Seorang pelajar di kota Medan, Sumatera Utara, ditangkap tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan, karena terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor, di sejumlah tempat. . Pelaku pada akhirnya ditangkap bersama seorang temannya, setelah polisi mengidentifikasi ciri-ciri pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas. . Polisi, saat ini masih memburu pelaku lain, yang terlibat dalam kasus ini. . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medanku untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram . . Sumber : @kompastvmedan

Seorang pelajar di kota Medan, Sumatera Utara, ditangkap tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan, karena terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor, di sejumlah tempat.
.
Pelaku pada akhirnya ditangkap bersama seorang temannya, setelah polisi mengidentifikasi ciri-ciri pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas.
.
Polisi, saat ini masih memburu pelaku lain, yang terlibat dalam kasus ini.
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medanku untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram
.
.
Sumber : @kompastvmedan

Warga temukan bayi perempuan di Jalan Pelita VI Medan. . Saat ditemukan, kondisi bayi masih berlumuran darah, karena diduga baru dilahirkan. . Bayi malang ini, kini diselamatkan oleh warga sekitar dibantu polisi, untuk kemudian diserahkan ke Dinas Sosial. . Sumber : @kompastvmedan

Warga temukan bayi perempuan di Jalan Pelita VI Medan.
.
Saat ditemukan, kondisi bayi masih berlumuran darah, karena diduga baru dilahirkan.
.
Bayi malang ini, kini diselamatkan oleh warga sekitar dibantu polisi, untuk kemudian diserahkan ke Dinas Sosial.
.
Sumber : @kompastvmedan

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Dadang Hartanto SH, SIK, MSi. turut mengerahkan dan mengarahkan seluruh Perwira dijajaran Polrestabes Medan agar dapat memimpin Personil memberikan pelayanan yang humanis dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa agar terciptanya Kota Medan yang kondusif . Kapolrestabes Medan juga akan menurunkan personil dengan skala besar untuk mengantisipasi unjukrasa di Kota Medan. . Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Dadang Hartanto SH, SIK, MSi. turut mengerahkan dan mengarahkan seluruh Perwira dijajaran Polrestabes Medan agar dapat memimpin Personil memberikan pelayanan yang humanis dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa agar terciptanya Kota Medan yang kondusif
.
Kapolrestabes Medan juga akan menurunkan personil dengan skala besar untuk mengantisipasi unjukrasa di Kota Medan.
.
Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kapolrestabes Medan Kombes Pol DR. Dadang Hartanto, S.I.K, MSi makan bersama masyarakat, anak jalanan dan pengemudi becak dipinggir jalan. . Kapolrestabes Medan yang memang dikenal dekat dengan masyarakat ini menjadi sasaran foto masyarakat yang ada dilokasi, bahkan banyak petugas kebersihan dan pedagang asongan yang sengaja menunggu Kapolrestabes datang. . Masyarakat menyambut Kapolrestabes dan langsung bercengkrama dan bercerita

Kapolrestabes Medan Kombes Pol DR. Dadang Hartanto, S.I.K, MSi makan bersama masyarakat, anak jalanan dan pengemudi becak dipinggir jalan.
.
Kapolrestabes Medan yang memang dikenal dekat dengan masyarakat ini menjadi sasaran foto masyarakat yang ada dilokasi, bahkan banyak petugas kebersihan dan pedagang asongan yang sengaja menunggu Kapolrestabes datang.
.
Masyarakat menyambut Kapolrestabes dan langsung bercengkrama dan bercerita

Kepala Desa Sugau Kecamatan Kutalimbaru Dahlan Purba Mewakili warganya keluarga korban yang mengalami kekerasan seksual dan pembunuhan MKT 13 tahun mendatangi Polsek Kutalimbaru untuk memberikan apresiasi pada polisi. . Mengapresiasi kinerja Tim Pegasus (Penanganan Gangguan Khusus) Polsek Kutalimbaru yang dipimpin Kapolsek AKP Martualesi Sitepu, SH, MH. yang berhasil meringkus pelaku bernama R 32 tahun pada tanggal 2 Agustus kemarin. . Kepala desa memberikan seekor ayam jantan berwarna hitam sebagai ungkapan terima kasih dan pertanda Tim Pegasus setiap saat harus bisa dan mampu menumpas segala kejahatan diwilayah hukum Polsek Kutalimbaru. . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram . Video : @polrestabes.medan @polsek_kutalimbaru

Kepala Desa Sugau Kecamatan Kutalimbaru Dahlan Purba Mewakili warganya keluarga korban yang mengalami kekerasan seksual dan pembunuhan MKT 13 tahun mendatangi Polsek Kutalimbaru untuk memberikan apresiasi pada polisi.
.
Mengapresiasi kinerja Tim Pegasus (Penanganan Gangguan Khusus) Polsek Kutalimbaru yang dipimpin Kapolsek AKP Martualesi Sitepu, SH, MH. yang berhasil meringkus pelaku bernama R 32 tahun pada tanggal 2 Agustus kemarin.
.
Kepala desa memberikan seekor ayam jantan berwarna hitam sebagai ungkapan terima kasih dan pertanda Tim Pegasus setiap saat harus bisa dan mampu menumpas segala kejahatan diwilayah hukum Polsek Kutalimbaru.
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram
.
Video : @polrestabes.medan @polsek_kutalimbaru

Polrestabes Medan Laksanakan kegiatan pengenalan film 22 menit di car free day yang berlokasi di seputaran lapangan Merdeka Medan pagi ini 15/07/2018. . Film yang yang diangkat dari kisah nyata tentang kejadian kasus terorisme yang terjadi di jalan Thamrin Jakarta. . Kegiatan yang dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto dan juga dihadiri oleh saksi langsung kejadian tersebut yaitu AKBP Untung Sangaji. . Like – Comment – Share •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. •• Untuk informasi Automotif lainnya Follow @OtomTalk •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja Follow @KarirGram

Polrestabes Medan Laksanakan kegiatan pengenalan film 22 menit di car free day yang berlokasi di seputaran lapangan Merdeka Medan pagi ini 15/07/2018.
.
Film yang yang diangkat dari kisah nyata tentang kejadian kasus terorisme yang terjadi di jalan Thamrin Jakarta.
.
Kegiatan yang dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto dan juga dihadiri oleh saksi langsung kejadian tersebut yaitu AKBP Untung Sangaji.
.
Like – Comment – Share
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama.
•• Untuk informasi Automotif lainnya Follow @OtomTalk
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja Follow @KarirGram

Hadirlah Tabliq Akbar Polrestabes Medan Dalam Rangka Halal biHalal Idul Fitri 1439 H Syukuran Bayangkhara Ke – 72 Demi memelihara persatuan dan kesatuan. . Malam ini, 11/07/2018 Di Gedung MICC Ringroad Jalan Gagak Hitam no 1 Pukul 20.00 wib Bersama Ustadz Wijayanto . Jangan sampai lupa ya, Mari kita ramaikan Tabliq Akbar ini

Hadirlah Tabliq Akbar Polrestabes Medan
Dalam Rangka
Halal biHalal Idul Fitri 1439 H
Syukuran Bayangkhara Ke – 72
Demi memelihara persatuan dan kesatuan.
.
Malam ini, 11/07/2018
Di Gedung MICC Ringroad
Jalan Gagak Hitam no 1
Pukul 20.00 wib
Bersama Ustadz Wijayanto
.
Jangan sampai lupa ya,
Mari kita ramaikan Tabliq Akbar ini

PolsekMedanBaru | Hanya dalam waktu 2 (hari), Tim Khusus (Timsus) Unit Reskrim Polsek Medan Baru mengamankan 2 (dua) pelaku pengeroyokan yang sempat menjadi viral di Media Sosial (Medsos) di Jalan Nibung Raya Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Rabu 13 Juni 2018. . Kedua pelaku yang diketahui pasangan suami istri (Pasutri) bernama Habibulloh S. Hrp (45) dan Anita Triana, S. Pd (44) merupakan warga Jalan SM. Raja IX No. 20 Lingkungan I Kelurahan Nangka Kecamatan Binjai Utara. Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H.Tobing SIK mengatakan diamankannya kedua pelaku bermula dari laporan korbanAmister Sirait (54) warga Jalan Setia Budi Psr 2 Komple yang menyebutkan bahwa pada hari Minggu 10 Juni 2018, sekitar pukul 15.42 wib, dirinya dikeroyok oleh pelaku di Jalan Nibung Raya, Kec.Medan Petisah. . Mendapat laporan tersebut, Tim Khusus (Timsus) Unit Reskrim Polsek Medan Baru yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu M.Said Husein SIK bersama Panit 2 Reskrim Ipda Imanuel Ginting SH, MH melakukan penyelidikan dan mengamankan kedua pelaku dari kediaman rumahnya di Jalan SM. Raja IX Lingkungan I Kel. Nangka Kec. Binjai Utara pada hari Rabu, 13 Juni 2018, pukul 00.30 wib. “Aksi pengeroyokan ini terjadi akibat pelaku tidak bersabar menjalankan mobilnya dikarenakan terjadinya kemacetan di Jalan Nibung Raya, Kec.Medan Petisah. Disitu pelaku turun dari mobil dan memukul bagian belakang mobil milik korban,” kata Kompol Martuasah H.Tobing SIK. . Korban yang tidak terima mobilnya dipukul oleh pelaku, membuat korban turun dari mobil untuk mempertanyakan kenapa mobilnya dipukul yang tiba-tiba pelaku Habibulloh langsung memukul korban dengan menggunakan tangan. “Untuk pelaku Anita Triana, kita amankan karena ikut memukul anak korban pada saat anak korban melerai aksi keributan tersebut,” jelas Kompol Martuasah. . Atas peristiwa ini, Kapolsek Medan Baru menghimbau kepada pengguna kendaraan untuk lebih bersabar bila ada kemacetan. Karena keselamatan jiwa dan keselamatan berlalu lintas lebih penting dari segalanya. (Humas MB). . Sumber : @polsekmedan.baru

PolsekMedanBaru | Hanya dalam waktu 2 (hari), Tim Khusus (Timsus) Unit Reskrim Polsek Medan Baru mengamankan 2 (dua) pelaku pengeroyokan yang sempat menjadi viral di Media Sosial (Medsos) di Jalan Nibung Raya Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Rabu 13 Juni 2018.
.
Kedua pelaku yang diketahui pasangan suami istri (Pasutri) bernama Habibulloh S. Hrp (45) dan Anita Triana, S. Pd (44) merupakan warga Jalan SM. Raja IX No. 20 Lingkungan I Kelurahan Nangka Kecamatan Binjai Utara.
Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H.Tobing SIK mengatakan diamankannya kedua pelaku bermula dari laporan korbanAmister Sirait (54) warga Jalan Setia Budi Psr 2 Komple yang menyebutkan bahwa pada hari Minggu 10 Juni 2018, sekitar pukul 15.42 wib, dirinya dikeroyok oleh pelaku di Jalan Nibung Raya, Kec.Medan Petisah.
.
Mendapat laporan tersebut, Tim Khusus (Timsus) Unit Reskrim Polsek Medan Baru yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu M.Said Husein SIK bersama Panit 2 Reskrim Ipda Imanuel Ginting SH, MH melakukan penyelidikan dan mengamankan kedua pelaku dari kediaman rumahnya di Jalan SM. Raja IX Lingkungan I Kel. Nangka Kec. Binjai Utara pada hari Rabu, 13 Juni 2018, pukul 00.30 wib. “Aksi pengeroyokan ini terjadi akibat pelaku tidak bersabar menjalankan mobilnya dikarenakan terjadinya kemacetan di Jalan Nibung Raya, Kec.Medan Petisah. Disitu pelaku turun dari mobil dan memukul bagian belakang mobil milik korban,” kata Kompol Martuasah H.Tobing SIK.
.
Korban yang tidak terima mobilnya dipukul oleh pelaku, membuat korban turun dari mobil untuk mempertanyakan kenapa mobilnya dipukul yang tiba-tiba pelaku Habibulloh langsung memukul korban dengan menggunakan tangan. “Untuk pelaku Anita Triana, kita amankan karena ikut memukul anak korban pada saat anak korban melerai aksi keributan tersebut,” jelas Kompol Martuasah.
.
Atas peristiwa ini, Kapolsek Medan Baru menghimbau kepada pengguna kendaraan untuk lebih bersabar bila ada kemacetan. Karena keselamatan jiwa dan keselamatan berlalu lintas lebih penting dari segalanya. (Humas MB).
.
Sumber : @polsekmedan.baru

Penggunaan semua jenis petasan tertuang dalam Undang Undang Kembang Api Tahun 1932 LN No.9 dan PP nya Tahun 1932 LN 1940 No.4. . Dijelasakan, bunga api atau kembang api kurang dari 2 inci tidak memerlukan izin pembelian maupun penggunaan. . Kepada Analisadaily.com, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP. Nainggolan mengatakan, importir atau produsen bunga api dengan ukuran kurang dari 2 inci memiliki izin dari Kapolri atau Kabaintelkam Polri. . “Jadi, agen dan sub agen yang memasarkannya harus dengan memiliki surat keterangan serta daftar jenis barang yang di tandatangani oleh Dirintelkam,” ujar MP. Nainggolan, Kamis (17/5). . Bunga api atau kembang api petasan yang tidak memiliki izin dilarang diperjualbelikan dan dipergunakan. Apabila, ditemukan akan dilakukan tindakan. . Kembang api yang lebih dari 2 inci harus memiliki izin pembelian dan penggunaannya dari Kapolri atau Kabaintelkam dan hanya dapat dipergunakan untuk pertunjukan. . “Kalau kembang api untuk pertunjukan itu harus ada izin dari kepolisian,” ujarnya. . Polda Sumut juga melarang penggunaan petasan di sekitar rumah ibadah, pemukiman, rumah sakit, sekolah, bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun kereta api. . Pelarangan penggunaan petasan juga diberlakukan di pusat perbelanjaan, bank, perkantoran dan jalan raya. . “Pihak kepolisian akan memberikan dan memberlakukan sanksi pidana jika ada yang ketahuan melanggar ketentuan,” tegas MP. Nainggolan. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/penggunaan-petasan-di-atas-2-inci-harus-punya-izin/556671/2018/05/17

Penggunaan semua jenis petasan tertuang dalam Undang Undang Kembang Api Tahun 1932 LN No.9 dan PP nya Tahun 1932 LN 1940 No.4.
.
Dijelasakan, bunga api atau kembang api kurang dari 2 inci tidak memerlukan izin pembelian maupun penggunaan.
.
Kepada Analisadaily.com, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP. Nainggolan mengatakan, importir atau produsen bunga api dengan ukuran kurang dari 2 inci memiliki izin dari Kapolri atau Kabaintelkam Polri.
.
“Jadi, agen dan sub agen yang memasarkannya harus dengan memiliki surat keterangan serta daftar jenis barang yang di tandatangani oleh Dirintelkam,” ujar MP. Nainggolan, Kamis (17/5).
.
Bunga api atau kembang api petasan yang tidak memiliki izin dilarang diperjualbelikan dan dipergunakan. Apabila, ditemukan akan dilakukan tindakan.
.
Kembang api yang lebih dari 2 inci harus memiliki izin pembelian dan penggunaannya dari Kapolri atau Kabaintelkam dan hanya dapat dipergunakan untuk pertunjukan.
.
“Kalau kembang api untuk pertunjukan itu harus ada izin dari kepolisian,” ujarnya.
.

Polda Sumut juga melarang penggunaan petasan di sekitar rumah ibadah, pemukiman, rumah sakit, sekolah, bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun kereta api.
.
Pelarangan penggunaan petasan juga diberlakukan di pusat perbelanjaan, bank, perkantoran dan jalan raya.
.
“Pihak kepolisian akan memberikan dan memberlakukan sanksi pidana jika ada yang ketahuan melanggar ketentuan,” tegas MP. Nainggolan.
.
Sumber :
http://m.analisadaily.com/read/penggunaan-petasan-di-atas-2-inci-harus-punya-izin/556671/2018/05/17

Petugas Polrestabes Medan mengamankan 21 orang wanita malam dari sejumlah lokasi, di Simpang Jalan Gajah Mada, Simpang Barat, dan Simpang Selayang Jalan Ngumban Surbakti di kota itu. . Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP I Gede Nakti, Selasa, mengatakan selain mengamankan puluhan wanita penghibur itu, pihaknya juga menyita puluhan botol minuman keras murahan, dan 4 unit mesin judi “jacpot”. . Tangkapan tersebut, menurut dia, merupakan hasil kegiatan menjelang bulan suci Ramadhan. . “Puluhan wanita pekerja seks komersial (PSK) itu, ditangkap ketika sedang mangkal di sejumlah persimpangan jalan di Kota Medan,” ujar AKBP I Gede. . Ia mengatakan, setelah diamankan nantinya dan puluhan wanita penjaja cinta itu, akan didata, serta dikembalikan kepada pihak keluarga mereka. . Sedangkan, minuman keras yang disita oleh petugas, karena penjual tidak memiliki izin menjual minuman keras (miras). . “Polrestabes Medan akan terus menggelar razia penyakit masyarakat tersebut, dengan sasaran praktik prostitusi, perjudian, dan miras menjelang bulan Ramadhan,” kata Kabag Ops Polrestabes Medan. . Sumber : https://sumut.antaranews.com/berita/176004/polrestabes-medan-amankan-puluhan-wanita-malam

Petugas Polrestabes Medan mengamankan 21 orang wanita malam dari sejumlah lokasi, di Simpang Jalan Gajah Mada, Simpang Barat, dan Simpang Selayang Jalan Ngumban Surbakti di kota itu.
.
Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP I Gede Nakti, Selasa, mengatakan selain mengamankan puluhan wanita penghibur itu, pihaknya juga menyita puluhan botol minuman keras murahan, dan 4 unit mesin judi “jacpot”.
.
Tangkapan tersebut, menurut dia, merupakan hasil kegiatan menjelang bulan suci Ramadhan.
.
“Puluhan wanita pekerja seks komersial (PSK) itu, ditangkap ketika sedang mangkal di sejumlah persimpangan jalan di Kota Medan,” ujar AKBP I Gede.
.
Ia mengatakan, setelah diamankan nantinya dan puluhan wanita penjaja cinta itu, akan didata, serta dikembalikan kepada pihak keluarga mereka.
.
Sedangkan, minuman keras yang disita oleh petugas, karena penjual tidak memiliki izin menjual minuman keras (miras).
.
“Polrestabes Medan akan terus menggelar razia penyakit masyarakat tersebut, dengan sasaran praktik prostitusi, perjudian, dan miras menjelang bulan Ramadhan,” kata Kabag Ops Polrestabes Medan.
.
Sumber :
https://sumut.antaranews.com/berita/176004/polrestabes-medan-amankan-puluhan-wanita-malam