusdi.
.
Di samping itu, ia mengatakan, selain di terminal Aksara, pedagang yang tidak muat akan dialokasikan ke pasar-pasar terdekat, seperti Pasar Bakti dan Pasar Halat. Hal ini dikarenakan pasar-pasar tersebut masih bisa menampung pedagang.
.
“Pasar Halat itu masih ada sekitar 50 (pedagang) yang bisa masuk. Pasar Bakti itu pun sekitara 20-an masih ada,” ujar Rusdi.
.
Rusdi menjelaskan, sosialisasi yang dilakukan adalah pemberitahuan kepada pedagang agar bersiap-siap dan mengosongkan lapaknya. Namun begitu pun, Rusdi mengakui masih ada dinamika yang timbul dari pedagang. Tetapi ia menegaskan, pihaknya akan menertibkan semua pedagang dan mengembalikan Jalan AR Hakim sesuai fungsinya. .
Ia menambahkan, setelah sosialisasi yang dilakukan, pihaknya akan melakukan tindaklanjut tersebut dalam minggu ini.
.
“Kita mengimbau kepada pedagang, ikutilah aturan yang dibuat pemerintah dalam hal ini PD Pasar agar berjualan di tempat yang telah disediakan. Tempatnya ya itu, terminal dan sebagian nanti di Pasar Halat, Pasar Bakti dan ada juga Pasar Denai. Enggak boleh lagi jualan di pinggir jalan. Tidak ada lagi pasar-pasar tumpah,” pungkas Rusdi.
.
Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/09/11/pemko-medanminta-pedagang-di-bekas-pasar-aksara-segera-pindah-tempat

Aksi dorong – dorongan terjadi pagi ini 05/09/2018 sekitar pukul 09.00 antara petugas gabungan dengan para pedagang pasar sukaramai medan. . PD Pasar akan mengosongkn area parkir kendaraan didalam lingkungan pasar sukaramai , petugas gabungan dari satpol pp, PD Pasar, Dishub, Polri, TNI perugas kecamatan medan area dan kelurahan. Para pedagang menolok untuk dikosongkan. . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Aksi dorong – dorongan terjadi pagi ini 05/09/2018 sekitar pukul 09.00 antara petugas gabungan dengan para pedagang pasar sukaramai medan.
.
PD Pasar akan mengosongkn area parkir kendaraan didalam lingkungan pasar sukaramai , petugas gabungan dari satpol pp, PD Pasar, Dishub, Polri, TNI perugas kecamatan medan area dan kelurahan. Para pedagang menolok untuk dikosongkan.
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Aksi dorong – dorongan terjadi pagi ini 05/09/2018 sekitar pukul 09.00 antara petugas gabungan dengan para pedagang pasar sukaramai medan. . PD Pasar akan mengosongkn area parkir kendaraan didalam lingkungan pasar sukaramai , petugas gabungan dari satpol pp, PD Pasar, Dishub, Polri, TNI perugas kecamatan medan area dan kelurahan. Para pedagang menolok untuk dikosongkan. . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Aksi dorong – dorongan terjadi pagi ini 05/09/2018 sekitar pukul 09.00 antara petugas gabungan dengan para pedagang pasar sukaramai medan.
.
PD Pasar akan mengosongkn area parkir kendaraan didalam lingkungan pasar sukaramai , petugas gabungan dari satpol pp, PD Pasar, Dishub, Polri, TNI perugas kecamatan medan area dan kelurahan. Para pedagang menolok untuk dikosongkan.
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Sejumlah puluhan orang pedagang pasar timah Medan melakukan aksi unjukrasa didepan kantor walikota Medan siang ini 06/03/2018. . Para pedagang pasar timah ini meminta kepada walikota tentang kejelasan nasib mereka terhadap revitalisasi pasar. . Pedangan kembali memprotes dan menolak pengosongan pasar timah tersebut. . . •• foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. •• Follow @medanku untuk hal – hal unik dan menarik di Medan. •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? dan motivasi karir, Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Sejumlah puluhan orang pedagang pasar timah Medan melakukan aksi unjukrasa didepan kantor walikota Medan siang ini 06/03/2018.
.
Para pedagang pasar timah ini meminta kepada walikota tentang kejelasan nasib mereka terhadap revitalisasi pasar.
.
Pedangan kembali memprotes dan menolak pengosongan pasar timah tersebut.
.
.
•• foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama.
•• Follow @medanku untuk hal – hal unik dan menarik di Medan.
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? dan motivasi karir, Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Halo..halo ada yg baru nih di kota Medan 😄 jangan sampai ketinggalan ya! . Pasar Wiken adalah pasar/lapak serba ada yg akan diadakan setiap bulan sebagai wadah jual-beli warga kota Medan dan sekitarnya. . Pasar Wiken volume 1 akan diadakan pada hari Minggu, 11 Maret 2018 mulai pkl. 10.00 – 20.00 WIB di GOR MICC Jl. Gagak Hitam Ringroad – Medan. . Untuk pendaftaran silahkan WA: 0821 6150 5400. Biaya pendaftaran tenant: Rp. 150.000,- . Buruan buka lapakmu di Pasar Wiken, kuota tenant terbatas!! . Follow IG @pasarwiken untuk info terkini

Halo..halo ada yg baru nih di kota Medan 😄 jangan sampai ketinggalan ya!
.
Pasar Wiken adalah pasar/lapak serba ada yg akan diadakan setiap bulan sebagai wadah jual-beli warga kota Medan dan sekitarnya.
.
Pasar Wiken volume 1 akan diadakan pada hari Minggu, 11 Maret 2018 mulai pkl. 10.00 – 20.00 WIB di GOR MICC Jl. Gagak Hitam Ringroad – Medan.
.
Untuk pendaftaran silahkan WA: 0821 6150 5400.
Biaya pendaftaran tenant: Rp. 150.000,-
.
Buruan buka lapakmu di Pasar Wiken, kuota tenant terbatas!!
.
Follow IG @pasarwiken untuk info terkini

Pencurian uang di tempat penjual ikan teri, tersangka terdapat 4 orang. Menurut pengirim video, tersangka 4 orang yang menunggu kesempatan. Pada saat orang tua pedagang sedang sibuk, dua tersangka pura-pura menawar ikan teri dengan anaknya pedagang, sedangkan dua tersangka lainnya melakukan aksi pencuriannya, untung saja langsung di lihat orang tua dari pedagang, dan dinteriaki maling. Yang tertangkap hanya 2 orang dari 4 tersangka, dua orang lagi berhasil kabur. Kejadian di pasar simpang limun, sudirejo 1 pada 23 Feb 2018. Dua orang yang tertangkap telah diamankan di polsek medan kota. Informasi ini diposting untuk pedagang lebih berhati hati dengan modus pencurian. Silakan tag kawan dan keluarga anda. Laporan video dikirim oleh Wahyu Situmorang @whysitumorang ke LINE @medantalk . Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. Follow @medanku untuk hal – hal unik dan menarik di Medan. Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Pencurian uang di tempat penjual ikan teri, tersangka terdapat 4 orang. Menurut pengirim video, tersangka 4 orang yang menunggu kesempatan. Pada saat orang tua pedagang sedang sibuk, dua tersangka pura-pura menawar ikan teri dengan anaknya pedagang, sedangkan dua tersangka lainnya melakukan aksi pencuriannya, untung saja langsung di lihat orang tua dari pedagang, dan dinteriaki maling.
Yang tertangkap hanya 2 orang dari 4 tersangka, dua orang lagi berhasil kabur.
Kejadian di pasar simpang limun, sudirejo 1 pada 23 Feb 2018. Dua orang yang tertangkap telah diamankan di polsek medan kota.
Informasi ini diposting untuk pedagang lebih berhati hati dengan modus pencurian. Silakan tag kawan dan keluarga anda.
Laporan video dikirim oleh Wahyu Situmorang @whysitumorang ke LINE @medantalk
.
Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. Follow @medanku untuk hal – hal unik dan menarik di Medan. Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram