“QL LIPCREAM MATTE” dari @qlcosmetic 💋 Ringan, Nyaman, Tidak Membuat Bibir Kering, transferproof dan pilihan warna yang cantik.. Dengan 12 pilihan warna : Peach Angel, Pink Me, Nudy Classic, Nude Brown, Choco Candy, Sweet Peach, Warm Nude, Prime Rose, Flamming Red, Exotic Red, Apple Berry dan Sugar Plum. Dapatkan produk @qlcosmetic ditoko-toko kosmetik sekitarmu atau @qlcosmetic_online @qcosmetic @qlcosmetic#IKLAN

“QL LIPCREAM MATTE” dari @qlcosmetic 💋
Ringan, Nyaman, Tidak Membuat Bibir Kering, transferproof dan pilihan warna yang cantik..
Dengan 12 pilihan warna :
Peach Angel, Pink Me, Nudy Classic, Nude Brown, Choco Candy, Sweet Peach, Warm Nude, Prime Rose, Flamming Red, Exotic Red, Apple Berry dan Sugar Plum.

Dapatkan produk @qlcosmetic ditoko-toko kosmetik sekitarmu atau @qlcosmetic_online
@qcosmetic
@qlcosmetic#IKLAN

Dalam menyambut Hari Idul Adha, @upsidedownworldmdn memberikan diskon 30% utk hijabers.. Lumayan kan harga tiket masuk cuma 35rb… Dan kalau hijabers membawa temannya yg ga berhijab maka hanya 73rb berdua.. seru kan promonya… Cuma berlaku dari tanggal 22 – 31 Agustus 2018 ya guys.. Yuk tunggu apalagi

Dalam menyambut Hari Idul Adha, @upsidedownworldmdn memberikan diskon 30% utk hijabers.. Lumayan kan harga tiket masuk cuma 35rb… Dan kalau hijabers membawa temannya yg ga berhijab maka hanya 73rb berdua.. seru kan promonya… Cuma berlaku dari tanggal 22 – 31 Agustus 2018 ya guys.. Yuk tunggu apalagi

PROMO KEMERDEKAAN BUY 1 FREE 1 bagi yg memakai baju MERAH atau PUTIH di tgl 16 & 17 Agustus 2018 dan HARGA SPECIAL 73rb UNTUK BERDUA di tanggal 18 – 21 Agustus 2018.. Hanya di @upsidedownworldmdn JANGAN SAMPE KETINGGALAN PROMO YAH GUYS

PROMO KEMERDEKAAN BUY 1 FREE 1 bagi yg memakai baju MERAH atau PUTIH di tgl 16 & 17 Agustus 2018 dan HARGA SPECIAL 73rb UNTUK BERDUA di tanggal 18 – 21 Agustus 2018.. Hanya di @upsidedownworldmdn JANGAN SAMPE KETINGGALAN PROMO YAH GUYS

Teror Riau: Kronologis Lima terduga teroris menyerang Mapolda Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Rabu (16/5). Saat kejadian polisi akan gelar rilis perkara kasus narkoba. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan kronologi peristiwa yang berlangsung sekira pukul 8.30 WIB. “Pada saat masuk dihalangi oleh anggota Polda Riau, kemudian turun dari mobil. Orang-orang tak dikenal tersebut ada empat orang,” kata Setyo saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta. Kemudian para pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut menyerang polisi menggunakan pedang samurai, hingga mengakibatkan dua anggota Polri terluka. kemudian para pelaku dilumpuhkan. Empat terduga teroris tewas ditembak. Sementara satu orang melarikan diri dengan menggunakan mobil. “Sempat menabrak anggota Polri yang sedang bertugas yang akhirnya gugur, dan menyenggol seorang wartawan atas nama Rian Rahman dari Tvone,” lanjutnya. Polisi berhasil mengamankan Mobil Avanza bernomor polisi BM 1192 RQ. Petugas juga melakukan sterilisasi karena diduga di dalam mobil ada barang-barang yang mencurigakan. “Sementara yang melarikan diri sudah dapat ditangkap dan saat ini diamankan di Polresta Pekanbaru,” terang Setyo. Beberapa barang bukti yang diamankan adalah Avanza, tiga pedang samurai, lima sebo, sepatu tiga pasang, handycam kondisi rusak, jaket, jam tangan dan ikat kepala. Foto/video dikirim oleh sejumlah Jeje_stak, Risfa Junika, Imam Hartono Bangun Teks: https://m.merdeka.com/peristiwa/kronologi-5-terduga-teroris-serang-mapolda-riau.html

Teror Riau: Kronologis Lima terduga teroris menyerang Mapolda Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Rabu (16/5). Saat kejadian polisi akan gelar rilis perkara kasus narkoba. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan kronologi peristiwa yang berlangsung sekira pukul 8.30 WIB.
“Pada saat masuk dihalangi oleh anggota Polda Riau, kemudian turun dari mobil. Orang-orang tak dikenal tersebut ada empat orang,” kata Setyo saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta.

Kemudian para pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut menyerang polisi menggunakan pedang samurai, hingga mengakibatkan dua anggota Polri terluka.
kemudian para pelaku dilumpuhkan. Empat terduga teroris tewas ditembak. Sementara satu orang melarikan diri dengan menggunakan mobil. “Sempat menabrak anggota Polri yang sedang bertugas yang akhirnya gugur, dan menyenggol seorang wartawan atas nama Rian Rahman dari Tvone,” lanjutnya.

Polisi berhasil mengamankan Mobil Avanza bernomor polisi BM 1192 RQ. Petugas juga melakukan sterilisasi karena diduga di dalam mobil ada barang-barang yang mencurigakan. “Sementara yang melarikan diri sudah dapat ditangkap dan saat ini diamankan di Polresta Pekanbaru,” terang Setyo.

Beberapa barang bukti yang diamankan adalah Avanza, tiga pedang samurai, lima sebo, sepatu tiga pasang, handycam kondisi rusak, jaket, jam tangan dan ikat kepala.
Foto/video dikirim oleh sejumlah Jeje_stak, Risfa Junika, Imam Hartono Bangun
Teks:
https://m.merdeka.com/peristiwa/kronologi-5-terduga-teroris-serang-mapolda-riau.html

@beauty_scrub_ Punya masalah dengan kulit gelap,belang,kering,dan berjerawat?? Ini aku recomendasiin produk dari korea yg recomended banget buat kamu. Produk ini terbukti karna sering dipakai oleh artis,selebgram,dan youtuber tanah air. Masker korea ini bisa menghilangkan bekas luka secara permanen,dan lagi happening banget lo kak. Sedang jadi bestseller beberapa bulan ini. Mau tau infonya langsung saja kepoin ig mimin:⬇ @beauty_scrub_ @beauty_scrub_ Atau bisa langsung chat di:⬇⬇ ️📱Line: @xaa3213b (pakai @ ya) ️📱whatsapp: 085362280883

@beauty_scrub_

Punya masalah dengan kulit gelap,belang,kering,dan berjerawat??
Ini aku recomendasiin produk dari korea yg recomended banget buat kamu.

Produk ini terbukti karna sering dipakai oleh artis,selebgram,dan youtuber tanah air.

Masker korea ini bisa menghilangkan bekas luka secara permanen,dan lagi happening banget lo kak.
Sedang jadi bestseller beberapa bulan ini.

Mau tau infonya langsung saja kepoin ig mimin:⬇ @beauty_scrub_
@beauty_scrub_

Atau bisa langsung chat di:⬇⬇ ️📱Line: @xaa3213b (pakai @ ya)
️📱whatsapp: 085362280883

Kasus pemukulan yang dilakukan anggota TNI, Serda Wira Sinaga, ke anggota Polantas Pekanbaru disebut berawal dari senggolan motor. Kini, oknum TNI tersebut telah dikarengkeng di Detasemen Polisi Militer 1/3 Kodam I Bukit Barisan. . “Benar, anggota kita (Serda Wira Sinaga) telah melakukan pemukulan ke anggota polantas. Sekarang sudah kita tahan, tetap diproses,” kata Komandan Korem 031 Wira Bima Brigjen Abdul Karim kepada wartawan di Denpom Pekanbaru, Jumat (11/8/2017). . Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Serda Wira, Abdul Karim mengatakan kasus itu bermula dari senggolan motor. Mereka lalu lirik-lirikan. . “Kata anggota kami ini (Serda Wira Sinaga) motornya bersenggolan dengan anggota polantas. Terus saling lirik-melirik. Anggota kami langsung turun dari sepeda motor, langsung memukul. Marah-marah langsung memukul kepala, lantas sebagaimana video yang viral,” kata Abdul Karim. . Atas kejadian ini, lanjut Abdul Karim, pihaknya memohon maaf kepada semua pihak atas kejadian tersebut. Dia menegaskan tidak ada toleransi terhadap hal serupa. . “Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jajaran Polri, khususnya jajaran Polda Riau. Bahwa memang anggota kami ada kesalahan,” katanya. . “Mohon maaf kepada masyarakat yang sudah melihat video yang viral bahwa perlakuan anggota kami sudah tidak pada tempatnya. Atas kejadian itu juga kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Abdul Karim. Sumber : Detik.com

Kasus pemukulan yang dilakukan anggota TNI, Serda Wira Sinaga, ke anggota Polantas Pekanbaru disebut berawal dari senggolan motor. Kini, oknum TNI tersebut telah dikarengkeng di Detasemen Polisi Militer 1/3 Kodam I Bukit Barisan.
.
“Benar, anggota kita (Serda Wira Sinaga) telah melakukan pemukulan ke anggota polantas. Sekarang sudah kita tahan, tetap diproses,” kata Komandan Korem 031 Wira Bima Brigjen Abdul Karim kepada wartawan di Denpom Pekanbaru, Jumat (11/8/2017).
.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Serda Wira, Abdul Karim mengatakan kasus itu bermula dari senggolan motor. Mereka lalu lirik-lirikan.
.
“Kata anggota kami ini (Serda Wira Sinaga) motornya bersenggolan dengan anggota polantas. Terus saling lirik-melirik. Anggota kami langsung turun dari sepeda motor, langsung memukul. Marah-marah langsung memukul kepala, lantas sebagaimana video yang viral,” kata Abdul Karim.
.
Atas kejadian ini, lanjut Abdul Karim, pihaknya memohon maaf kepada semua pihak atas kejadian tersebut. Dia menegaskan tidak ada toleransi terhadap hal serupa. .
“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jajaran Polri, khususnya jajaran Polda Riau. Bahwa memang anggota kami ada kesalahan,” katanya.
.
“Mohon maaf kepada masyarakat yang sudah melihat video yang viral bahwa perlakuan anggota kami sudah tidak pada tempatnya. Atas kejadian itu juga kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Abdul Karim.

Sumber : Detik.com

Pekanbaru – Seorang pria oknum TNI memukul anggota polisi lalu lintas (Polantas) di jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau. Aksi pria itu viral dan jadi perbincangan di media sosial. Dalam video yang beredar dan dikirim ke LINE @medantalk oleh beberapa , terlihat oknum TNI menggunakan sepeda motor marah-marah di tengah jalan terhadap Polantas. Pria itu nampak mengenakan pakaian dinas yang dibalut dengan jaket berwarna cokelat. Pria itu kemudian turun dari motor dan menghampiri anggota polantas. Dia sempat mengamuk di tengah jalan hingga akhirnya memukul helm anggota polantas itu dengan keras. Oknum TNI itu juga menendang motor yang dinaiki oleh anggota polantas. Setelah marah-marah, akhirnya oknum TNI itu meninggalkan begitu saja polantas tersebut. Terlihat banyak warga yang menonton aksi pemukulan itu. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto membenarkan peristiwa tersebut. Dia menyebutkan, anggota Polantas yang dimarahi dan dipukul helmnya adalah anggota Polantas Polresta Pekanbaru yang lagi patroli rutin. “Iya benar, itu anggota saya (Polantas). Dia lagi patroli rutin tadi sore,” kata Santo, Kamis (10/8/2017). Menurut Santo, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Korbannya adalah Bripda Yoga Vernando anggota Sat Lantas Polresta Pekanbaru. Lokasi kejadian itu di Jl Sudirman tepatnya di depan pasar Sukaramai. Santo menjelaskan, saat itu personel Polantas tersebut beriringan dengan oknum TNI yang tidak memakai helm. Setelah itu, oknum tersebut memukul helm yang dikenakan anggota Polantas. “Namun saat itu Bripda Yoga tidak ada menegur ataupun memberhentikan oknum TNI tersebut. Lalu oknum angota TNI tersebut mengejar Bripda Yoga dan menabrak motornya dari belakang. Bripda Yoga dipukul helmnya empat kali. Anggota TNI tersebut bernama Wira Sinaga pangkat Serda dinas di Korem,” kata Santo. Selanjutnya, kata Santo, sekitar pukul 19.30 WIB, Kapten Latif menjabat Katim Intel Korem Wira Bima Pekanbaru, mendatangi Bripda Yoga. “Kedatangannya untuk meminta maaf atas insiden tersebut,” kata Santo. Video 1.24’menit telah di percepat (video lengkap telah upload YouTube MedanTalk) Sumber berita: detik

Pekanbaru – Seorang pria oknum TNI memukul anggota polisi lalu lintas (Polantas) di jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau. Aksi pria itu viral dan jadi perbincangan di media sosial.
Dalam video yang beredar dan dikirim ke LINE @medantalk oleh beberapa , terlihat oknum TNI menggunakan sepeda motor marah-marah di tengah jalan terhadap Polantas. Pria itu nampak mengenakan pakaian dinas yang dibalut dengan jaket berwarna cokelat.
Pria itu kemudian turun dari motor dan menghampiri anggota polantas. Dia sempat mengamuk di tengah jalan hingga akhirnya memukul helm anggota polantas itu dengan keras. Oknum TNI itu juga menendang motor yang dinaiki oleh anggota polantas.

Setelah marah-marah, akhirnya oknum TNI itu meninggalkan begitu saja polantas tersebut. Terlihat banyak warga yang menonton aksi pemukulan itu.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto membenarkan peristiwa tersebut. Dia menyebutkan, anggota Polantas yang dimarahi dan dipukul helmnya adalah anggota Polantas Polresta Pekanbaru yang lagi patroli rutin. “Iya benar, itu anggota saya (Polantas). Dia lagi patroli rutin tadi sore,” kata Santo, Kamis (10/8/2017). Menurut Santo, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Korbannya adalah Bripda Yoga Vernando anggota Sat Lantas Polresta Pekanbaru. Lokasi kejadian itu di Jl Sudirman tepatnya di depan pasar Sukaramai.

Santo menjelaskan, saat itu personel Polantas tersebut beriringan dengan oknum TNI yang tidak memakai helm. Setelah itu, oknum tersebut memukul helm yang dikenakan anggota Polantas. “Namun saat itu Bripda Yoga tidak ada menegur ataupun memberhentikan oknum TNI tersebut. Lalu oknum angota TNI tersebut mengejar Bripda Yoga dan menabrak motornya dari belakang. Bripda Yoga dipukul helmnya empat kali. Anggota TNI tersebut bernama Wira Sinaga pangkat Serda dinas di Korem,” kata Santo.

Selanjutnya, kata Santo, sekitar pukul 19.30 WIB, Kapten Latif menjabat Katim Intel Korem Wira Bima Pekanbaru, mendatangi Bripda Yoga. “Kedatangannya untuk meminta maaf atas insiden tersebut,” kata Santo.
Video 1.24’menit telah di percepat (video lengkap telah upload YouTube MedanTalk)
Sumber berita: detik

MLD SPOT “Hypnotized” with @anggerdimas & @vickyshu SATURDAY MAY 13th , 2017 XXX3 CLUB MEDAN Jl. Emas Komp. Yanglim Plaza 6 Th Floor Info & RSVP : 061-7351771 / 7333879 @mldspot @kingscrownclub @scorepekanbaru @x3clubmedan @centerstage_lampung @mansionpalembang @musicroomteeboxpadang @redboxactive

MLD SPOT “Hypnotized” with @anggerdimas & @vickyshu

SATURDAY
MAY 13th , 2017
XXX3 CLUB MEDAN

Jl. Emas Komp. Yanglim Plaza 6 Th Floor
Info & RSVP : 061-7351771 / 7333879

@mldspot
@kingscrownclub
@scorepekanbaru
@x3clubmedan
@centerstage_lampung
@mansionpalembang
@musicroomteeboxpadang
@redboxactive