Taksi Online Siap Layani Wisatawan Danau Toba . Para wisatawan yang akan berkunjung ke Danau Toba, khususnya yang datang melalui Bandara Silangit, Tapanuli Tengah, kini sudah dapat menikmati layanan taksi online. Saat ini taksi online telah diuji coba di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara. . Saat ini, pengoperasian taksi online sudah mulai diuji coba. “Karena flight (penerbangan) belum banyak, jadi yang penting kita sediakan dulu,” ujar Excecutive Director Grab Indonesia, Ongki Kurniawan saat ditemui di Kota Medan pada Senin, 18 Maret 2019. . Ongki mengatakan operasi taksi online dari Bandara Silangit menuju Danau Toba merupakan langkah awal. Sebab sebagai pintu gerbang terdekat menuju kawasan Danau Toba, saat ini moda transportasi di kawasan itu masih cukup terbatas. . Namun perlahan, Ongki mengatakan, taksi online juga akan beroperasi di seluruh KSPN Danau Toba. Gunanya untuk terus memudahkan para wisatawan yang akan berkunjung ke salah satu destinasi yang disebut sebagai “10 Destinasi Bali Baru” tersebut. Dengan aksesibilitas yang tinggi, diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Danau Toba . Selain taksi online yang baru beroperasi, transportasi lain yang dapat digunakan di KSPN Danau Toba adalah Bus Damri. Angkutan massal Damri ini akan melayani wisatawan dari Bandara Silangit menuju sejumlah destinasi di KSPN Danau Toba atau sebaliknya. . Pengembangan yang terus dilakukan di KSPN Danau Toba juga meliputi pembangunan nomadic tourism oleh Kementerian Pariwisata melalui Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Nomadic tourismnantinya akan dibangun dikawasan Sibisa, Kabupaten Toba Samosir. . Diharapkan berbagai kemudahan yang terus dibangun di KSPN Danau Toba membuat target 1 juta wisatawan dapat tercapai. “Kita menyambut ini dengan baik. Karena memang salah satu kendala yang dirasakan saat ini adalah kurangnya transport last miles.Seiring peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Danau Toba, hal ini tentunya akan sangat membantu,” harap Direktur Utama BPODT, Arie Prasetyo. . Sumber : tempo.co

Taksi Online Siap Layani Wisatawan Danau Toba
.
Para wisatawan yang akan berkunjung ke Danau Toba, khususnya yang datang melalui Bandara Silangit, Tapanuli Tengah, kini sudah dapat menikmati layanan taksi online. Saat ini taksi online telah diuji coba di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara.
.
Saat ini, pengoperasian taksi online sudah mulai diuji coba. “Karena flight (penerbangan) belum banyak, jadi yang penting kita sediakan dulu,” ujar Excecutive Director Grab Indonesia, Ongki Kurniawan saat ditemui di Kota Medan pada Senin, 18 Maret 2019.
.
Ongki mengatakan operasi taksi online dari Bandara Silangit menuju Danau Toba merupakan langkah awal. Sebab sebagai pintu gerbang terdekat menuju kawasan Danau Toba, saat ini moda transportasi di kawasan itu masih cukup terbatas.
.
Namun perlahan, Ongki mengatakan, taksi online juga akan beroperasi di seluruh KSPN Danau Toba. Gunanya untuk terus memudahkan para wisatawan yang akan berkunjung ke salah satu destinasi yang disebut sebagai “10 Destinasi Bali Baru” tersebut. Dengan aksesibilitas yang tinggi, diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Danau Toba
.
Selain taksi online yang baru beroperasi, transportasi lain yang dapat digunakan di KSPN Danau Toba adalah Bus Damri. Angkutan massal Damri ini akan melayani wisatawan dari Bandara Silangit menuju sejumlah destinasi di KSPN Danau Toba atau sebaliknya.
.
Pengembangan yang terus dilakukan di KSPN Danau Toba juga meliputi pembangunan nomadic tourism oleh Kementerian Pariwisata melalui Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Nomadic tourismnantinya akan dibangun dikawasan Sibisa, Kabupaten Toba Samosir.
.
Diharapkan berbagai kemudahan yang terus dibangun di KSPN Danau Toba membuat target 1 juta wisatawan dapat tercapai. “Kita menyambut ini dengan baik. Karena memang salah satu kendala yang dirasakan saat ini adalah kurangnya transport last miles.Seiring peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Danau Toba, hal ini tentunya akan sangat membantu,” harap Direktur Utama BPODT, Arie Prasetyo.
.
Sumber : tempo.co

Siap-siap! Aturan Taksi Online Berlaku Penuh Juni 2019 . Muhammad Choirul Anwar, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setyadi, menegaskan aturan taksi online baru akan berlaku penuh pada Juni 2019. Aturan yang dimaksud, yakni Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 118 tahun 2018. . Regulasi itu secara resmi diundangkan pada akhir 2018 lalu, namun belum diberlakukan penuh. . “Kita memasuki tahap akhir sosialisasi kepada yang terkait termasuk asosiasi,” ungkap Budi Setyadi dalam jumpa pers di Kantor Kemenhub, Rabu (13/2/2019). . Dia pun menegaskan, Kemenhub sudah meminimalisasi potensi dimentahkannya aturan ini oleh Mahkamah Agung (MA). . Dikatakan, terdapat perubahan substansi pada aturan ini jika dibandingkan Permenhub No 108 Tahun 2017 yang sebelumnya dibatalkan MA beberapa pasalnya. . “Ini saya kira sebagaimana arahan pak Menhub kalau selalu digugat kapan kita mau kerja. Jadi sosialisasi pengemudi dan regulator sehingga regulasi itu hasil diskusi pembahasan dengan semua yang terkait,” ujarnya. . Selama masa peralihan, sosialisasi gencar dilakukan agar semua pihak memahami aturan baru secara perinci. . “Pokoknya masalah KIR nggak ada lagi, kemudian stiker nggak ada lagi. SPM [standar pelayanan minimal] kita masukkan di situ sebagai persyaratan kendaraan taksi sesuai keinginan masyarakat. Agar bersih, pengemudinya juga harus berpenampilan yang baik,” tandasnya. . Sumber : CNBC Indonesia

Siap-siap! Aturan Taksi Online Berlaku Penuh Juni 2019
.
Muhammad Choirul Anwar, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setyadi, menegaskan aturan taksi online baru akan berlaku penuh pada Juni 2019. Aturan yang dimaksud, yakni Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 118 tahun 2018.
.
Regulasi itu secara resmi diundangkan pada akhir 2018 lalu, namun belum diberlakukan penuh. .
“Kita memasuki tahap akhir sosialisasi kepada yang terkait termasuk asosiasi,” ungkap Budi Setyadi dalam jumpa pers di Kantor Kemenhub, Rabu (13/2/2019).
.
Dia pun menegaskan, Kemenhub sudah meminimalisasi potensi dimentahkannya aturan ini oleh Mahkamah Agung (MA).
.
Dikatakan, terdapat perubahan substansi pada aturan ini jika dibandingkan Permenhub No 108 Tahun 2017 yang sebelumnya dibatalkan MA beberapa pasalnya.
.
“Ini saya kira sebagaimana arahan pak Menhub kalau selalu digugat kapan kita mau kerja. Jadi sosialisasi pengemudi dan regulator sehingga regulasi itu hasil diskusi pembahasan dengan semua yang terkait,” ujarnya.
.
Selama masa peralihan, sosialisasi gencar dilakukan agar semua pihak memahami aturan baru secara perinci.
.
“Pokoknya masalah KIR nggak ada lagi, kemudian stiker nggak ada lagi. SPM [standar pelayanan minimal] kita masukkan di situ sebagai persyaratan kendaraan taksi sesuai keinginan masyarakat. Agar bersih, pengemudinya juga harus berpenampilan yang baik,” tandasnya.
.
Sumber : CNBC Indonesia

Ratusan mobil pengemudi online melakukan aksi unjukrasa di Jalan Diponegoro Medan, tepatnya di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara siang ini 11/02/2019. . Menurut para driver taksi online ini, pihak aplikator selalu memprioritaskan driver yang dibawahnnaungan salah satu perusahaan yang menyediakan mobil bagi para dirveenya, tambahnya mereka selalu mendapatkan orderan utama dibanding driver yang bergabung secara perorangan atau pribadi. . Masih munurut para driver dalam perjanjian, para pengemudi yang ingin bergabung di salah satu perusahaan jasa pengangkutan online itu, diharuskan membayar jaminan mulai dari Rp 1,5-5 juta rupiah. Dan mendapatkan Mobil Daihatsu Sigra dan Toyota Calya. . Ratusan pengemudi tranportasi online tersebut meminta Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mendengarkan aspirasi mereka. . Untuk kawan – kawan yang akan melintas lokasi tersebut, silahkan gunakan jalur alternatif lain guna menghindari kemacetan. . •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Ratusan mobil pengemudi online melakukan aksi unjukrasa di Jalan Diponegoro Medan, tepatnya di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara siang ini 11/02/2019.
.
Menurut para driver taksi online ini, pihak aplikator selalu memprioritaskan driver yang dibawahnnaungan salah satu perusahaan yang menyediakan mobil bagi para dirveenya, tambahnya mereka selalu mendapatkan orderan utama dibanding driver yang bergabung secara perorangan atau pribadi.
.
Masih munurut para driver dalam perjanjian, para pengemudi yang ingin bergabung di salah satu perusahaan jasa pengangkutan online itu, diharuskan membayar jaminan mulai dari Rp 1,5-5 juta rupiah.
Dan mendapatkan Mobil Daihatsu Sigra dan Toyota Calya.
.
Ratusan pengemudi tranportasi online tersebut meminta Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mendengarkan aspirasi mereka.
.
Untuk kawan – kawan yang akan melintas lokasi tersebut, silahkan gunakan jalur alternatif lain guna menghindari kemacetan.
.
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari kost / rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek telah dibatalkan Mahkamah Agung (MA). . Oleh karenanya, otomatis angkutan online yang masih beroperasi hingga kini tak memiliki landasan hukum yang jelas. . Ketua Organda Medan Mont Gomery Munthe mengungkapkan, dengan dibatalkannya Permenhub 108 hal itu berarti jasa layanan transportasi berbasis aplikasi bisa dibilang liar alias ilegal. Untuk itu, diharapkan instansi terkait yang berwenang melakukan tindakan dan jangan membiarkan begitu saja. . “Berapa banyak angkutan online di Medan ini beredar liar, maka harus segera ditindak. Sebab, mereka beroperasi tanpa ada payung hukum yang jelas karena MA telah membatalkan Permenhub 108,” kata Gomery, Senin (17/8/2018). . Disebutkan Gomery, kendaraan yang mengangkut penumpang atau angkutan umum harus benar-benar memperhatikan aspek keselamatan. Baik itu penumpang maupun supirnya hingga kendaraan yang digunakan layak atau tidak. . “Makanya, kita berharap kepada pemerintah segera memberlakukan regulasi yang jelas dan berkeadilan terhadap angkutan online. Artinya, aturan yang diberlakukan nantinya tidak menimbulkan kesan kecemburuan terhadap angkutan umum (konvensional),” tuturnya. . Gomery menyatakan, apabila pemerintah belum juga mengeluarkan regulasi khusus terhadap angkutan online ini, bagi pihaknya tidak masalah. Namun, asalkan ditindak tegas karena mereka beroperasi tidak memiliki landasan hukum. . “Permintaan kita tetap sama seperti sebelumnya, yaitu perlakukan angkutan online seperti layaknya angkutan umum. Jadi, apabila nantinya dikeluarkan aturan khusus terhadap angkutan online harus ada Uji KIR, berbadan usaha, tarif dan lainnya,” tukas Gomery. . Sumber : Sumber: http://sumut.pojoksatu.id/2018/09/17/permenhub-108-dibatalkan-ma-angkutan-online-disebut-ilegal/

Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek telah dibatalkan Mahkamah Agung (MA).
.
Oleh karenanya, otomatis angkutan online yang masih beroperasi hingga kini tak memiliki landasan hukum yang jelas.
.
Ketua Organda Medan Mont Gomery Munthe mengungkapkan, dengan dibatalkannya Permenhub 108 hal itu berarti jasa layanan transportasi berbasis aplikasi bisa dibilang liar alias ilegal. Untuk itu, diharapkan instansi terkait yang berwenang melakukan tindakan dan jangan membiarkan begitu saja.
.
“Berapa banyak angkutan online di Medan ini beredar liar, maka harus segera ditindak. Sebab, mereka beroperasi tanpa ada payung hukum yang jelas karena MA telah membatalkan Permenhub 108,” kata Gomery, Senin (17/8/2018).
.
Disebutkan Gomery, kendaraan yang mengangkut penumpang atau angkutan umum harus benar-benar memperhatikan aspek keselamatan. Baik itu penumpang maupun supirnya hingga kendaraan yang digunakan layak atau tidak.
.
“Makanya, kita berharap kepada pemerintah segera memberlakukan regulasi yang jelas dan berkeadilan terhadap angkutan online. Artinya, aturan yang diberlakukan nantinya tidak menimbulkan kesan kecemburuan terhadap angkutan umum (konvensional),” tuturnya.
.
Gomery menyatakan, apabila pemerintah belum juga mengeluarkan regulasi khusus terhadap angkutan online ini, bagi pihaknya tidak masalah. Namun, asalkan ditindak tegas karena mereka beroperasi tidak memiliki landasan hukum.
.
“Permintaan kita tetap sama seperti sebelumnya, yaitu perlakukan angkutan online seperti layaknya angkutan umum. Jadi, apabila nantinya dikeluarkan aturan khusus terhadap angkutan online harus ada Uji KIR, berbadan usaha, tarif dan lainnya,” tukas Gomery.
.
Sumber : Sumber: http://sumut.pojoksatu.id/2018/09/17/permenhub-108-dibatalkan-ma-angkutan-online-disebut-ilegal/

Aksi unjukrasa para driver online grab car di kantor Grab Medan di komplek CBD Polonia siang ini 23/05/2018. . Video kiriman Teddy melalui Line @medantalk . . Like – Comment – Share •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. •• Untuk informasi Automotif lainnya Follow @OtomTalk •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja Follow @KarirGram

Aksi unjukrasa para driver online grab car di kantor Grab Medan di komplek CBD Polonia siang ini 23/05/2018.
.
Video kiriman Teddy melalui Line @medantalk
.
.
Like – Comment – Share
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama.
•• Untuk informasi Automotif lainnya Follow @OtomTalk
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja Follow @KarirGram

Ratusan pengemudi (driver) atau mitra taksi online mendatangi kantor aplikasi taksi online Grab Meran di Komplek CBD Polonia, Medan, Rabu (23/5). . Kehadiran ratusan mitra Grab-Car yang berasal dari berbagai komunitas taksi online serta dari Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (ORASKI) Sumut ini melakukan aksi unjuk rasa. . “Kami mitra grab individu menolak keras adanya metode orderan prioritas kepada mitra dari PT. Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI),” kata koordinator aksi, David Bangar Siagian dihadapan massa aksi. . Pria yang juga menjabat Ketua DPD ORASKI Sumut itu menduga PT. TPI merupakan bentukan dari pihak Grab sehingga orderan prioritas lebih banyak diberikan kepada mereka daripada mitra individu. . “Maka kami mendesak agar hapus sistem orderan prioritas karena kami ingin setarakan orderan dan tidak ada pilih-pilih kasih,” tegasnya. . “Kami-kami lah yang membesarkan Grab-Car ini bahkan ada rekan kita yang mati karena dibegal. Jadi kami ingin Grab jangan semena-mena kepada mitra individu. Intinya kami ingin sistem orderan prioritas di hapus,” tambahnya. . Aksi unjuk rasa damai ini mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. Hingga berita ini diturunkan sejumlah perwakilan pendemo sedang bertemu dengan pihak Grab Medan. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/ratusan-mitra-taksi-online-geruduk-kantor-grab/560151/2018/05/23

Ratusan pengemudi (driver) atau mitra taksi online mendatangi kantor aplikasi taksi online Grab Meran di Komplek CBD Polonia, Medan, Rabu (23/5).
.
Kehadiran ratusan mitra Grab-Car yang berasal dari berbagai komunitas taksi online serta dari Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (ORASKI) Sumut ini melakukan aksi unjuk rasa.
.
“Kami mitra grab individu menolak keras adanya metode orderan prioritas kepada mitra dari PT. Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI),” kata koordinator aksi, David Bangar Siagian dihadapan massa aksi.
.
Pria yang juga menjabat Ketua DPD ORASKI Sumut itu menduga PT. TPI merupakan bentukan dari pihak Grab sehingga orderan prioritas lebih banyak diberikan kepada mereka daripada mitra individu.
.
“Maka kami mendesak agar hapus sistem orderan prioritas karena kami ingin setarakan orderan dan tidak ada pilih-pilih kasih,” tegasnya.
.
“Kami-kami lah yang membesarkan Grab-Car ini bahkan ada rekan kita yang mati karena dibegal. Jadi kami ingin Grab jangan semena-mena kepada mitra individu. Intinya kami ingin sistem orderan prioritas di hapus,” tambahnya.
.
Aksi unjuk rasa damai ini mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. Hingga berita ini diturunkan sejumlah perwakilan pendemo sedang bertemu dengan pihak Grab Medan.
.
Sumber :
http://m.analisadaily.com/read/ratusan-mitra-taksi-online-geruduk-kantor-grab/560151/2018/05/23

Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengumpulkan perusahaan aplikasi ojek online terkait tuntutan pada pengemudi ojek. Perusahaan tersebut akan dipertemukan dengan perwakilan pengemudi ojek online membahas tuntutan pengemudi. . Pengemudi yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) menuntut pemerintah turun tangan untuk mengeluarkan kebijakan terkait status mereka. . “Saya perintahkan Menhub dan Menkominfo besok mengumpulkan aplikator dan diundang juga pengemudinya diajak bicara. Cari jalan tengah agar tidak merugikan,” kata Jokowi di Istana Negara, Selasa (27/3), usai menerima perwakilan pengemudi ojek yang hari ini menggelar aksi. . Jokowi menyatakan pengemudi pada dasarnya mengeluhkan tarif yang kerap menjadi permasalahan dengan aplikator (Gojek, Grab, dan Uber). . “Menurut saya memang harus ada patokan harga bawah dan harga atas. Mungkin ke situ,” katanya. . Namun, mantan Wali Kota Solo ini menyatakan hal itu kemungkinan diputuskan setelah pertemuan anak buahnya bersama dua pihak yang berseteru. . Terpisah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkata pertemuan akan dilakukan besok sore sekitar pukul 16.00. Ia belum memastikan tempat pertemuannya. . Para pengendara disebut mengeluhkan terlalu rendahnya tarif yakni sekitar Rp1.600 per kilometer. . “Jadi 6 kilometer baru dapat Rp10 ribu jadi mereka merasa kurang. Usulannya jadi Rp2.500 per kilometer,” kata Budi Karya. (sur) . Sumber : https://m.cnnindonesia.com/nasional/20180327162750-20-286303/jokowi-tunjuk-dua-menteri-urusi-ojek-online

Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengumpulkan perusahaan aplikasi ojek online terkait tuntutan pada pengemudi ojek. Perusahaan tersebut akan dipertemukan dengan perwakilan pengemudi ojek online membahas tuntutan pengemudi.
.
Pengemudi yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) menuntut pemerintah turun tangan untuk mengeluarkan kebijakan terkait status mereka.
.
“Saya perintahkan Menhub dan Menkominfo besok mengumpulkan aplikator dan diundang juga pengemudinya diajak bicara. Cari jalan tengah agar tidak merugikan,” kata Jokowi di Istana Negara, Selasa (27/3), usai menerima perwakilan pengemudi ojek yang hari ini menggelar aksi.
.
Jokowi menyatakan pengemudi pada dasarnya mengeluhkan tarif yang kerap menjadi permasalahan dengan aplikator (Gojek, Grab, dan Uber).
.
“Menurut saya memang harus ada patokan harga bawah dan harga atas. Mungkin ke situ,” katanya.
.
Namun, mantan Wali Kota Solo ini menyatakan hal itu kemungkinan diputuskan setelah pertemuan anak buahnya bersama dua pihak yang berseteru.
.
Terpisah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkata pertemuan akan dilakukan besok sore sekitar pukul 16.00. Ia belum memastikan tempat pertemuannya.
.
Para pengendara disebut mengeluhkan terlalu rendahnya tarif yakni sekitar Rp1.600 per kilometer.
.
“Jadi 6 kilometer baru dapat Rp10 ribu jadi mereka merasa kurang. Usulannya jadi Rp2.500 per kilometer,” kata Budi Karya. (sur)
.
Sumber : https://m.cnnindonesia.com/nasional/20180327162750-20-286303/jokowi-tunjuk-dua-menteri-urusi-ojek-online

Buat masyarakat urban zaman sekarang, terutama yang tinggal di wilayah perkotaan, moda transportasi online seperti Uber, Gojek, dan Grab tentu udah enggak asing lagi di telinga. Jika sebelumnya ketiga aplikasi ini berfungsi untuk mempertemukan penumpang dan pengemudi, kini pelayanan dari ketiganya telah merambah ke layanan pengiriman barang hingga pembelian makanan. Namun baru-baru ini, Uber telah memutuskan untuk diakuisisi oleh Grab dan menyerahkan bisnisnya di pasar Asia Tenggara kepada perusahaan asal Malaysia ini. . Dengan adanya akuisisi ini, maka Grab akan mengambil alih operasi Uber di Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. . “Akuisisi ini mengakselerasi langkah Grab untuk meningkatkan keuntungan di bisnis inti (Grab di sektor) transportasi, sebagai platform yang paling efisien biaya di Asia Tenggara,” demikian disebut Anthony Tan, Group CEO dan co-founder Grab seperti tertulis dalam siaran pers pada Senin, 26 Maret. . Lalu bagaimana dengan nasib pengumudi Uber? . Dari laman https://www.grab.com/id/comingtogether/ disebutkan bahwa pengemudi Uber diminta untuk segera meregistrasikan diri mereka ke Grab agar mereka bisa segera melanjutkan pekerjaan begitu layanan Uber ditutup. . Direktur Pelaksana Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata juga menyebut bahwa akuisisi Grab terhadap Uber justru bakalmenciptakanplatform pelayanan yang lebih baik. Di sisi lain, Ridzki juga memastikan pihaknya sangat peduli terhadap kesejahteraan mitra pengemudi Uber. . “Kami sangat peduli dengan kesejahteraan Anda, dan akan bekerja keras untuk memastikan Anda mendapatkan berbagai manfaat dan insentif yang sama seperti yang telah kami berikan bagi mitra pengemudi kami,” kata Ridzki dalam keterangannya, pada Senin, 26 Maret. . Grab juga akan ngambil alih bisnis pengantaran makanan Uber Eats. Uber Eats sendiri telah beroperasi di beberapa negara tetangga Singapura, Malaysia, dan Thailand. . Sumber : https://www.asumsi.co/post/dibeli-grab-uber-akan-tutup-aplikasi-2-minggu-lagi [Bersambung dikomentar]

Buat masyarakat urban zaman sekarang, terutama yang tinggal di wilayah perkotaan, moda transportasi online seperti Uber, Gojek, dan Grab tentu udah enggak asing lagi di telinga. Jika sebelumnya ketiga aplikasi ini berfungsi untuk mempertemukan penumpang dan pengemudi, kini pelayanan dari ketiganya telah merambah ke layanan pengiriman barang hingga pembelian makanan. Namun baru-baru ini, Uber telah memutuskan untuk diakuisisi oleh Grab dan menyerahkan bisnisnya di pasar Asia Tenggara kepada perusahaan asal Malaysia ini.
.
Dengan adanya akuisisi ini, maka Grab akan mengambil alih operasi Uber di Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
.
“Akuisisi ini mengakselerasi langkah Grab untuk meningkatkan keuntungan di bisnis inti (Grab di sektor) transportasi, sebagai platform yang paling efisien biaya di Asia Tenggara,” demikian disebut Anthony Tan, Group CEO dan co-founder Grab seperti tertulis dalam siaran pers pada Senin, 26 Maret.
.
Lalu bagaimana dengan nasib pengumudi Uber?
.
Dari laman https://www.grab.com/id/comingtogether/ disebutkan bahwa pengemudi Uber diminta untuk segera meregistrasikan diri mereka ke Grab agar mereka bisa segera melanjutkan pekerjaan begitu layanan Uber ditutup.
.
Direktur Pelaksana Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata juga menyebut bahwa akuisisi Grab terhadap Uber justru bakalmenciptakanplatform pelayanan yang lebih baik. Di sisi lain, Ridzki juga memastikan pihaknya sangat peduli terhadap kesejahteraan mitra pengemudi Uber.
.
“Kami sangat peduli dengan kesejahteraan Anda, dan akan bekerja keras untuk memastikan Anda mendapatkan berbagai manfaat dan insentif yang sama seperti yang telah kami berikan bagi mitra pengemudi kami,” kata Ridzki dalam keterangannya, pada Senin, 26 Maret.
.
Grab juga akan ngambil alih bisnis pengantaran makanan Uber Eats. Uber Eats sendiri telah beroperasi di beberapa negara tetangga Singapura, Malaysia, dan Thailand.
.
Sumber : https://www.asumsi.co/post/dibeli-grab-uber-akan-tutup-aplikasi-2-minggu-lagi
[Bersambung dikomentar]

Kuota taksi online di Sumatera Utara (Sumut) dijatah hanya 3.500 armada. Dari jumlah tersebut, yang memenuhi persyaratan uji KIR (kendaraan berkala) atau speksi, ternyata belum sampai 50 persen. . “Jumlah kuota itu kewenangan provinsi (Dishub Sumut). Dari kuota 3.500 taksi online, belum sampai 50 persen yang terealisasi melakukan speksi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, menjawab Sumut Pos, saat mendampingi Direktur Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi saat meninjau pengurusan SIM A Umum yang disubsidi dan uji KIR gratis di Medan Safety Driving Center, Sabtu (24/3). . Renward menuturkan, taksi online yang sudah memiliki izin dalam hal ini SIM A Umum dapat segera melakukan speksi. Ini berguna bagi driver sendiri dan juga untuk proses pendataan. . Direktur Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, penetapan kuota ini untuk mensinergikan atau mengkorelasikan supply dengan demand. Supaya kebutuhan masyarakat akan taksi online tetap mempertimbangkan angkutan umum konvensional yang sudah ada. Dengan kata lain, kedua jenis angkutan itu supaya berjalan secara bersama. . “Batas kuota di setiap provinsi berbeda-beda. Dari 15 provinsi yang dibuka batas kuotanya, satu kota pun belum ada yang 100 persen memenuhi syarat. Contohnya di Jakarta baru 20 persen. Artinya, kemauan masyarakat untuk mengurus persyaratan menjadi pengemudi online ini masih rendah. Jadi, saat ini kita fokus terhadap kelengkapan persyaratan SIM A Umum dan uji KIR. Selanjutnya, barulah menata keluhan soal pendapatan dan suspend. Tapi itu domain-nya Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk menjembatani driver dengan pihak aplikator,” ujarnya. . Diutarakan Budi, untuk di Jabodetabek kuota yang ditetapkan saat ini 36.000 driver, tapi yang terdaftar saat ini sudah melebihi jumlah yang ditentukan. Hal ini pun menjadi keluhan pengemudi online, sehingga merugikan mereka atau pendapatan berkurang. Sebab, pihak aplikator terus membuka pendaftaran [Bersambung dikomentar]

Kuota taksi online di Sumatera Utara (Sumut) dijatah hanya 3.500 armada. Dari jumlah tersebut, yang memenuhi persyaratan uji KIR (kendaraan berkala) atau speksi, ternyata belum sampai 50 persen.
.
“Jumlah kuota itu kewenangan provinsi (Dishub Sumut). Dari kuota 3.500 taksi online, belum sampai 50 persen yang terealisasi melakukan speksi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, menjawab Sumut Pos, saat mendampingi Direktur Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi saat meninjau pengurusan SIM A Umum yang disubsidi dan uji KIR gratis di Medan Safety Driving Center, Sabtu (24/3).
.
Renward menuturkan, taksi online yang sudah memiliki izin dalam hal ini SIM A Umum dapat segera melakukan speksi. Ini berguna bagi driver sendiri dan juga untuk proses pendataan.
.
Direktur Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, penetapan kuota ini untuk mensinergikan atau mengkorelasikan supply dengan demand. Supaya kebutuhan masyarakat akan taksi online tetap mempertimbangkan angkutan umum konvensional yang sudah ada. Dengan kata lain, kedua jenis angkutan itu supaya berjalan secara bersama.
.
“Batas kuota di setiap provinsi berbeda-beda. Dari 15 provinsi yang dibuka batas kuotanya, satu kota pun belum ada yang 100 persen memenuhi syarat. Contohnya di Jakarta baru 20 persen. Artinya, kemauan masyarakat untuk mengurus persyaratan menjadi pengemudi online ini masih rendah. Jadi, saat ini kita fokus terhadap kelengkapan persyaratan SIM A Umum dan uji KIR. Selanjutnya, barulah menata keluhan soal pendapatan dan suspend. Tapi itu domain-nya Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk menjembatani driver dengan pihak aplikator,” ujarnya.
.
Diutarakan Budi, untuk di Jabodetabek kuota yang ditetapkan saat ini 36.000 driver, tapi yang terdaftar saat ini sudah melebihi jumlah yang ditentukan. Hal ini pun menjadi keluhan pengemudi online, sehingga merugikan mereka atau pendapatan berkurang. Sebab, pihak aplikator terus membuka pendaftaran
[Bersambung dikomentar]

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan segera memberlakukan subsidi bagi para pengemudi taksi online di seluruh Indonesia. . Informasi diperoleh Analisadaily.com, jenis subsidi itu antara lain pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A Umum dan uji KIR kendaraan. . Menanggapi hal itu, Asosiasi Transportasi Online Sumatera Utara (ATOS) menolak berbagai macam subsidi yang diwacanakan oleh pemerintah. . “Kami menolak (subsidi). Karena dari awal kami menolak adanya Permenhub 108/2017. Itu semacam kedok agar kami setuju dengan Permenhub itu,” kata pembina ATOS, Daniel Simangunsong, kepada Analisadaily.com, Senin (12/3). . Menurutnya, subsidi itu hanya untuk jumlah yang terbatas dan tidak semua pengemudi taksi online terakomodir oleh subsidi tersebut. . “Oleh karena itu sejak awal kami komitmen menolak dengan keras adanya Permenhub 108/2017,” tegasnya. . Seperti diketahui, subsidi pembuatan SIM A Umum yang coba diterapkan oleh pemerintah itu akan diberikan di 10 kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Makassar, Medan, Pekanbaru, Palembang, Yogyakarta dan Pontianak. . Ketika Analisadaily.com mencoba konfirmasi perihal subsidi SIM A Umum untuk Kota Medan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara, mereka belum tahu perihal tersebut. . “Tanya saja sama mereka. Itu kan program mereka (pemerintah pusat-Kemenhub). Namun yang pasti belum ada pemberitahuan itu ke kami,” kata Kabid Perhubungan Darat Dishub . Sumber : Sumut, Iswar Lubis. http://m.analisadaily.com/read/atos-tolak-subsidi-untuk-pengemudi-taksi-online/520505/2018/03/12

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan segera memberlakukan subsidi bagi para pengemudi taksi online di seluruh Indonesia.
.
Informasi diperoleh Analisadaily.com, jenis subsidi itu antara lain pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A Umum dan uji KIR kendaraan.
.
Menanggapi hal itu, Asosiasi Transportasi Online Sumatera Utara (ATOS) menolak berbagai macam subsidi yang diwacanakan oleh pemerintah.
.
“Kami menolak (subsidi). Karena dari awal kami menolak adanya Permenhub 108/2017. Itu semacam kedok agar kami setuju dengan Permenhub itu,” kata pembina ATOS, Daniel Simangunsong, kepada Analisadaily.com, Senin (12/3).
.
Menurutnya, subsidi itu hanya untuk jumlah yang terbatas dan tidak semua pengemudi taksi online terakomodir oleh subsidi tersebut.
.
“Oleh karena itu sejak awal kami komitmen menolak dengan keras adanya Permenhub 108/2017,” tegasnya.
.
Seperti diketahui, subsidi pembuatan SIM A Umum yang coba diterapkan oleh pemerintah itu akan diberikan di 10 kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Makassar, Medan, Pekanbaru, Palembang, Yogyakarta dan Pontianak.
.
Ketika Analisadaily.com mencoba konfirmasi perihal subsidi SIM A Umum untuk Kota Medan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara, mereka belum tahu perihal tersebut.
.
“Tanya saja sama mereka. Itu kan program mereka (pemerintah pusat-Kemenhub). Namun yang pasti belum ada pemberitahuan itu ke kami,” kata Kabid Perhubungan Darat Dishub
.
Sumber : Sumut, Iswar Lubis.
http://m.analisadaily.com/read/atos-tolak-subsidi-untuk-pengemudi-taksi-online/520505/2018/03/12

Sejumlah taksi online terjaring razia simpatik dari petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Medan, Rabu (7/2/2018). . Kendaraan yang terjaring razia tidak ditilang. Mereka hanya diminta menandatangani surat pernyataan untuk melengkapi persyaratan taksi online sesuai Permenhub 108/2017. Razia digelar di depan sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Zainul Airifin, Medan. Mereka tidak bisa mengelak saat sejumlah petugas langsung masuk ke mobil mereka.(Yu) . . •• foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. •• Follow @medanku untuk hal – hal unik dan menarik di Medan. •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? dan motivasi karir, Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Sejumlah taksi online terjaring razia simpatik dari petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Medan, Rabu (7/2/2018).
.
Kendaraan yang terjaring razia tidak ditilang. Mereka hanya diminta menandatangani surat pernyataan untuk melengkapi persyaratan taksi online sesuai Permenhub 108/2017.

Razia digelar di depan sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Zainul Airifin, Medan. Mereka tidak bisa mengelak saat sejumlah petugas langsung masuk ke mobil mereka.(Yu)
.
.
•• foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama.
•• Follow @medanku untuk hal – hal unik dan menarik di Medan.
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? dan motivasi karir, Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Apel gelar pasukan yang dilaksanakan pagi ini 06/02/2018 di lapangan Benteng Medan dari berbagai kesatuan seperti dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kepolisian. . Apel yang digelar untuk melihat kesiapan dalam melaksanakan penegakan aturan angkutan online sesuai ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017.(Yu) . . •• foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama. •• Follow @medanku untuk hal – hal unik dan menarik di Medan. •• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? dan motivasi karir, Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Apel gelar pasukan yang dilaksanakan pagi ini 06/02/2018 di lapangan Benteng Medan dari berbagai kesatuan seperti dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kepolisian.
.
Apel yang digelar untuk melihat kesiapan dalam melaksanakan penegakan aturan angkutan online sesuai ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017.(Yu)
.
.
•• foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama.
•• Follow @medanku untuk hal – hal unik dan menarik di Medan.
•• Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? dan motivasi karir, Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram